Perempuan Bermuka Dua

Perempuan Bermuka Dua
bab.4 iri


__ADS_3

black off


Wi habis ini rencanamu mau ngapain?tanyaku pada Dewi.


Rencananya sih gue pingin nerusin kuliah ke Australia,kalau lo gimana Ka? Apa rencana mu.tanya Dewi penasaran.


Aku kayanya kuliah di sini aja deh,lagian ortu gue gak mungkin ngijinin gue pergi jauh.sambil mukaku di tekuk.


oohh.jawabnya datar


Tiba tiba terdengar ada suara yang manggil Dewi dari jauh.


sayang...panggil pemuda sambil melambaikan tangan


Dewi hanya tersenyum dan membalas lambaian tangan pemuda itu.


aku ikut memandang pemuda itu sambil penasaran siapa yang memanggil sahabatku dengan sebutan sayang,karena Dewi tidak pernah cerita kalau dia punya pacar atau teman pria.kulihat pria itu berlari mendekati kami.dan langsung memeluk Dewi sambil. menampilkan senyum yang menawan.


di cari cari dari tadi ternyata kamu ada disini,sambil tangannya mentowel hidung Dewi dan tidak melepaskan pelukannya.


Emangnya Dewi barang ilang apa dicari cari mas? Kata Dewi pura pura ngambek.


Bukan barang sih,tapi kamu itu belahan jiwaku,rayu pemuda itu.


Pemandangan yang membuatku iri sebenarnya,


Oh ya mas kenalkan ini sahabatku Eka,dan Eka kenalkan ini mas Yuda pacar ku.Dewi pemper kenalkan kami.


Yuda Prastyo,katanya sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Eka Wulandari sahutku sambil menjabat tangannya.


Dari penampilannya Yuda terlihat pria yang sudah mapan,kulit bersih,tinggi,romantis dan penyayang,beruntungnya Dewi bisa memiliki Yuda.andai saja Yuda bisa kumiliki pasti aku bahagia banget.


Ka...Eka panggil Dewi.menyadarkanku dari lamunan.


Eh.ya ada apa.jawab ku gugup


Mau pulang bareng kita gak? Tanyanya.


Boleh,jawabku cepat.cihuyyy bisa sambil curi curi pandang deh sama Yuda,sorak hatiku.


*****


Dreett dreett dreett


Tiba tiba benda pipih ku bergetar,kulihat di layar ponsel tertulis Dewi.


Oke,dimana?.


oke,aku siap siap dulu.


Daahh.


Lalu ku tutup sambungan teleponnya,dan bersiap siap ketemuan dengan sahabatku Dewi.


*****


Sampai di depan tempat makan,aku langsung masuk tuk mencari keberadaan Dewi,tengok kanan kiri,kaya mau nyebrang aja tengok kanan kiri dulu.

__ADS_1


Hay...


Dewi melambatkan tangan padaku.


Aku langsung nengok ke arah sumber suara.dan berlari kecil.


Ada apa wi tumben ngajak ketemuan,kayanya ada yang lagi bahagianih senyum senyum gitu.tanyaku membuka obrollan.


He he he.dewi tertawa.


Cerita dong,pinta ku


Atau kamu baru di lamar Yuda yah.tebak ku.


Bukan itu Ka.


Aku baru dapat kabar kalau aku keterima kuliah di kampus faforit di ausi.jawabnya sambil tersenyum bahagia dan menyodorkan sebuah amplop pada ku.


Aku pun membalas senyumannya dan membuka amplop itu.


Selamat yah Dewi,kamu memang pantas mendapatkannya,kamu kan pinter.


terimakasih ka.jawab Dewi.


Wi apa Yuda sudah tau kamu keterima kuliah di sana,tanyaku pada Dewi


Belum Ka,aku masih bingung bagai mna caranya aku memberi tahukan pada yuda.dewi menunjukan kepalanya.


Udah gak usah kewatir,nanti gue temani Lo ketemu Yuda,dan bicaraain ini sama dia,

__ADS_1


Kalau dia memang sayang sama Lo,harusnya dia bahagia dan dukung lo.aku coba nenangi Dewi,padahal sih aku pingin ya dia cepet cepet pergi biar aku bisa merayu Yuda,jujur sih waktu pertama kali aku melihatnya aku sudah jatuh cinta,tapi sayangnya dia ternyata pacarnya Dewi.


Tapi sebelum janur kuning melengkung,aku boleh merebutnya dari sahabatku.dengan cara apapun.


__ADS_2