Perjalanan Berandal Pujaan

Perjalanan Berandal Pujaan
Bab.15 Persiapan


__ADS_3

"tok...tok...tok...."


"tok...tok...tok..."


suara pintu apartement diketuk tidak dipedulikan Ivonne malam itu karena dia sedang berusaha menuntaskan hasratnya pada lelakinya itu saat itu.


Setelah beberapa saat berlalu dia merasa terpuaskan akhirnya Ivonne pun berpakaian dan segera membukakan pintu apartementnya.


"si...siapa kalian?" tanya Ivonne kaget melihat 5 orang telah berdiri didepan pintu,4 pria dan seorang wanita yang semuanya berpakaian hitam.


"selamat malam nyonya,saya Merlin bawahan Kol.Ali! apakah ketua ada?" tanya salah satu pria tersebut.


"oh ada...silahkan masuk!" kata Ivonne mempersilahkan mereka untuk masuk begitu menyadari mereka adalah anak buah Ali.


Ali yang telah selesai berpakaian terkejut melihat Merlin masuk kedalam ruangan bersama Hyder,Conny,John dan Kurawa.


Mereka adalah 5 orang bawahannya dari tim A yang ditugaskan di Mountiles bersamanya.


Sebenarnya dia sudah mengira hal ini akan terjadi sejak beberapa hari lalu tetapi dia tidak menyangka akan terjadi secepat ini.


"bagaimana perkembangannya Merlin?"


"apakah ada yang mendesak hingga mencariku tengah malam begini?" tanya Ali pada Merlin.


"benar ketua,semua sudah di konfirmasi!" potong Kurawa sebelum Merlin sempat menjawabnya.


"lalu bagaimana hasilnya?" lanjut tanya Ali sambil menatap Kurawa.


"keberadaan ketua sudah tercium oleh mereka,tetapi mereka belum memastikan siapa dan dimana ketua berada!"


"mereka mulai mengerahkan beberapa mata mata untuk mencoba mencari info di beberapa tempat,tetapi ketua tenang saja karena sudah kami bereskan semuanya!" jawab Kurawa yang memang mempunyai spesialisasi penyusupan dan spionase.


"lalu bagaimana keadaan ditempat lainnya?" lanjut tanya Ali.


"keadaan di kediaman tuan Leon tidak menampakkan hal yang mencurigakan ketua! 50 pengawal tuan Leon telah saya gantikan dengan orang kita dan 50pengawal yang kita ganti tersebut telah saya sebar disekitar perusahaan untuk mengamankan perusahaan tuan Leon!" jawab Hyder yang ditugaskan Ali mengamankan kediaman ayah Ivonne dan menjaga keselamatan keluarganya.


"bagus!" kata Ali sambil mengacungkan jempol pada Hyder.


"tetapi ada sedikit kejadian janggal disekitar apartement ketua!" ucap Merlin menyela.


"apa itu?"


"beberapa hari ini reservasi di hotel sekitar apartement meningkat drastis!"

__ADS_1


"penyewa hotel tersebut datang dengan koper koper besar dan sedikit mencurigakan!"


"baiklah,mungkin sudah saatnya kita bergerak juga!"


"Merlin segera hubungi markas minta tambahan 100 orang tim pendukung untuk segera dialokasikan secepatnya!"


"Kurawa kau kutugaskan segera cari informasi tentang para turis yang mencurigakan itu,bawa 25 orang dari tim pendukung bersamamu setelah mereka datang.Sisir setiap lokasi yang mencurigakan dalam radius 5km dari apartement ini dan titik dimana disinyalir menjadi sarang mereka!"


"Hyder tambahkan 25 orang dari tim pendukung ke kelompokmu untuk membuat perimeter radius 1km dari villa papa!"


"sisa dari tim pendukung kuserahkan pada Merlin dan Conny untuk menjaga keselamatan istriku,tempatkan beberapa di titik strategis dalam radius 2km dari tempat ini dan perketat penjagaan disekitarnya!"


"John sementara kau bantu Kurawa mencari informasi sebelum nanti kita berangkat ke MetroHills!"


"aku tidak bisa pergi dengan tenang sebelum memastikan keamanan istriku dan keluarganya terjamin!" ucap Ali memberi perintah pada bawahannya dengan tegas


"siap ketua!" jawab ke 5 orang didepan Ali serempak.


Ivonne yang mendengar semuanya hanya diam memeluk lengan kiri Ali yang duduk disampingnya.


Dia tidak menyangka Ali sangat memperhatikan keselamatannya serta kedua orang tuanya,sungguh membuatnya sangat terharu.


