Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
Idola Kampus


__ADS_3

Mohon dukungannya ya, vote dan like 👍terimakasih


Namun Manda tidak bisa membohongi perasaan kecewanya mendengar berita yang masih simpang siur itu.


Selesai dengan mata kuliahnya Manda langsung bergegas pulang, sesampainya di rumah Manda menghempaskan tubuhnya dikasur, meratap sedih penuh kekesalan.


"Andai saja aku tak memiliki perasaan lebih, mungkin tidak akan sesakit ini mendengar kabar itu, bahkan kabarnya saja belum tentu benar," Dalam batin Manda terus menyangkal kebenaran berita tentang Idola nya itu.


*****


Flashback On


Rayhan membawa Amanda tinggal bersamanya, bak kakak dan adik, Rayhan akan terus mengingatkan Manda jika ingin tinggal dirumahnya Manda harus tertib, tidak boleh melanggar peraturan yang Rayhan berikan, dengan patuh Amanda akan selalu menuruti apa yang Rayhan ucapkan.


Rayhan tidak segan segan menulis peraturan kemudian me laminating dan menempelnya di tembok rumahnya agar Manda selalu ingat akan peraturan yang Ia buat.


"Oo ya N n nanda beberapa hari lagi kaka akan kembali Dinas keluar kota?" Ucap Rayhan karena lupa dengan nama gadis yang dibawanya pulang.


"A a amanda kak!" Jawab Manda terbata-bata.


"Ooh iya Manda, Maaf kakak lupa, mulai sekarang kamu kakak anggap adik sendiri, sekarang kamu bisa tinggal disini, karena kakak jarang pulang kamu bisa kan tinggal sendiri dirumah?" Tanya Rayhan lagi.


"Iya kak bisa" Jawab Manda singkat.


"Kamu umur berapa sekarang?"


"Aku 15 tahun kak."


"Kelas berapa?"


"Aku baru lulus SMP kak!"


"Kalo gitu kamu lanjut SMA nya dekat rumah aja ya, didekat persimpangan jalan sana ada sekolah SMA kamu daftar disana aja, nanti kakak yang biayain sekolah dan kebutuhan kamu!"


"Tapi kak Manda gak mau ngerepotin kakak."


"Gak apa apa, lagian kakak gak bisa ngurus rumah ini, jadi tugas kamu ngurusin rumah kakak, rawat dengan baik, anggap uang yang nanti kakak kasih itu upah buat kamu karena udah bantu kakak ngerawat rumah ini."


"Manda mau aja kak, tapi kan biaya Manda pasti banyak."

__ADS_1


"Tenang aja tabungan kakak banyak kok."


"Tapi kak Manda gak bisa!"


"Jangan menolak, besok kalo kamu udah sukses jangan lupa sama kakak!"


"Baik kak, terimakasih," Manda tersenyum bahagia karena ada orang yang mau membantunya dengan sukarela bahkan dia begitu tulus membantu Manda tanpa menjadikannya beban yang harus di pikul seperti keluarga dari pamannya.


Setelah beberapa minggu tinggal bersama, mereka mulai terbiasa bersama bahkan mereka sering bercanda, namun setelah kedekatan itu Rayhan berpamitan untuk memenuhi sebuah tugas yang harus di embannya.


"Man, sekarang kan kamu udah sekolah, nanti kalo kakak udah berangkat setiap bulannya kakak akan transfer uang ke rekening kamu."


"Baik kak," Belum selesai Rayhan menyampaikan pesan pesannya Manda sudah sesenggukan.


Melihat reaksi Manda Rayhan jadi tidak tega, Rayhan memeluk Manda agar tenang dengan rasa berat meninggalkan Manda sendiri dirumah, banyak sekali kekhawatiran yang ada dalam pikiran Rayhan, terlebih lagi karena Manda seorang gadis kecil yang butuh perhatian seseorang untuk menemaninya tumbuh dewasa.


"Man ingat pesan kakak, kamu harus bisa jaga diri, jangan terlalu dekat sama teman cowok, kamu anak cewek gak boleh berkeliaran malam malam, habis pulang sekolah kamu langsung pulang, jangan main kerumah teman sampai sore!" Suara Ray tertahan menahan perasaan beratnya masih dengan memeluk Manda semakin erat.


