
Ting...tiba tiba layar hp ku menyala,langsung ku sambar HPku dan ku buka aplikasi hijau ku.
buruan kesini sayy, nihhh kita kita lagi pada ngumpul.begitulah kira kira isi pesan chat di handphone ku.
Males aahh.jawab ku.
Yakin, Lo gak mau? entar nggak nyesel.
Nyesel, kenapa?,jawab ku lagi
ini ada yang lagi nungguin Lo
Siapa?jawabku sambil penasaran.
Lebih baik gue kesana aja lah, lagian mas Yudha juga gak di rumah inih,gumamku sambil bersiap pergi.
*****
Sampai di cafe aku di kejutkan dengan kehadiran seseorang,ya sejak kejadian malam itu aku tak pernah bertemu denganya lagi,dan tak pernah mendengar kabarnya.dia bagai hilang di telan bumi.
Menyesal,tentu saja tidak.aku tidak pernah menyesalinya,sebenarnya di hati terdalam ku,aku sangat mencintainya.hingga aku rela menyerahkan keperawanan ku kepadanya.
Andai saja dia terlahir dari keluarga yang kaya raya,paling tidak dia mempunyai pekerjaan yang mapan seperti mas Yudha,pasti aku akan memilihnya,ya aku akan lebih memilih Farell Pramudya yang lebih mencintaiku dengan tulus di banding mas Yudha yang tidak aku cintai.tapi sayang farell miskin,dan tidak memiliki pekerjaan yang mapan.
Hayy,ko nglamun sih,kata Adel sambil menepuk bahuku,yang membuatku kaget dan menyadarkanku dari lamunan.
E-nggak ,sapa yang nglamun ,menutupi grogiku.
__ADS_1
Alahhh,ngless ajah.masih inget dia gak.
Ya inget lah,Lo pikir gua amesia apah?jawabku ketus.
Kaliee aja udah lupa, secara..,ejek Adel dan sengaja memotong ucapanya.
Secara apa Delll,tanya Farell penasaran.
Secara kamu udah lama gak ada kabarnya,jawabku spontan.takut Adell memberi tau kalau aku sudah menikah dengan Yudha.
Aku gak mau Farel sampai tau kalau aku sudah menikah.
Aku langsung menatap mata Adell sebagai isyarat jangan cerita apapun pada Farel.
Iyah,maksud ku gitu Rell,he he he.jawab Adel sambil ketawa.
Oh.
Aku yang penasaran cuma ikut mendengarkan.
ada ko,cuma waktu itu lagi ada urusan keluarga aja.
Kamu ko diem aja Ka kenapa,farell menanyaiku
Sariawan jawabku singkat.
be te kali sama kamu Rell,kamu sih perginya lama banget,ledek Adell
__ADS_1
Farell hanya tersenyum.
Senyumnya yang manis itu yang bikin jantungku dag Dig dug serrr
Udah lah,gue mau pulang di banding gue di sini jadi laler mending tidur di rumah.
Jangan lupa Rell di tunggu transferannya kan udah gue bantuin biar ketemu pujaan hati.
Adell berlalu meninggalkan cafe sambil tersenyum.
Kini tinggal aku dan farel duduk berhadapan.
Ka apa kamu masih marah padaku,atas kejadian waktu itu.
Aku hanya diam,tak ada yang ingin aku ucapkan.
Aku akan bertanggung jawab,ocehnya lagi
Aku akan memaafkan mu dengan dua syarat
Apa pun syaratnya akan aku lakukan,asal kau mau memaafkan ku.
Baik,akan aku katakan tapi tidak di sini.
Di mana?
Ikut aku.
__ADS_1
Kami pun beranjak meninggalkan cafe ini,dan pergi menuju ke tempat lain.di sepanjang perjalanan kami hanya saling diam dan tenggelam dalam pikiran masing masing.
Kenapa kamu mengajakku kesini ka.farel sangat heran karna aku membawa dia ke sebuah hotel