Pengawal Tampan Idolaku

Pengawal Tampan Idolaku
Episode 8


__ADS_3

Semenjak kejadian itu Rayhan seolah menghindar, tidak ingin mengulang perbuatannya Rayhan tampak acuh terhadap Manda, namun sikap Rayhan itu malah membuat Manda merasa sakit hati, merasa tidak memiliki harga diri atas kejadian itu.


"Kak, Kakak gak makan, Aku udah masak ni! "


"Kakak buru-buru Man, Kakak sarapan di Kantor aja" Jawab Rayhan.


"Iya sudah kak hati-hati di jalan"


Rayhan hanya mengangguk tersenyum, tapi entah kenapa senyuman itu malah membuat Manda sedih.


Kemudian Manda duduk di meja makan sendiri, namun tak terasa air matanya mengalir begitu saja.


"Apa aku pindah saja dari rumah ini, mungkin itu akan lebih baik"


****


Di kampus


Pikiran Manda melayang entah kemana, Mia yang sedang bersamanya merasa bingung, karena setiap diajak bicara Manda hanya senyum dan mengangguk atau menggeleng.


"Man, loe lagi puasa ngomong ya" Ucap Mia ketus.


"Hahhh, gak kok Mi, ehh iya loe tau gak tempat kos sekitar sini? "


"Buat siapa Man? "


"Ya buat gue, memang siapa lagi Mi "


"Mmm, terus tempat tinggal loe yang dulu kenapa? "


"Ceritanya panjang Mi, gue secepatnya harus pindah dari sana"


"Ahhh, loe mah main rahasia-rahasiaan sama gue, loe juga gak pernah ngajak gue mampir kerumah loe" Jawab Mia malas.


"Gue suasana cuma numpang Mi, gue gak enak saja sama yang punya rumah bawa orang lain"


"Bukannya loe tinggal sama kakak loe"


"Iya, tapi bukan kakak kandung"


"Gila loe, kakak ketemu gede maksud loe"


"Huhhh dasar, loe jangan mikir yang bukan-bukan ya"


"Habis loe itu penuh teka-teki, susah jawabnya"


"Gue gak bisa jawab karena gue sendiri gak tau jawabannya, puas! "


"Hahahaha, benar-benar loe ya parah banget jadi orang, udah ceroboh minta ampun, ditambah lagi sama hidup loe yang gak jelas"


Mendengar ucapan Mia yang terakhir Manda merasa sedih, karena benar kata Mia kalau hidupnya memang tidak jelas.


"Man, loe gak apa-apa kan?"


"Gak kok Mi, loe benar hidup gue memang gak jelas, gue aja bingung sendiri"


"Sorry deh Man, gue gak maksud buat loe sedih"


"Gak kok Mi, loe gak salah, gue udah biasa kaya gini"


"Berhenti dong sedihnya" Pinta Mia.


Kemudian Manda membalas dengan pelukannya pada Mia, sahabat yang paling setia menemani suka maupun duka.


******


Di Asrama militer


Rayhan melakukan latihan ekstra, bahkan hampir menguras semua tenaganya, Rayhan meluapkan perasaannya dengan latihan di lapangan, hanya untuk melupakan bayangan Manda dari pikiran nya.


"Pak ini sudah jam istirahat" Agus berusaha mengingatkan.

__ADS_1


"Iya Gus, terimakasih sudah mengingatkan" Jawab Rayhan singkat.


Rayhan meneguk minuman yang ada di atas meja, nafasnya terdengar ngos-ngosan karena latihan, tubuhnya kini penuh dengan keringat yang bercucuran di mana-mana.


Namun justru keringat tubuhnya yang berlebihan itu dipandang sangat menggoda oleh seseorang yang tidak jauh dari tempatnya berada.


"Kak Ray, udah selesai latihan? " Tanya wanita yang tiba-tiba sudah berada di depannya.


"Hana, kamu ngapain kesini? "


"Tadi Aku habis cari Ayah, karena ada perlu"


"Ohh, sudah ketemu? "


"Sudah, baru saja habis dari sana"


Ray hanya membalas dengan tersenyum.


"Kak Ray boleh ngomong sesuatu, tapi cuma berdua! " Hana dengan suara membujuk.


"Mmm, gimana ya! " Ray bingung harus menjawab apa.


"Udah pak temenin aja, lagian orangnya juga cantik, hahahaha" Ledek Agus yang dari tadi bersama Rayhan.


"Ya sudah mau bicara apa? " Tanya Rayhan sambil memberi kode kepada Agus untuk meninggalkan mereka berdua.


"Sebenarnya Hana mau bilang, mmmm Hana suka sama Kak Ray" Hana memelintir rambut ikalnya disela pembicaraan nya dengan Rayhan.


"Iya terus, kalau udah suka? " Tanya Rayhan sedikit menggoda bukan karena merasa suka.


"Kakak mau gak jadi pacar Hana? " Pinta Hana berharap.


"Kamu bilang kamu suka kan, rasa suka itu seperti kamu menyukai sebuah pakaian, kamu suka dan kamu ingin membelinya, lalu setelah membeli kamu bakalan pakai, setelah pakai kamu mungkin akan merasa bosa, menurut kamu apa yang akan kamu lakukan dengan pakaian itu setelah kamu bosan? " Tanya Rayhan meminta jawaban.


