
pada pagi harinya ku rasakan air yang basah mengenai wajah ku dan dada ku sangat berat untuk bernafas ku buka mata ku melihat Carlo yang sedang berusaha membangun kan aku...
CATATAN:Carlo adalah nama hewan peliharaan nya lebih tepatnya nama hewan harimau nya..
"Hem"Ucap ku mengelus elus badannya lalu ia memundurkan kaki nya kebelakang aku pun terbangun dari tidur ku..
Ku membersihkan diri terlebih dahulu Dnegan Carlo sehingga tubuh ku menjadi bersih dan wangi kembali...
Ku angkat Carlo setelah aku memakai pakaian dari bak mandi kecil khusus Carlo..
Ku keringkan badan nya menggunakan kain putih untuk menyerap air nya...
Setelah cukup kering kembali aku mengikat rambut ku supaya tidak repot nanti nya..
Ku ambil tas ku lalu tidak lupa dengan Carlo dan menggendong nya..
Ku perlahan turun dari atas kelantai dasar ku lihat beberapa orang yang tengah melihat ku dengan ketakutan karena aku membawa Carlo ditangan ku yang sedang ku elus badannya setiap perjalanan...
Perlahan lahan berjalan hingga aku telah sampai disebuah desa yang sudah bersih dan asri tidak banyak orang gadis disiksa kembali...
Ku lirik setiap sudut rumah yang pintu nya terbuka semua seraya disengajakan..
Kudengar suara dari arah belakang ku memanggil ku..
Ku menoleh kebelakang menatap pria semalam yang sedang menuju ke arah ku..
"Nona"Ucap pria tersebut sambil ngos-ngosan
"Ada apa ?? Dan ini.. Kenapa pintu semua nya dibuka seperti ini ?? Apa ada masalah ??"Tanya ku
"Benar nona setiap gadis dan pria tengah dibawa dan disangrai oleh pengawal tadi pagi karena menolak untuk menyiksa gadis sehingga mereka semua dihukum hanya tersisa aku saat aku masih mengambil bambu dihutan"Ucap nya
"Mereka dibawa kemana ??"Tanya ku
"Nona mereka akan dihukum karena telah menolak perintah dari wakil kerajaan anda harus bertanggung jawab karena ini adalah ulah anda yang menyuruh hamba untuk menganalisa semua ini"Ucap nya
"Hem ikut lah dengan ku dan tunjukan jalan dari atap kau bisa qing-qong bukan ??"Tanya ku
"Hamba pasti bisa tapi anda.."Ucap nya
__ADS_1
"Aku bisa cepatlah"Ucap ku ia pun meloncat ditembok rumah warga dan berjalan meloncat keatap ku ikuti setiap langkahan nya dari atap juga...
Setelah melewati berbagai rintangan kami pun mendengar suara teriakan teriakan tersebut dan pria semalam berhenti diatas gunung berserta aku disamping nya..
Ku tatap gadis dan setiap pria dicambuk ada yang hendak dipenggal..
"Kita kebawah"Ucap ku hendak meluncur namun tangan ku dicegah oleh pria tersebut..
"Nona jika anda kebawah dan anda mati maka siapa yang akan menyelamatkan semua warga desa ??"Tanya nya
"Bodoh !! Aku kebawah untuk menyelamatkan nya.. Turuti perintah ku ok.. Kau selamatkan warga yang tengah dicambuk dan aku akan menyelamatkan orang yang hendak dipenggal"Ucap ku
"Tapi.."Ucap nya
Aku yang geram dengan sifat ragu-ragu nya tidak segan segan aku untuk memukul keras dada nya hingga sifat ragu-ragu tersebut hilang dari watak nya..
Aku pun menjentikkan jari ku dan mengeluarkan cahaya biru dari tangan ku untuk semua yang menindas menjadi lemah sehingga dengan muda kami yang akan menghukum mereka semua..