Beberapa bulan belakangan ini hidupnya penuh dengan kebahagiaan dan malam ini terasa semakin lengkap setelah mengetahui hal ini yang menandakan cinta Ali padanya bukanlah sesuatu yang semu semata.


Gadis yang berambut pirang yang telah mengenal Ali sejak di camp pelatihan 1th lalu itu merasakan sesuatu telah meluluh lantakkan hatinya saat ini.


"kalau tidak ada perintah lainnya kami undur diri ketua!" ucap Merlin berpamitan.


"baiklah,segera jalankan rencana yang ada! aku tidak mau semuanya tertunda karena suatu hal sekecil apapun!" jawab Ali


"baik ketua...!"


Begitu keluar dari apartement mereka langsung melaksanakan tugasnya masing masing,tim pendukung pun dikirim dari markas saat itu juga sebanyak 200 personil yang mana 100 akan ditempatkan di Mountiles untuk memenuhi permintaan Ali dan 100 lagi sebagai cadangan akan ditempatkan di MetroHills yang tidak terlalu jauh dari Mountiles.


Sepeninggal 5 orang itu Ali terus berpikir bagaimana dia akan memainkan perannya di MetroHills.


Walau terdapat banyak tim pedukung yang telah ditempatkan di MetroHills tapi dia ingin semuanya masih terlihat wajar agar kehadiran mereka tidak dicurigai oleh pihak lawan.


Sebenarnya keberadaan tim intelejen ini tidak sesederhana kelihatannya.


Banyak anggota dari mereka yang telah ditempatkan selama bertahun tahun disetiap kota di negara itu dengan berbagai macam penyamaran.


Menjadi pedagang kaki lima,pengusaha restoran bahkan menjadi tukang parkir pun ada juga,tugas mereka adalah memantau situasi kota dan melaporkannya ke markas jika ada sesuatu yang mencurigakan.

__ADS_1


Jadi sebenarnya sangat mudah bagi Ali jika ingin memasuki kota manapun dan dengan skenario apapun.


Tetapi Ali masih menginginkan yang lebih aman lagi supaya lebih mudah baginya saat mengontrol semuanya.


"ma,apa kita punya cabang perusahaan di MetroHills?" tanya Ali pada Ivonne yang masih asyik merasakan kehangatan di pelukan Ali.


"ada pa,tapi tidak terlalu besar! Lagipula beberapa bulan ini income yang didapat tidak stabil!"


"tidak masalah bagiku,itu malah sesuatu yang bagus untukku!" ucap Ali setelah mendengar jawaban Ivonne lalu mengambil hp nya dan menelfon Leon Cheung.


"halo...!" terdengar suara Leon menyapa diseberang telfon.


"halo pa..! Apa kabar...? ini aku Ali...!" suara Ali membalasnya.


"oh kamu Al! Apa Ivonne baik baik saja bersamamu?"


"Ivonne baik baik saja pa,ini sedang menemani disebelahku!"


"oh syukurlah! Ada apa Al kamu menelepon papa?" tanya Leon penasaran tidak biasanya Ali meneleponnya.


"pa apakah boleh aku minta dipindahkan ke kantor cabang di Metrohills?" tanya Ali kemudian.


"oh tentu saja Al,itu adalah milikmu juga! apakah Ivonne akan ikut bersamamu?"


"tidak pa! dia akan tetap di Mountiles mengurus perusahaan karena kantor pusatnya adalah disini!"


"baiklah kalau begitu,papa akan menghubungi orang disana untuk mengatur semuanya!"


"baik pa,terima kasih!" ucap Ali sebelum menutup telf.


"beres!" ucap Ali kemudian merasa lega karena telah menemukan solusi.


"kapan kamu akan berangkat ke MetroHills pa?" tanya Ivonne kemudian.


"secepatnya ma,setelah keselamatanmu disini terjamin aku akan segera ke MetroHills!" jawabnya.


"kenapa aku tidak ikut bersamamu saja pa?"


"demi keselamatanmu kali ini aku tidak mengijinkan ma! lagipula MetroHills hanya 3jm perjalanan dari sini,aku akan sering mengunjungimu saat keadaan aman nanti atau kau bisa minta Merlin dan Conny untuk mengantarmu menemuiku!" kata Ali membujuk Ivonne saat itu.


"baiklah kalau begitu! Kamu jangan melirik wanita lain lagi disana saat tidak ada aku disampingmu nanti!" ucap Ivonne sambil memelototi Ali walau tidak marah.


"kan belum 1000!" balas Ali bermaksud menggodanya.

__ADS_1


"paappppaaaaa.,...!" teriak Ivonne sambil mencubit pinggang Ali lalu memeluknya manja.


__ADS_2