
Disisi lain Mountiles
"kapan kamu akan wisuda Del?" tanya pak Hendi pada putrinya pagi itu saat mereka sedang minum teh bersama.
Maklum lah karena walau tidak bekerja pak Hendi memiliki usaha kontrakan hingga 50 kamar di 3 lokasi sehingga dia memilih resign dari pekerjaannya dan menghabiskan waktunya sepenuhnya untuk keluarga.
"masih 5bulan lagi pak!" jawab Della singkat.
Della yang telah menyelesaikan tugas akhirnya dan menyelesaikan beberapa hal untuk keperluan wisuda akhirnya memilih berlibur beberapa saat dirumahnya karena memang selama kuliah di MetroHills dia jarang sekali pulang.
"sepertinya aku akan cari kerja dulu pak sebelum wisuda,mulai jenuh dirumah seminggu ini!" ucap Della meminta persetujuan bapaknya
"ya terserah kamu saja Del,kalau bapak yang penting kamu siap!"
"bapak dan ibumu hanya bisa menyiapkan dirimu supaya bisa hidup dikemudian hari,soal bagaimana kamu akan menjalani hidupmu itu adalah pilihanmu sendiri!" ucap pak Hendi memberi nasihat
"iya pak,ni aku juga sedang mencari lowongan di media!" jawab Della sambil mengamati satu persatu kolom jobfair di majalah yang dia pegang.
Della yang sudah merasakan jenuh dirumah beberapa hari ini akhirnya sibuk membolak balikan beberapa halaman yang memuat jobfair dan melingkari beberapa darinya.
"semoga ada yang bisa kumasuki!" gumam Della saat itu setelah beberapa lowongan yang dirasa sesuai didapatkannya.
"sepertinya aku harus segera berangkat lagi ke Metrohills pak!" ucap Della kemudian pada pak Hendi yang masih asyik membaca koran pagi itu.
"kenapa terburu-buru?"
"beberapa lowongan untuk di Metrohills pak dan batas waktu untuk memasukan lamaran tinggal beberapa hari lagi! kupikir lebih efisien jika aku berada disana!"
Setelah memesan travel dan menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan,sore itu pun akhirnya Della kembali ke Metrohills.
6 orang wanita muda menjadi penumpang travel siang itu,tampak dari wajahnya kalau mereka masih berumur 18-20 tahun.
Hari sudah gelap saat mereka memasuki kawasan hutan yang sudah mendekati Metrohills,sopir travel itu dengan hati-hati mengendarai travel karena dilihatnya para penumpang itu terlelap dalam tidurnya masing-masing.
Suasana sepi tak membuat sopir itu takut melewati hutan tersebut karena hampir setiap hari dia melewati rute tersebut untuk mengantarkan penumpang travel dari Mountiles ke Metrohills ataupun sebaliknya.
Tiba-tiba di sebuah tikungan sopir itu kaget karena didahului 3 mobil warna hitam dengan kecepatan tinggi yang kemudian menghentikan travel tersebut.
Belasan pria turun dari 3 mobil itu lalu mendekati travel
"turun kau!" perintah salah seorang pria tersebut pada sopir travel.
__ADS_1
Karena merasa tidak mempunyai salah dan dipikirnya mungkin ini hanya kesalahpahaman maka sopir travel itu pun turun dari mobilnya,tapi tanpa diduganya begitu turun beberapa orang yang menghentikannya tersebut langsung menghajarnya tanpa memberi ampun hingga pingsan.
Setelah memeriksa penumpang didalam travel salah seorang pria tersebut menelefon.
"bos Erick,kali ini kita mendapatkan mangsa yang sesuai permintaan bos!" ucapnya
"bagus,segera bawa mereka ke markas!"
"siap bos!" jawabnya
3 orang segera mendekati travel yang berisi Della dan 5 orang lainnya,salah seorangnya mengemudikan travel tersebut dan 2 mengawasi penumpang yang tertidur pulas tanpa menyadari kejadian tersebut.
Keesokan paginya di kantor Algaritma grup cabang Metrohills,Ali yang sedang berbicara pada Zack dan beberapa karyawan membahas beberapa hal mengenai perusahaan itu segera menghentikan ucapannya ketika mendengar dering hpnya berbunyi.