"Gak kak, maksud Hana, Hana juga sayang sama kakak" Jawab Hana.


"Sebaiknya kamu pulang Han, Kakak mau lanjutin latihan dulu"


"Kakak belum berfikir sampai kesana" Rayhan melangkah meninggalkan Hana menuju lapangan.


"Hana janji bakalan buat Kakak jatuh cinta sama Hana! " Batin Hana.


*****


Di rumah Rayhan


Ketika Manda sedang bergelut dengan masakannya di dapur tiba-tiba.


Drrrrttt drrrrttt


Bunyi handphone milik Manda berbunyi.


"Hallo, Assalamu'alaikum, kenapa Mi"


"Waalaikumsalam, gue mau bilang kalau gue nemu tempat kos yang cocok buat loe, deket sama kampus dan tempat kerja loe"


"Serius Mi, ya udah kapan gue bisa tinggal disana"


"Besok loe udah bisa tinggal, udah gue telpon yang punya kos, DP nya juga udah gue kasih"


"Maksih ya Mi loe emang sahabat terbaik gue, besok gue ganti uang loe"


"Loe jangan khawatir Man, gue tunggu loe di sana, ntar gue share location"


"Oke Mi, makasih banyak"


Setelah menerima telepon dari Mia, Manda menyiapkan makanan di meja makan sambil menunggu kepulangan Rayhan, tak lama dari kegiatannya tadi Rayhan sampai di rumah.


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam, Manda udah siapin makanan untuk kakak! "

__ADS_1


"Bentar ya, kakak mandi dulu"


Manda hanya tersenyum kemudian duduk di meja makan, 5 menit kemudian Rayhan selesai dengan mandinya dan berjalan ke meja makan.


Tidak ada pembicaraan pada saat makan, mereka diam sambil menikmati makanannya, selesai menyantap makanan Rayhan beranjak bangun dari duduknya seperti ingin menghindari orang yang sedang bersamanya.


"Tu tunggu kak, Manda mau ngomong sesuatu sama kakak! " Ucap Manda sedikit ragu-ragu.


"Mau ngomong apa Man? " Rayhan duduk kembali mendengar ucapan Manda.


"Manda mau izin pindah dari rumah ini kak! "


"Kenapa? " Rayhan sedikit melongo namun segera Ia pasang wajah seperti biasa.


"Manda ingin mandiri kak"


"Kamu yakin mau pindah?" Tanya Rayhan sedikit menekan.


"Yakin kak, sekarang kan sudah ada kakak di rumah ini, Manda juga bukan adik kandung kakak, Manda takut kalau orang-orang tau siapa Manda, kakak bisa dapat masalah" Ucap Manda.


"Apa benar itu alasannya? "


"Iya kak"


"Bukan karena mau menjauhi kakak? "


Manda hanya diam tanpa kata, perasaannya sangat sedih dengan keputusan nya.


"Baiklah, kamu boleh pindah" Rayhan bangun dari duduknya kemudian membelakangi Manda.


"Kak, Maaf karena Manda sudah lancang punya perasaan lebih sama kakak, dan mulai hari ini Manda akan berusaha ngelupain perasaan Itu sama kakak, terimakasih karena kakak sudah mau bantuin Manda, Manda gak akan lupain kebaikannya kakak! " Manda mengatakan semuanya dengan hati yang hancur.


"Kapan kamu akan pindah? " Masih dengan membelakangi Manda.


"Besok pagi kak, Manda sudah beresin pakaian Manda"


"Iya baiklah, kita memang tidak boleh punya hubungan lebih"


"Iya kak, Manda mengerti"


Dengan cepat Manda membersihkan sisa makanan di meja makan, kemudian mencuci piring yang sudah terpakai.


Di Kamar Manda


Malam ini Manda terus berfikir, meski merasa sangat sedih Manda malah tidak menangis seperti biasanya, tidak mudah untuk melupakan Rayhan tapi Manda harus berusaha.


Di Kamar Rayhan


Rayhan tidak bisa tidur malam ini, Ia terus memandang ke atas langit-langit kamarnya.


"Apa ini yang namanya patah hati, Aku bahkan tidak bisa menahannya untuk tetap tinggal bersamaku, harusnya Aku bisa lebih tegas dengan perasaanku, kenapa Aku hanya mengiyakan saja" Rayhan terus membatin dalam hati.


*****


Keesokan harinya Manda siap dengan barang-barangnya yang sudah ditata dengan rapi, karena barangnya tidak banyak Manda merasa tidak kesulitan untuk membawanya.


"Kak, Manda udah masakin makanan buat kakak, Manda mau berangkat sekarang"


"Man kamu ngapain balikin ini sama kakak"


"Maaf kak, semenjak Manda kerja uang yang kakak kasih, Manda simpan"


"Itu ATM sama tabungannya kamu bawa aja Man, kamu lebih butuh"


"Gak usah kak, selama ini kakak udah banyak bantuin Manda, Manda pamit ya kak"


Rayhan hanya terdiam memandang kepergian Manda yang semakin menjauh darinya.


******


...Author tidak bosan bosannya ngingetin yah, mohon dukungannya riders untuk likeπŸ‘ komentar, ride ⭐, vote kasih tip, tambahkan daftar favorite ❀ karena dukungan kalian sangat sangatlah berharga bagi Author πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™...

__ADS_1


__ADS_2