
Baru juga ku langkahkan kakiku masuki pintu rumah mas Yudha,ibu mertuaku sudah menyidangku.
duduk kamu,mertuaku mengatakannya dengan wajah merah padam.
Aku hanya diam dan duduk di kursi.
Aku lihat ,Yuda setelah menikahimu menjadi berubah, dia menjadi suka mabuk mabukan, dan tidak mempunyai sopan santun sama sekali.
Lagi lagi aku hanya diam, tidak menjawab perkataanya.
Dan akhirnya dia keluar juga,batinku dasar tua Bangka.
Dan tak lama mas Yuda pun datang,aku harus bersiap siap pura pura menangis.tanganku langsung bergerak mengambil obat tetes mata.
Hu...hu...hu...
Kamu kenapa Dek ko nangis.
Ibu mas,ibu kamu tuh tadi habis bentak bentak aku,dia nyalahin aku atas semua yang terjadi di keluargamu.
Mas Yuda langsung keluar rumah dan aku mendengar ada ribut ribut,lekas aku mengintip dari jendela dan memasang pendengaran dengan baik.
__ADS_1
Bu,ibu kenapa sih mbentak mbentak Eka.dengan suara yang cukup keras Yuda mengatakannya.
Ibu gak bentak Eka Yud,ibu mengatakanya dengan pelan.bu Hasna berusaha menjelaskan ya dengan sabar.
Enggak percaya,ibu pasti berbohong,mulai sekarang ibu jangan pernah ikut campur rumah tangga Yudha dengan Eka.dan jangan pernah bentak bentak istriku lagi,ibu paham kan.
Yuda langsung meninggalkan ibunya dan menemui ku,aku langsung masuk ke dalam kamar dan membereskan pakaianku masih dengan pura pura menangis.
Deek kamu mau kemana,ko bajunya di masukin tas sih.
Aku mau pulang aja kerumah orang tuaku.di sini aku gak tahan sama ibumu,aku gak pernah di terima di keluargamu.
Terus kamu mau meninggalkan aku begitu,ucapnya.
Baiklah Deek,aku akan ikut kamu pindah kerumah orang tuamu.sambil tangannya mengambil koper.
Yess akhirnya mas Yuda mau ikut tinggal dengan keluargaku, dengan begitu aku lebih mudah memanfaatkannya.dan dengan nasib ibunya mas Yuda aku gak mau perduli.
Yud kamu mau kemana malam malam begini bawa tas besar.tiba tiba Bu Hasna muncul dari belakang.
Aku mau tinggal di rumah orang tuanya Eka.dengan ketusnya mas Yuda menjawab pertanyaan ibunya.dan tetap melangkahkan kakinya.
__ADS_1
dan kulihat mertuaku yang cerewet itu menatap kepergian anaknya dengan sedih,aku tersenyum puas melihatnya.
Mangkanya jangan berani main main denganku.tanggung sendiri sekarang akibatnya,gumamku.
*****
Sesampainya aku di depan rumahku,ku lanjutkan dramaku lagi.aku langsung turun dari mobil dan berlari masuk kedalam rumah dengan menangis.
Bapak,ibu..assalamualaikum.
waalaikum salam.suara dari dalam rumah.
Eka..suara ibu kaget
Ibu...hu..hu..hu...
Kamu kenapa menangis nduk.
Aku diam sejenak,ibu aku pingin tinggal di rumah bapa sama ibu.boleh kan
Ya tentu boleh,kamu kan anak ibu sama bapa.
__ADS_1
Aku tersenyum dan langsung masuk kekamar,aku sengaja meninggalkan mas Yuda di depan bersama ibu dan bapakku.sebenarnya waktu di mobil aku sudah kirim pesan ke ayahku,kalau aku sudah berhasil membuat mas Yuda membenci ibunya,dan sekarang kami sedang menuju kerumah orang tuaku.dengan alasan ibunya sudah membentaku dan menuduhku yang tidak tidak.dengan begitu mas Yuda bisa di jadikan ATM berjalan di keluargaku,dan kami tidak cape cape bekerja keras tuk mendapatkan uang yang banyak.