Permaisuri Ku Yang Hebat

Permaisuri Ku Yang Hebat
Eps 66


__ADS_3

Menggeliat ke samping kanan kiri merasa tangan ku ada yang menyanggal nya ku peluk benda yang menjanggal itu aku terbangun saat suara rintihan sakit dari arah samping ku


"Loh Yui ?? Kau kok bisa ada disini ??"


Aku bertanya tanpa memikirkan terlebih dahulu hanya fokus pada luka nya dia memalingkan wajah nya saat ia melihat dada ku yang terbuka "Kau melihat apa paling kan wajah mu itu" Memukul wajah nya dengan bantal dia tertawa pelan ku buka luka nya sedikit parah sih tapi ini sudah mendingan dari pada luka sebelum nya yang terdapat nanah dan ... entah lah sangat menjijikan jika dijelaskan


"Mandi lah aku akan menyusul mu mandi setelah kau selesai mandi"

__ADS_1


"Bantu aku mandi aku tidak bisa merendamkan tubuh ku di air bawa lah aku ikut mandi bersama mu"


"Yui aku.."


"Aku apa ??Malu ?? Buat apa malu cobak kamu pikir bagian tubuh mana yang belum ku lihat Hem ??"


"Yui ih jangan bicara sembarangan diam saja"

__ADS_1


"Iya iya"


Bagian tubuh kamu pun belum sepenuhnya aku lihat Yui ah aku bicara apa sih ngaco deh


Memapah nya turun dari ranjang menuju tempat pemandian yang sudah disiapkan entah dari mana penyiapan pemandian itu


Memakai balutan kain

__ADS_1


Di badan ku sambil mengguyurkan nya air hangat di tubuh nya "Kemarilah Zhi" Pinta nya tanpa menoleh "Buat apa Yui ??" Ia masih fokus dengan air "Kemari kan saja tangan kamu" Ia menarik tangan ku yang memegang gayung sehingga aku ikut jatuh di tempat pemandian juga bersama nya "Yui ih apa yang kamu lakukan basah semua kan" Protes memarahi nya mencelupkan tubuh ku dengan terpaksa karena kain ku sudah lepas dari tubuh ku


"Apa yang aku lakukan ?? Aku hanya ingin mandi bersama mu" Menarik tangan ku supaya lebih dekat dengan diri nya ia memeluk pinggang ku pandangan kita bertemu pipi ku semakin memerah jika terlalu dalam menatap mata nya ku alihkan pandangan ku di sudut "Kenapa kamu memalingkan wajah mu ?? Kau malu yah haha wajah mu menggemaskan Zhi" Teruslah tertawa teruskan saja Yui aku masih belum membalaskan dendam ku waktu itu loh ingat itu we "Katakan pada ku kenapa kamu menyamar ??" Meraih dagu ku seraya ingin aku menatap nya "Aku..Aku hanya ingin meraih misi ku saja aku punya misi Yui aku tidak bisa mengatakan nya hehe" dia mengerutkan alis nya dan bibir yang sedang kecewa "Zhi kau tidak percaya pada ku ?? Lihat lah aku aku adalah raja sekarang" Menampakan mata yang sangat penasaran "Yui aku sudah tau kau raja namun aku hanya.." Memotong pembicaraan seraya aku ingin mendapatkan jawaban nya "Kau adalah permaisuri ku bukan selir ku ok" Wajah nya udah di iringi senyuman tapi wajah ku malah mengkerut "Iya jika aku datang aku jadi permaisuri jika aku tidak datang aku jadi selir iya kan ?" Emosi ke arah nya "Apa maksud mu ??" Menatap ku seperti meminta penjelasan "Kau sudah menikah kan ?? Dengan selir mu ? Dimana selir mu Hem ??" Dia tertawa ke arah ku melepaskan tangan nya yang mencengkram dagu ku "Zhi apakah kau sedang cemburu ??" Pertanyaan yang di lontarkan nya tidak sesuai dengan pertanyaan yang ku inginkan "Jawab saja" Memukul dada nya seraya ku suruh ia berhenti tertawa "Hem iya juga sih aku sudah punya selir Zhi selir itu hanya untuk bekerja sama saja dia sama sekali tidak keberatan jika hanya dijadikan cadangan Zhi jadi kamu jangan khawatir yah" Entah dari mana dia ingin memeluk ku "Tapi Yui hati perempuan itu tidak akan bertahan kamu jangan menjadikan nya selir cadangan doang kamu harus menunjukan kekhawatiran kamu dan perihatin nya kamu biar dia senang gitu loh" Mengucapkan tanpa melepaskan pelukan nya "Iya..Jadi jika aku melakukan hal itu ?? Kau setuju jika aku melakukan hal itu dengan diri nya ?" pertanyaan yang mengejutkan dia melepaskan pelukan nya memegang bahu ku dengan kedua tangan nya "Yah..Itu..ah sudah lah aku tidak bisa menjawab" Kenapa aku merasa marah jika aku menjawab iya tapi jika aku mengatakan tidak aku justru merasa bersalah dengan wanita itu "Yahaha kamu cemburu Zhi" Tertawa lagi ku ambil gayung dan menyiramkan nya dengan air "Tertawa saja tertawa" Masih ku siram ia dengan air tertawa an nya sudah menjadi teriakan minta ampun dia mencengkram tanganku melepaskan gayung nya memegang pinggang ku mendekat ke arah nya hanya tinggal beberapa cm saja bibir kita sudah mendekat "Yu..Yui lepaskan jangan begini" Kenapa sih jantung ku berdebar debar ingin sekali melepaskan tangan nya yang sudah tidak di kondisikan tapi tidak saat aku memegang tangan nya dia mengkerut "Hukuman kamu karena kamu mengaggetkan ku dengan air" Mata ku terbelalak saat ia tiba tiba men**** bibir ku dengan lembut ku pegang dada nya seraya berusaha melepaskan ciuman kita dia malah memperdalam ******* nya dan memegang pinggang ku dengan erat alhasil aku tidak bisa memberontak mengulangi hubungan itu di tempat pemandian


__ADS_2