
Manda terkejut dengan sosok yang tengah menjadi pusat perbincangan itu, bagaimana tidak laki-laki yang hampir saja menabraknya itu ternyata cukup digilai teman-teman kampusnya.
"siapa itu?" tanya Mia pada salah satu mahasiswi yang berdiri di sana.
"itu dosen baru kita Mi, loe belum tau ya"
"belum"
"ketinggalan informasi loe"
Mia mengangguk tanda mengerti.
"ssstt" Mia memberi Manda kode.
"apaan sih Mi"
"Dia itu dosen baru kita"
"ooohhh"
"kok ohhhh sih"
"ya emang gue harus gimana, lagian gue itu udah istri orang gak pantes jadi team idola lagi hahahaha"
"hahaha iya kalau loe macam-macam Hana bisa punya kesempatan lebih"
"ihhhh kenapa jadi bahas Hana sih, kak Ray itu gak pernah hubungin gue Mi, gue keceplosan ngambek depan dia tadi malam"
"loe itu emang gak bisa belajar dari kesalahan"
"ya habis gimana dong gue kesal Mia"
"ya kesalnya kan bisa ditahan dulu"
"tapi gue gak bisa Mi, gue gak bisa pura-pura baik-baik aja, sementara hati gue hancur berkeping-keping"
"gini dah kalau orang terlalu lama jomblo"
"ya udah ke kantin yuk" ajak Manda.
"Oke siap"
Mereka berjalan menuju kantin dan meninggalkan kerumunan, sedang asiknya makan bersama Mia, ponsel Manda pun bergetar, Manda melihat ponselnya kemudian mengangkat VC dari Rayhan.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
"lagi ngapain"
"lagi makan di kantin sama Mia"
"Haiii kak Ray kenalin ya Aku Mia" ucap Mia mengenalkan diri.
"Haii juga salam kenal ya"
"iya kak"
Manda kembali mengarahkan kamera ke arahnya.
"Kakak sehat kan disana"
"sehat kamu sendiri gimana"
"iya Manda juga sehat, untuk yang semalam Manda minta maaf ya kak"
"gak apa-apa"
"tapi kakak kok cuek gitu sih"
"kakak lagi mikirin kamu"
"hmmm"
"Serius kakak lagi berusaha buat kamu bahagia"
"maaf kak Manda udah bahagia bisa sama kakak"
__ADS_1
"udah periksa ke dokter belum"
"belum kak, Manda sekarang lagi datang bulan"
"pantes aja kamu sering marah-marah gak jelas"
"hmmmm, kakak kapan pulang?"
"masih lama, tiga bulan lagi"
"ini sudah lebih dari satu bulan, kakak bilangnya cuma tiga bulan"
"ya, iya kamu tunggu aja sampai kakak pulang, yang sabar yah"
Tanpa terasa Manda malah menangis mendengar ucapan Rayhan.
"kamu nangis Man"
"enggak kok"
"jangan nangis dong Man"
"enggak kak, Manda gak nangis kok"
"ya udah kakak tutup dulu ya, belajar yang rajin"
"mmmm Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
Akhirnya VC nya terputus, Manda masih merasa sedih dengan ucapan Rayhan tadi.
"loe kanapa sih Man, loe sedih gara-gara kak Rayhan"
"katanya dia mau pulang tiga bulan lagi padahal sebelum pergi dia bilangnya cuma tiga bulan, sekarang udah lewat satu bulan Mi"
"ya loe yang sabar dong Man, namanya juga suami loe lagi kerja"
Dari jauh tampak seorang laki-laki berjalan menghampiri mereka berdua, setelah mendekat ternyata laki-laki itu bukan orang asing lagi untuk Manda.
"Heiii, kamu Manda kan?"
"hmmm iya pak"
Mia terdiam sejenak mendengar perbincangan keduanya.
"loe kenal sama tu dosen baru" sambil berbisik.
"dia itu yang hampir nabrak gue"
Mia mengangguk tanda mengerti.
"Kalian saya teraktir hari ini"
"wahh serius pak" ucap Mia.
"gak usah repot-repot pak kita udah makan kok"
"santai aja kok panggilnua pak sih, bukannya saya sudah bilang ya sebelumnya"
"gak enak lah pak, bapak kan dosen disini"
"ya sudah kalau gitu temenin saya makan sebentar"
Mahasiswi yang melihat mereka bertiga mulai merasa iri dengan pemandangan di depan mereka, komentar demi komentar terlontar dari bibir mereka, mereka tidak menyangka kalau dosen yang baru saja mereka kagumi kini sedang duduk bersama Manda dan Mia.
"wah pemandangan yang bikin patah hati lagi" ucap seorang mahasiswi.