"Kita meluncur kau siap ??"Tanya ku dari atas bukit
"Siap"Ucap nya tegas
"Berhenti !!"Teriak ku
Seketika mereka semua menoleh ke arah ku dan pria yang berada disamping ku..
"Oh ternyata masih ada warga yang belum merasakan kesiksaan kita den"Ucap salah satu pengawal yang menindas..
"Iya den.. Yaudah tangkap dia!!"Ucap nya menyuruh orang untuk menangkap ku pandangan ku tertuju pada beberapa orang yang berusaha berlari menghampiri kami...
Ku berlari kearahnya ku tangkap tangan nya dan juga kulengkukan kaki ku untuk menyegel kaki nya yang hendak berdiri sehingga ku tekan titik vital nya dengan seketika ia kaku...
Ku lakukan itu berulang kali sehingga membuat mereka semua yang menangkap ku kaku dengan 3 cara singkat ku...
Ku kibas kan tangan ku seraya membersihkan debu yang menempel ditangan ku..
"Hufft bagaimana ada yang mau menangkapku lagi ??"Tanya ku
Mereka semua berdiam diri ditempat posisi nya sehingga membuat ku malas melihat kejadian seperti ini..
__ADS_1
"Lepaskan mereka atau kalian sendiri yang akan ku serahkan pada raja"Ucap ku
"Raja ??Hahaha jangan berharap kamu bertemu dengan raja lebih baik dengan wakil raja saja karena itu lebih sadis"Ucap salah satu pengawal..
Jika wakil nya sadis maka termasuk raja nya lemah ?? Tapi.. Bukan kah seorang raja dipilih berdasarkan tingkat kultivasi nya dan juga kehebatan nya bagaimana mungkin... Jika seperti ini seharusnya ini sudah direncanakan sejak awal.. Aku harus berhati hati karena kemungkinan ini adalah jebakan... Batin ku
"Baiklah aku tidak akan membawa kalian ke raja tapi diwakil raja"Ucap ku
"Siapa yang membawa nama ku ??"Tanya seseorang dari samping ku..
"Hormat hamba kepada jendral"Ucap mereka semua tertunduk dan berjongkok memberi hormat...
Pandangan nya tertuju pada diri ku sendiri yang tidak memberikan hormat padanya..
"Kenapa kau tidak memberikan hormat pada ku ??"Tanya nya
"Cih lebih baik aku memberi hormat pada Tuhan dari pada orang yang suka menindas rakyat nya sendiri"Ucap ku meremehkan nya..
Semua pengawal melotot ke arah ku bergantian dengan wakil raja yang sedang melotot kearah ku..
"Je-Jendral mohon maafkan kami karena tidak bisa mendidik rakyat kami"Ucap nya
"Boro-boro rakyat orang aku ajah baru datang kemari"Ucap ku
"Oh bagus dong"Ucap wakil raja
"Bagus apanya ??"Tanya ku berpura pura bodoh padahal aku sudah tau maksud nya
"Apa kau tidak menyadari nya ??Kau disini hanya mencari ajal mu kau mengerti ??"Ucapnya
"Justru yang kau maksud salah aku tidak mencari ajal ku disini tapi mencari kehormatan ku disini"Ucap ku sambil mengelus Carlo dari tangan ku seraya aku pamerkan Carlo pada semua orang...
Mata jendral tertuju pada Carlo yang geram sendiri dengan watak jendral tersebut...
"Harimau ??Bagaimana itu bisa ada ditangan mu"Ucap nya terkejut
"Bagaimana bisa ditangan ku ?? Mudah saja aku mencuri nya dari ibu nya gampang kan ??"Ucap ku berbohong pada mereka semua ku kontak batinkan pikiran ku pada Carlo sehingga ia juga menurut dengan perkataan ku..
"Disini tidak ada yang memelihara hewan ganas seperti nya hanya ratu dari hutan kegelapan dan juga hutan cahaya"Ucap nya
__ADS_1
"Oh begitu yah ?? Hem Hem Hem"Ucapnya menganggukan kepala ku