Perempuan Bermuka Dua

Perempuan Bermuka Dua
bab.13


__ADS_3

Setelah usai istirahat di dalam kamarku yang dulu,aku berencana tuk pulang,tapi setelah aku membuka pintu kamar aku di kejutkan oleh keberadaan Yudi di depan kamarku,


Mba aku mau minta uang dong.


Enak aja minta,kalau kepingin punya uang kerja.


Yakin mba gak mau ngasih aku uang? Ucapnya.


Gak.ucapku tegas.


Baiklah,kalau begitu jangan salahkan aku mba.kalau mas Yudha sampai tau rahasiamu.bisiknya di telingaku.


Mau gak mau aku harus memberikan apa yang dia minta.tanganku langsung ku masukan ke dalam tas tuk mengambil dompet.dan mengambil beberapa lembar uang pecahan seratus ribuan.


Niih,ku sodorkan uang ke depan Yudi.


Ia pun menerimanya sambil berucap


Bagus,lain kali jangan sampai aku harus mengancam dulu baru di beri.sambil tersenyum puas.


Aku langsung pergi meninggalkanya,sambil sengaja menyenggol bahunya.


Ka,kamu mau pulang ya.jangan lupa dengan apa yang tadi bapa katakan.ucap bapakku yang lagi duduk santai di teras.


Iyah pa,aku pulang dulu.


Lalu ku raih tangan ayah dan ibu tuk menyalaminya dan mencium tangannya dengan takzim secara bergantian.


*****

__ADS_1


setelah keluar dari pekarangan rumah orang tuaku aku sempatkan mampir ke apotik tuk membeli obat tidur dan obat perangsang,tuk menjebak mas Yudha.


Setelahnya aku bergegas langsung pulang,takutnya mas Yudha keburu curiga.


Setelah sampai rumah aku langsung masuk karna kebetulan pintunya ga dikunci,aku mencari keberadaan mas Yudhaku.


Mas mas mas,


tak terdengar jawaban dari mas Yuda.


Aahh mungkin dia lagi ada di dalam kamar,gumamku.


Dan benar saja setelah aku membuka pintu kamar aku melihat mas Yudha masih terlelap di atas kasurnya.aku lalu membuka lemari tuk mengambil baju dan membawanya ke dalam kamar mandi.


Setelah selesai aku langsung menuju dapur tuk memanaskan masakn yang tadi pagi sudah aku masak.dan menghidangkannya di atas meja makan.


Dek kamu udah pulang,suara mas Yudha dari belakangku


Makan Yo mas ini udah aku angetin tadi.


Iyah,kebetulan mas juga udah lapar.he he he


jawabnya.


Ku taruh nasi di atas piringnya,ku lihat iya memakainya dengan lahap.


Mas lapar banget yah.


Iyah,jawabnya singkat.

__ADS_1


Setelah selesai makan ku lihat ia duduk sambil tangannya memijat keningnya.


Kenapa mas,


Aku pusing dek,tubuhku kepanasan.


Ya udah mas masuk kamar aja istirahat,aku anterin yah.


Iya dek.


Sesampainya di dalam kamar mas Yudha langsung memeluk,dan membisikan sesuatu di telingaku.


Dek maaf mas harus melakukanya.


Lakukan lah mas,Eka siap.


Aku langsung memeluk tubuhnya dengan erat.dan terjadilah pertarungan di atas tempat tidur.tapi aku merasa kurang puas dengan mas Yuda saat melakukanya,berbeda dengan Farel dia lebih bisa memuaskan ku.


Dekk,ko tadi setelah mas makan masakan mu,kenapa mas jadi merasa pusing dan kepanasan, sebenarnya apa yang kamu berikan di dalam makanan mas.


Tiba tiba mas Yudha bertanya padaku,


Maaf kan Eka ya mas, Eka terpaksa memberikan obat perangsang.habisnya semenjak kita penikah,mas gak pernah menyentuhku.sambil ku tundukan wajahku


Mas Yuda tidak menjawab dia hanya memandangku,seperti ingin aku menyelesaikan ucapanku.


Aku juga ingin seperti istri istri kebanyakan bisa melayanimu,bisa memberikan mu keturunan.tak terasa air mataku pun keluar


Dan mas Yudha langsung memeluku.

__ADS_1


Maaf kan mas ya dek,maaf.mas Yudha ikut menangis.


__ADS_2