
Dari pada aku harus meminta maaf pada wanita tua bangka seperti ibunya mas Yudha dan merendahkan harga diri ku, lebih baik aku melahirkan secara cesaer. aku tidak sudi bersimpuh di kaki mertuaku.hatiku terus mengucapkan kata kata seperti itu, walau sebenarnya nyaliku cukup ciut tuk menjalani oprasi cesaer.
Dek... , mas Yudha tiba-tiba menepuk pundakku, yang seketika membuatku terlonjak kaget.
I-iyah mas ada apa, tanyaku terbata sambil mengatur pernafasan karna saking kagetnya.
mas Yudha tersenyum melihat tingkahku, Kamu lagi ngelamun yah, mikirin apasih. ucapnya lagi, sambil duduk di sebelahku dan tanganya memeluk pinggang ku.
Enggak mas, Eka hanya sedang kepikiran nanti kalau Eka tetap tidak bisa melahirkan secara normal. jawabku sambil kusenderkan tubuhku ke badan suamiku.
Percayalah apapun yang terjadi nanti, semuanya pasti akan baik baik saja. ucap mas Yudha lagi sambil tanganya mengusap lembut rambutku.
Iyah mas, jawabku lagi sambil memeluk tubuh mas Yudha.
Oke, sekarang kita berangkat. ayo kasian bapak sama ibu udah nunggu di depan. mas Yudha berdiri dan menggandeng tanganku.
Eka kamu udah siap, tanya ibuku yang langsung memeluku, sambil meneteskan air matanya.
Udah, ibu tenang ya, Eka udah siap ko tuk menjalani oprasi ini.
udah yuk kita berangkat, nanti keburu telat, ajakku.
Di perjalanan kerumah sakit, hanya ada keheningan. aku sengaja memilih duduk di kursi belakang bersama ibu, aku ingin memeluk ibuku sebelum menjalani oprasi ini.
sesampainya kami dirumah sakit mas Yudha langsung mengajakku menemui seorang dokter, maaf apa anda pasien yang atas nama ibu Eka wulandari. seorang perawat muda menanyai kami di depan ruangan dokter.
__ADS_1
Iyah, itu nama istri saya. jawab mas Yudha.
Oh, kebetulan. kalian sudah di tunggu oleh dokter Digo, mari masuk. ucap perawat itu ramah, sambil tanganya membukaan pintu tuk kami masuk.
Di dalam sana terlihat seorang dokter muda, mungkin sepantaran dengan bidan Salma.
Silahkan duduk ibu, bapak. dokter itu mempersilahkan kami.
atas nama ibu Eka wulandari, anda yang dapat rujukan dari bidan Salma. tanya dokter itu sambil membaca kertas yang ada di hadapannya.
Iya betul Dok. jawab suamiku lagi.
iya, bidan Salma sudah menghubungiku dan tadi pagi sudah mengirimkan hasil pemeriksaan anda selama ini.
Kami tersenyum mendengar penuturan dokter itu.
Setelah selesai menjalani rentetan pemeriksaan akhirnya dokter memberikan keputusannya
Ternyata ibu mengalami Distosia.
distosia adalah ganggu persalinanpersalinan, yang menyebabkan ibu sulit melahirkan. Jika seorang ibu mengalami Distosia, waktu persalinan ya akan panjang Dan bahkan ada yang tidak mengalami kemajuan sama sekali.kondisi Ini tidak hanya membahayakan janinnya saja tapi ibu juga. normalnya, jika ibu hamil sudah pecah ketuban maka dalam waktu 6 jam harus melahirkan. jika tidak, maka akan terjadi infeksi.
dokter akan memantau pembukaan jalan lahir. perlu di ingat, bahwa pembukaan 1 ke 3 bisa menghabiskan waktu 8 jam atau lebih. sementara pada pembukaanke 3 hingga seterusnya, harus di pantau perkembangannya setiap jamnya. hitungan kasarnya, setiap 1 jam setidaknya harus ada progress pembukaan 1cm.
ada 3 penyebab utama distosia
__ADS_1
1.power/tenaga.
tenaga ibu mendorong bayi keluar.
passage/ jalan lahir.
passage adalah kondisi jalan lahir yang terdiri dari mulut hahim dan juga ukuran panggil ibu, apa bila kondisi pangggul ibu tidak baik, dan pembukaan tidak lengkap maka bisa mengalami Distosia.
3.Passenger/ bayi
pasenger adalah bayi, dalam persalinan, ukuran bayi sangat penting untuk di perhatikan. ukuran bayi yang besar( diatas 4kg) bisa menyebabkan ibu mengalami Distosia. saat keluarnya kepala dan macet saat melahirkan bahu.batas atas berat bayi saat dilahirkan adalah 3,5 kg/3.500 gram. jadi, kalau 3p ini baik dan di dukung dengan tenaga ibu ada untuk mengenang, kondisi panggul ibu kuat dan ukuran bayinya 2500-3500 gram maka persalinan biasanya akan berjalan lancar dan mudah dilahirkan.
kondisi lain yang berhubungan dengan 3P adalah Mal posisi dan mal presentasi, persalinan normal terjadi ketika bagian kepala janin terletak di bagian bawah panggul.kelainan posisi atau Mal posisi dapat menyebabkan Distosia, contohnya bayi sungsang. bayi sungsang dapat terjadi pada keadaan posisi plasenta berada dibawah (dekat jalan lahir) bayi berukuran besar, dan adanya tumor/kista.
Diabetes Gestasional. ibu yang mengalami diabetes Gestasional bisa memiliki bayi yang berukuran besar atau makrosomi.
bayi makrosomi biasanya memiliki bobot 4kg.kalau makrosomi dianjurkan oprasi karena bisa mengalami Distosia bahu. dokter Ridwan menjelaskan panjang lebar keadaan ku sekarang.
Semua saya serahkan kedokter Ridwan, tolong lakukan yang terbaik untuk istri saya dok. ucap suamiku pasrah.
Baik Pak, akan saya lakukan yang terbaik untuk istri anda. ucap dokter Ridwan sambil menyodorkan surat persetujuan oprasi pada mas Yudha agar cepat di tanda tangani.
__ADS_1
Setelah semua selesai aku langsung di bawa ke ruang oprasi.