
digosoknya tubuh mereka menggunakan tangan masing masing
"A-Apa ini nona ?? Kenapa tubuh hamba serasa sakit semua ??"Tanya Ming Mei yang mulai menggosokkan badannya dengan tambahan kecepatan
"Entahlah Mei aku juga serasa sakit apa apa an ini ??Aghh"
Kami berdua berteriak kesakitan terdapat cahaya putih dari tubuh kami selama beberapa menit lalu menghilang secara perlahan diikuti dengan penyakit kami yang kami berdua derita berubah lah tubuh kami menjadi tinggi,seksi,dan kulit yang halus
"Nona saya tidak bermimpi kan ??"Tanya Ming mei yang masih belum percaya
"Sini biar aku cubit"
"Ah ah nona nona hentikan ini sangat sakit untuk ku. benar benar keajaiban nona"
Kami berdua sangat bahagia melihat tubuh kami Yang sudah diliputi kulit putih halus nan bersih berjalan menuju pakaian kami yang tergeletak di tanah dipakai nya pakaian itu ditubuh kami sekaligus cadar nya beruntung ming Mei membawa cadarnya setelah memakai pakaian kami masing masing kami berdua melatih diri di hutan kegelapan menuju beberapa tingkat level dalam beberapa jam..
Setelah itu kami pun kembali kediaman kami sebelum nya lebih tepat nya tempat tinggal kami sementara melakukan hukuman yang aku perbuat entah apa Yang aku perbuat sehingga dihukum nya kami ditempat yang gak akhlak menurut ku...
sebelum fajar tiba kami sudah sampai terlihat lah pengawal bayangan yang masih tidur dipohon pojok kami berdua segera mandi secepatnya dan tidur ...
Tak.. Tak.. Tak.. suara langkahan kaki menuju tempat kami dibuka nya pintu lalu seseorang datang melihat kami berdua yang belum tertidur 100%
Setelah cukup memastikan ia mulai melangkah kan kaki nya menjauh dari kami entah apa yang digeletakan nya dimeja rias ku walaupun udah tidak layak namun ku gunakan atau ku olah menjadi meja yang bermanfaat ala ala zaman asli ku..
"Nona, nona"
"Ehmm"
"Nona bangun ini sudah pagi"
"Sebentar saja aku masih ngantuk Ming Mei"
"Nona bangun aku pergi untuk menyiapkan air mandi"
"Hem baiklah"
__ADS_1
-"Air mandi nya sudah siap ??"
"Sudah nona"
ku langkahkan kaki ku menuju tempat pemandian setelah mandi ku memakai hanfu berwarna merah menuju meja rias ku buka sesuatu yang ditaruh seseorang itu di meja rias ku...
Pakailah hanfu ini temui raja di istana saat sudah pagi aku tidak akan membangunkan mu cepatlah jika kau sudah bangun segera pakai hanfu yang sudah disiapkan
"Ming Mei ??"Tanya ku
"Hamba yang mulia"Jawab Ming Mei
"Ada acara apa pagi ini ??"Tanya ku
"Entah lah yang mulia saya mendengar bahwa istana dihias seperti acara pernikahan entah siapa yang akan menikah saat ini"Jawab Ming Mei yang masih menata rambut ku
"Benar kah ??"Tanya ku ia menganggukkan kepala nya menjawab
"Bantu aku memakai hanfu ini"Ucap ku
"Sudah lah hanya bantu saja jangan kebanyakan tanya"Ucap ku
"Baik nona"Ucap Ming Mei
Setelah nya aku mengganti pakaian ku dengan hanfu merah yang sudah disiapkan..
"Ambilah cadar disana"Ucap ku
"Cadar ?? Untuk apa nona ??"Tanya Ming mei
"Hufft ambil ajah kenapa sih ?!"Bentak ku
"Ha-Hamba pergi ambil nona"Ucap Ming Mei terbata
"Cepatlah"Ucap ku ia mundur dan mengambil cadar senada dengan pakaian ku
__ADS_1
"Kau juga pakai lah jangan bertanya"Ucap ku sambil memakai cadar
Ia mengambil cadar berwarna putih senada dengan pakaian nya juga setelah semua nya siap aku pergi dari kamar menuju istana aku keluar terdapat kereta diluar aku menaiki nya serta Ming Mei setelah itu kereta nya membawa ku ketempat istana setelah sampai di istana aku bertemu dengan pengawal yang menjaga di luar istana..
" lihat lah orang ini memakai cadar pasti wajah nya buruk rupa "
" iya, alasan apa lagi kalo tidak wajahnya sudah buruk rupa "
" benar benar saudara semua nya cantik dan tampan hanya orang ini saja wajahnya yang buruk rupa "
"Eh jaga yah mulut kamu itu !!"Bentak Ming Mei
"Kenapa ?? Ada yang salah ??"Jawab salah satu pengawal tersebut
"Yah jelas salah lah !! Itu yang kalian bisik bisikan mengenai keburukan rupa nona ku kan !!! Kalian akan dihukum dan ku pastikan kalian berdua akan dihukum penggal kepala nya !!"Bentak Ming Mei
"Hahahahaha"Mereka berdua malah tertawa Ming Mei yang kehilangan emosi nya aku tahan dengan tangan ku karena aku tak ingin menambah masalah lalu pergi meninggalkan mereka..
Lalu aku menuju tempat raja diaula..
"Salam yang mulia"Salam ku
"Berdirilah"Ucap raja singkat
"Terima kasih yang mulia"Ucap ku
"Duduk lah disamping kakak mu"Ucap raja
"Terima kasih yang mulia"Ucap ku
Aku dan Ming Mei duduk sesuai perintah raja aku mendengar beberapa bisikan mengenai ku dan wajah ku yang memakai cadar namun aku tak mempedulikannya..
"Baiklah aku menyuruh kalian semua datang kesini untuk menemui seseorang yang sangat spesial malam ini"Ucap raja
Mereka berbisik bisik yang tak tahu aturan sedangkan orang kakak laki laki ku hanya diam ada yang menatap raja dengan datar ada yang meminum teh nya..
__ADS_1
"Ampun yang mulia siapa kah orang itu ??"Tanya kakak ku yang bernama Huang Wei yang dimanja oleh raja