Sebuah nomor tak dikenal terlihat dilayar hpnya.
"ya..hallo!"
"hallo Al...ini paman Sean!" balas suara itu dari seberang telfon.
"oh paman,apa kabar paman?"
"baik Al,tetapi pak Hendi saat ini sedang kebingungan! Putrinya Della kemarin sore berangkat ke Metrohills tetapi sampai saat ini tidak bisa dihubungi!" apa kau bisa membantunya Al?" tanya paman Sean kemudian.
"baiklah,aku akan segera mengirimkan alamat beserta foto Della! Kau bantulah pak Hendi sebisamu!"
"baik paman!"
"terima kasih AL!" ucap paman Sean sebelum menutup telf nya.
Setelah mendapatkan alamat dan foto Della,Ali segera menghubungi John untuk memastikan keberadaan Della.
"hasil negatif ketua!" lapor John melalui telf kepada Ali setelah mengecek keberadaan Della.
"segera temui Pedro dan Joker! Cari informasi sampai ketemu!" balas Ali memberi perintah.
"aku akan menyusul ke markas Pedro segera!"
Ali yang sedikit panik karena Della tidak diketahui kabar beritanya segera meninggalkan kantor Algaritma grup menuju markas Pedro.
"selamat datang kak Al!" sapa beberapa anak buah Pedro yang berjaga melihat kedatangan Ali dimarkas mereka.
__ADS_1
Setelah memasuki markas sudah terlihat Pedro,Joker,John dan Husen sedang membicarakan sesuatu yang serius.
"apa sudah ada informasi John?" tanya Ali
"kami mendapatkan berita bahwa semalam ada travel yang dibajak ketua! mobil dan penumpangnya disandera oleh mereka,tetapi sampai saat ini belum ada pihak yang melapor ke polisi ataupu meminta tebusan!"
"hmm...Joker,Pedro apa kalian tau masalah ini?" lanjut Ali bertanya
"kami tidak pernah menyentuh hal seperti itu kak Al! kami hanya sebatas preman pasar dan lahan parkir saja!" jawab Pedro
"kudengar beberapa tahun lalu pernah terjadi beberapa kasus penculikan anak yang dijadikan pengemis oleh mereka!"
"tetapi ini kasusnya agak berbeda! dulu penculikan anak hanya terjadi di kampung-kampung kumuh pinggiran kota,tetapi ini mencolok menculik sebuah travel bersama seluruh penumpangnya!" Joker menambakan sambil bergaya berpikir.
"apa kalian tau siapa pelakunya saat itu?" tanya Ali kemudian
"kalau tidak salah namanya Erick,tapi setelah ditangkap kami tidak pernah mendengar namanya lagi di kota ini kak Al!" jawab Joker
"aneh..! apa pernah ada korban penculikan yang terbunuh saat itu?"
"tidak kak Al!"
Mendengar jawaban ini Ali sedikit lega karena paling tidak korban penculikan kali ini kemungkinan juga tidak mempertaruhkan nyawa.
"berapa anak buah kalian semuanya yang tergabung dalam JP grup saat ini?"
"sekitar 1500 kak Al semuanya!"
"baiklah...Pedro kerahkan anak buahmu untuk menyisir wilayahmu di timur dari pinggiran sampai tengah kota! periksa setiap sudut dan bangunan-bangunan yang dicurigai dijadikan markas mereka jangan sampai ada yang terlewatkan!"
"Joker begitu pula denganmu sisir wilayah barat!"
"begitu ada informasi yang valid segera hubungi aku,jangan bertindak dulu cukup awasi saja!"
"John bantu Pedro dan Husen bantu Joker jangan lupa siagakan pula semua tim kita! siagakan di titik strategis,begitu berhasil mengetahui lokasi mereka segera kepung!" ucap Ali memberi perintah pada mereka.
"siap kak Al!"
"siap ketua!"
Setelah mendapatkan perintah keempat orang itu segera menghubungi anak buah masing-masing.
__ADS_1
Ali masih menunggu di markas Pedro yang kini telah berubah menjadi kantor JP grup.