Perempuan Bermuka Dua

Perempuan Bermuka Dua
bab.12 obat tidur


__ADS_3

Setelah pertempuran ku dengan Farel di hotel itu,aku memutuska tuk pulang kerumah.sesampainya di rumah aku di kejutkan oleh mas Yuda yang ternyata sudah berada di rumah.


Ka kamu dari mana?,mas pulang ko kamu gak da di rumah.


Ma-aaf mas, Eka semalem tidur di rumah ibu.jawab ku bohong.


Mas kapan sampai rumah.


Tadi subuh,untung mas bawa kunci serep, kalau gak pasti mas gak bisa masuk.


Iyah,maafin Eka ya mas,kan mas bilang pulangnya sehari lagi.eka kesepian jadinya Eka nginep deh di rumah ibu.


Oh,ya udah gak papa.


Mas udah makan,Eka masakin yah.


Ya,jawab mas Yuda sambil melangkah menuju kamarnya.


Akupun menaruh tasku di kursi dan langsung menuju dapur tuk masak.


Setelah urusan ku di dapur selesai aku langsung menuju kamar tuk mengajak suamiku makan.


Mas..mas makan yu,sambil ku guncang guncangkan lengannya.


Iyah,sambil mengucek ucek matanya yang keliatan masih ingin merem lagi.


kemudian ia beranjak menuju kamar mandi tuk mencuci muka,aku pun menuju tempat makan tuk menunggu mas Yudha makan bersama.kulihat mas Yudha sudah keluar kamar dan duduk di kursi,aku langsung mengambil piring yang berada di depan mas Yudha dan pengisinya dengan nasi dan lauk.


Ka,tolong nanti kamu kasihkan ini ya buat ibuku.kata mas Yudha sambil menyodorkan sebuah amplop warna coklat kepadaku.


Apa ini mas,tanya ku heran.


Oh,itu uang bulanan buat ibuku.


maaf mas kalau boleh tau,berapa mas kasihnya.


Cuma satu juta.jawabnya santai.


Terus buat ku mana,

__ADS_1


Loh,bukanya mas udah kasih kamu kemaren yah sekalian mas kasih buat ibumu.masa udah abis.


Udah abis lah mas,


Masa abis,mas pergi itu Cuma seminggu loh dek,mas juga kasihnya lumayan loh empat juta.emang buat beli apa sih.


Kulihat wajahnya sudah merah,


Ya mas,kemaren ibu ku pinjem tiga juta.katanya buat beli obat,jadi aku kasih.kan kasian mas ibu.


Oh,ya sudah nanti mas transfer uangnya.


Kemudian mas Yudha beranjak menuju kamar,sedangkan aku langsung membereskan meja makan.saat selesai membereskan rumah tiba tiba suara hp ku berbunyi


Ting,tanda ada pesan masuk.


Yees,akhirnya aku mendapatkan uang lagi,bisa senang senang lagi.


Aku langsung menuju kamar tuk ganti pakaian,


Mas aku pergi dulu ya,


Iyah mas,


Aku pun mengeluarkan motor matic yang slalu ku gunakan.dan menuju kerumah ibuku.yah aku sengaja tidak akan memberikan uang ini ke mertuaku, bukanya dia tidak pernah perestui pernikahan kami,ja di jangan harap uang bulanan yang selama ini mas Yudha berikan untuk mertuaku,aku berikan.


Tok tok tok,


Assalamualaikum Bu Bu


Waalaikum salam,siapa


Eka,Bu.


Krett,suara pintu di buka.


Ibu,aku menyalami ibuku,dan memeluknya.


Kamu,sendiri kesini? Yudha kemana kok gak ikut.

__ADS_1


Mas Yudha baru pulang dari Surabaya,jadi ia masih cape,


Oh,apa dia tau kamu kesini,


Belum sempet aku menjawab pertanyaan ibu,bapa datang.


Ka,kamu dari mna?


Dari rumah pa,


bapa denger tadi Yudha dari Surabaya yah.ngapain.


Iyah pa,kerja.


Banyak duitnya dong.bapa minta yah


Banyak pa,nih buktinya dia nyuruh Eka ngasih uang buat ibunya.sambil mukaku cemberut.


Jangan di kasihkan Ka,bukanya dulu dia menentang pernikahan mu dengan Yudha.


Ya gak lah pa,ngapain di kasih.mending uangnya buat Eka di simpen.


Bener Ka.


Jangan Ka gak baik itu.tiba tiba ibuku ikut menyahutinya


Allaaah,jangan dengerin ibu mu ka.


Sekarang gimana kamu udah isi belum.


Gimana Eka mau hamil pa, orang mas Yudha gak pernah mau menyentuhku.


Kamu rayu dong masa gak bisa sih Ka.


Udah pah,tapi tetep ga mau.mungkin mas Yuda masih mencintai mantanya.


Kalau gitu kamu beri obat perangsang saja.


Nanti lah pa,Eka pikirin.

__ADS_1


__ADS_2