"baru aja seneng punya idola baru ehhh udah keduluan aja"
"pakai pelet kali mereka hahahahaha"
Ucapan beberapa mahasiswi itu tidak merubah posisi mereka yang tengah asik menhobrol bersama, sedang suasana makin panas dengan ocehan beberapa mahasiswi.
Hana yang baru saja datang ke kantin melihat kejadian tersebut dengan wajah acuh karena menurut Hana yidak ada yang lebih menarik selain Rayhan, tidak lama ide licik Hana muncul dalam pikirannya, Ia mengambil sebuah ponsel dalam tasnya, Ia merekam kejadian tersebut kemudian mengunggahnya ke media sosial dengan menuliskan caption Seorang Sales Berhasil Menggoda Seorang Dosen.
Beberapa menit kemudian semua mahasiswi yang ada di kantin tertawa ke arah Manda dan Mia, mereka bingung dengan orang-orang yang sejak tadi tertawa mengarah ke hadapan mereka.
__ADS_1
Akhirnya Mia berhasil mengetahui sebab kenapa mereka tertawa sejak tadi.
"Man coba deh loe lihat postingan ini, postingannya ada di akun Idola" ucap Mia memberi tahu.
"Hmmmm" Manda terlihat sangat gelisah dengan postingan yang baru saja Ia lihat.
"Ada masalah" tanya Dennis.
"mmmm, gini pak, bapak lihat sendiri aja" Mia menyodorkan ponsel miliknya pada Dennis.
"Siapa nih akun idola" tanya Dennis.
"Kita gak tahu pak siapa yang punya akun" balas Mia
"Ini photo Idola anak-anak mahasiswi disini kan, disini banyak banget followers nya"
"hmmm iya bener pak"
"bukannya ini photo Paspampres yang dulu viral ya" tambah Dennis.
"Bapak kok tahu sih"
"iya tahu lah dia juga kan sudah berjasa melindungi pejabat negara kita"
Manda hanya terdiam sibuk dengan pikiran nya sendiri.
"Man loe gak apa-apa kan"
"gak apa-apa Mi"
"Apa ini karena saya Man" ucap Dennis merasa bersalah.
"gak pak ini sama sekali bukan salah bapak" jelas Manda.
"loe jangan mikir macam-macam Man, gue bersama loe suka maupun duka"
Perkataan Mia seketika membuat Manda kembali tersenyum, namun Manda tidak menyadari bahwa senyuman yang kini dibibirnya membuat seseorang jatuh hati terhadapnya, siapa lagi kalau bukan Dennis.
Ketertarikan Dennis terhadap Manda bisa saja mempengaruhi hubungan Manda dan Rayhan terlebih lagi dengan unggahan yang dilakukan oleh Hana.
******
Sedang ditempat lain Rayhan tengah menyaksikan unggahan tersebut hingga membuatnya merasa sedikit kesal, Rayhan tidak percaya dengan rekaman vidio yang beredar namun Rayhan tidak menyangka jika seseorang yang mengunggah vidio .tersebut tega melakukan hal semacam itu.
Rayhan merasa marah dengan orang pemilik akun Idola tersebut selain itu akun tersebut juga banyak menampilkan photo-photonya, bahkan Ia sendiri tidak pernah memikirkan pose yang Ia tampilkan dalam akun tersebut.
"Gus ini udah benar-benar hilang Gus"
"Kenapa pak"
"ini photo-photo saya siapa yang ambil, perasaan saya gak pernah bergaya seperti ini"
"Bapak ini tidak sadar punya bakat terpendam selain ahli memegang senjata bapak juga ahli di depan kamera"
"heiii Gus mau cari masalah sama saya"
"tidak Pak"
"Cari siapa pemilik akun tersebut secepatnya ini sudah kelewatan"
"Ini cewek cantik juga ya pak kira-kira bapak kenal tidak"
"Gus jangan buat saya tambah marah"
"Oke Pak sabar dulu nanti akan saya coba"
Rayhan meminta Agus untuk mencari pemilik akun yang terus-menerus menampilkan wajahnya, bahkan sekarang Ia menampilkan wajah Manda yang sedang duduk bersama seorang laki-laki yang tidak Ia kenal.
Bagaimana kah kelanjutan hubungan Manda dan Rayhan ?
*****
...Rider up lagi nih, jangan lupa dukung author ya dengan cara like 👍, vote, tambah favorit untuk yang baru baca, ratingnya 5 ya riders biar semangat upnya....
...🙏🙏🙏🙏🙏🙏...
...Terimakasih atas perhatian dan dukungan kalian ...
__ADS_1
...🥰🥰🥰🥰...