Manda yang merasakan pelukan Ray semakin erat merasa jantungnya tidak beraturan, ada rasa aneh yang muncul dalam dirinya, Manda merasa nyaman dengan pelukan Rayhan hingga bertekad akan menuruti nasehatnya.


****


Sedang di sebuah lapangan asrama militer tampak seorang pemuda bertubuh suspek tengah selesai dengan latihan militernya, dengan postur tubuh yang digilai banyak gadis tak terkecuali anak dari atasannya yang sering kali menyuruh seseorang membuntuti pria itu. Mengapa tidak Ia digilai banyak gadis, sedang tatapannya saja penuh kharisma, wajahnya yang tampan itu berhasil meluluhkan hati setiap wanita yang melihat, oelah sebab itu hanya untuk mengabadikan momen kegiatannya anak dari atasannya rela menyewa seseorang hanya untuk mengabadikan momen kegiatannya setiap hari. Sampai membuat akun palsu atas dirinya, bahkan penggemar nya memiliki group yang bernama "Pengawal Idola".


Sang Idola sungguh tidak tahu bahwa ia cukup populer dikalangan remaja, bahkan santer digosipkan akan bertunangan dengan anak atasannya yang tidak lain adalah sang pemilik akun Idola. Selama ini yang memegang setir akun dan groupnya adalah orang itu sendiri, jadi tidak perlu kaget dengan kegilaan nya itu. Karena ia memang wanita yang suka pamer terhadap semua orang, dan kebetulan satu kampus juga dengan Manda, namun belum ada yang tau kalau si anak atasan itu adalah Hana.


***


Masih di Asrama Militer


"Ray gimana, kapan mau berangkat pulang?"


"Kayaknya malam ini gus, biar istirahatnya dirumah aja."


"Siap kalo gitu, kita barengan aja ya?"


"Oke lah, siap."


Tiba tiba Ray memikirkan gadis kecil yang kini tinggal dirumahnya itu, Ray selalu memikirkan nasib dari gadis yang ia tolong 3 tahun lalu, karena bernasib sama dengannya Rayhan tanpa berfikir panjang mau membantu dan memberi tempat tinggal gadis itu dirumahnya.

__ADS_1


"Gimana ya dengan Manda sekarang, udah lama banget gak ketemu dia, hampir tiga tahun berlalu," Ray bicara dalam hati sambil senyam senyum sendiri.


"Heii kesambet apaan, lagi halu ya, hahahah," Tawa Agus meledek.


"Jadi yang bawa mobil dinas siapa ni pak?"


"Kamu aja gus."


"Siap pak."


Beberapa menit kemudian Rayhan sampai di kediamannya.


"Lapor pak, kita sudah sampai, bapak bisa turun sendiri kan?" Hahaha ledek Agus kembali.


"Bisa, mau pulang jalan kaki gus?" Ancam Ray pada Agus.


"Tidak pak."


"Makanya jangan ngajak ribut!"


"Bercanda pak."


Setelah Agus melajukan mobi meninggalkannya sendiri, Rayhan mengetuk pintu rumahnya.


Tok tok tok


" Assalamu'alaikum."


Dengan perasaan gembira yang tidak biasanya Rayhan merasakan detak jantungnya yang berdegup tak karuan, gadis yang ia anggap adik malah membuat perasaannya tak menentu, Ray tersenyum mengingat wajah lucu Manda.


"Waalaikumsalam," Jawab Manda dari dalam.


Ceklek


Pintu terbuka seketika dua pasang mata mulai saling tatap cukup dalam, sampai terlihat air mengalir di pipi cantik gadis itu, Ray dibuat terperangah melihat pesona Manda yang ternyata kini sudah bukan gadis kecil lagi, Manda tumbuh menjadi gadis dewasa yang anggun, cantik, manis dengan tubuh yang terlihat sedikit berisi membuat Ray tak bisa berkata kata. Wajahnya natural tanpa make up, rambutnya tergerai rapi, bibirnya merah merona, kulitnya tampak putih dan lembut jelas terlihat ia begitu terawat.


**


Manda yang hanya mengenakan kaos berwana pink dan celana kain panjang yang sederhana namun terkesan sangat menawan melangkah menghampiri Rayhan. Seketika Manda langsung memeluk Rayhan melepaskan kerinduannya hingga menyadarkan Rayhan yang sedari tadi masih mematung memandang dirinya.

__ADS_1


terimakasih sudah membaca ☺☺☺☺


__ADS_2