Perempuan Bermuka Dua

Perempuan Bermuka Dua
melahirkan cesar


__ADS_3

duuhhh mass sakit mass, aku meringis sambil memegangi perutku yang buncit.


Deek kamu kenapa, mas yudha berlari menghampiriku.


apa jangan jangan kamu mau lahiran deek. tanya mas Yudha sambil memapahku, dan mendudukan ku di kursi.


mungkin mas, ini kan sudah waktunya aku melahirkan.jawabku ku sambil ku hirup nafas dalam dalam dan ku hembuskan perlahan.


Baiklah, tunggu sebentar mas akan siapkan mobil dan perlengkapan melahirkan.


Mas Yudha langsung berlari menuju kamar, dan tak lama ia keluar kamar sambil menjinjing tas pakaian kecil dan menaruhnya di dalam mobil, lalu iya mengendongku menuju mobil. mas Yudha langsung menjalankan mobilnya.


setelah menempuh perjalanan selama 15 menit akhirnya kami sampai di puskesmas.mas Yudha langsung menggendong ku dan memindahkan ku ke brankar. aku langsung di bawa masuk menuju ruang bersalin, tak lama seorang bidan masuk dan memeriksa ku.


Sus tolong panggilkan suaminya ibu Eka. ucap bu bidan pada asistennya sambil tersenyum ramah.


Baik bu.jawab suster sambil berbalik menuju pintu, tuk memanggil mas Yudha.


Bu, bagaimana kondisi istri saya. mas Yudha tampak kwatir dengan keadaanku.


Tidak ada yang mengkewatirkan pa, istri anda hanya mengalami kontraksi. dan ini baru pembukaan tiga. jadi kita harus menunggu hingga pembukaan selanjutnya.


Baik bu. jawab suamiku pasrah.


lalu bidan salma keluar meninggalkan kami dalam ruang bersalin.


Dek sebaiknya mas telpon bapa sama ibu kamu ya, tunggu sebentar,. sambil tangan mas Yudha merogoh saku celananya dan mengeluarkan benda pipihnya.


dan menghubungi orang tuaku, agar segera datang ke puskesmas ini.


duuhh mas sakit, aku meringis kesakitan


Sabar dek, bapa sama ibu lagi kesini.mas Yudha berusaha menenangkanku walau iya juga kelihatan panik.


Setelah tiga puluh menit, pintu terbuka kembali memperlihatkan bidan salma yang datang tuk mengecek keadaanku.

__ADS_1


Maaf bu, pak mari saya cek kembali.


silahkan bu.


maaf Bu, kita harus menunggu lagi. ini baru pembukaan lima. dan kelihatanya kontraksi yang ibu rasakan juga kurang. jadi kemungkinan ibu juga melahirkanya butuh waktu lama. terang bidan salma menjelaskan.


huufffmmmm, Mas Yudha hanya menghembuskan nafas berat.


Baik pa, sebaiknya saya tinggal ke ruangan saya dulu.


Setelah bidan salma keluar, tak lama orang tuaku datang dan langsung berlari memeluk tubuhku.


Gimana Ka, apa kata bu bidan barusan. tanya ibuku.


Ini baru pembukaan lima bu, kita masih harus menunggu.jawab mas Yudha.


Nduk, yang sabar yah.perempuan kalau mau melahirkan memang sakit, tapi nanti terbayarkan kalau bayinya dah keluar. kita akan bahagia menjadi seorang ibu. tutur ibu ku menghiburku.


Iyu bu, jawabku sambil memberikan senyum.


Ka kamu kenapa ko diam saja. tanya ibuku heran.


Gak apa apa bu, sakit diperut Eka juga udah reda, mungkin karna nasehat ibu kali jadi sembuh. jawabku sambil nyengir.


Kulihat ibuku mengerutkan dahinya, mendengar ucapanku.


Apa benar benar udah sembuh, udah tidak sakit sama sekali. tanya ibuku lagi.


Enggak bu. jawab ku mantap.


ibuku langsung berdiri dan menuju pintu.


Ibu mau kemana, aku menatap heran kelakuan ibuku yang langsung pergi meninggalkanku.


ibu mau keluar sebentar, kamu istirahat di situ dulu sambil nunggu ibu datang.

__ADS_1


Tak lama bidan salma datang kambali bersama suamiku. dan langsung memeriksa ku.


Bu di priksa dulu yah,ucap bidan salma sambil makai sarung tangan karet.


dan tak lama selesai pemeriksaanya.


pa bisa keruangan saya sebentar.ucap bidan salma pada suamiku.


Baik bu. jawab mas Yudha sambil mengekori bidan salma.


bu bagaimana kondisi istri saya, kenapa bisa tiba-tiba rasa sakit di perutnya hilang.


Maaf pa, ini juga pengalaman baru tuk saya pribadi. terakhir saya periksa istri ada sudah pembukaan lima, tapi barusan saya periksa, ternyata menutup kembali. lebih baik kita tunggu hingga besok,. bila tidak ada perkembangan terpaksa saya beri surat rujukan ke rah sakit.


tolong bu, lakukan yang terbaik tuk istri dan anak saya.


pasti pa, saya akan berusaha yang terbaik untuk istri bapak.


Yud gimana kata bu bidan, apa katanya. suamiku langsung di berondong banyak pertanyaan oleh ibuku.


Kita harus menunggu sampai besok, kalau tidak ada perkembangan Eka harus di bawa kerumah sakit. suamiku tertunduk lesu.


Ya sudah, lebih baik sekarang kita bawa Eka pulang dulu yud. ucap bapaku sambil penepuk baju mas Yudha.


Baik pa,


Yud, Ka apa gak sebaiknya kalian datang kerumah Bu Hasna. ucap ibuku.


Tuk apa bu mereka di suruh kesana. biar di caci maki dan dihina anak kita. apa ibu gak kasian sama anak kita. jawab bapaku menuh emosi.


Gak gitu pa, mungkin yang terjadi pada anak kita ini adalah karma, karna kita telah menyakiti hati bu Hasna.mereka harus minta maaf.


tidak bu, mereka tidak salah,. untuk apa mereka harus minta maaf.


yud sebaiknya kalian tidak usah dengarkan ucapan ibumu.

__ADS_1


Kami hanya diam tak berani menjawab kedua orang tuaku.


__ADS_2