
"Zhi.. Kau.. Siapa dia ??"Tanya Yui
"Yu-Yui.."Ucap ku terkaget saat ia tiba tiba datang..
"Katakan siapa Zhi!"Bentak nya..
"Eng.. Dia.."
"Ampun pangeran Yui.. Hamba seorang pengrajin kayu yang akan membangun toko obat di ujung kota tuan"Ucap Nena memotong perkataan ku..
"Nama mu siapa ??"Tanya Yui
"Hamba.. Nama hamba Feiye dan ini saudara hamba Zhu Lio"Ucap Nena
"Keluarlah aku mau berbicara dengan putri Zhi sebentar"Ucap nya
Nena memandang ku dengan maksud tujuan pamit undur diri dan juga wolf..
Aku menganggukkan kepala ku menatap nya..
"Hamba pamit undur diri pangeran dan putri"Ucap Nena pamit..
"Hem pergilah"Ucap ku bersamaan dengan Yui
Nena dan wolf membungkukkan badan nya berjalan menyamping dan mengundurkan langkahan nya menutup pintu kamar..
"Apa yang ingin kau bicarakan Yui ??"Tanya ku sambil menyenderkan tubuh ku di kursi...
"Hanya alasan"Ucap nya..
"Kau.. Haduh Yui kau menyia-nyiakan waktu pembicaraan ku dengan mereka tadi"Ucap ku memarahi Yui
"Yah bagaimana ku tau.. Kau sendirian perempuan disini dia laki laki dua orang aku takut kau akan di apakan oleh mereka.. Dan lebih parah nya..Mereka memasuki kediaman mu tanpa sepengetahuan ku.. Untung aku datang tepat waktu jika tidak.. Ah aku tidak bisa membayangkan nya"
__ADS_1
"Kau cemburu Yui ?"Tanya ku memandang nya..
"Ce..Cemburu apanya aku.. Aku hanya khawatir sama kamu Zhi.."Ucap nya..
"Oh"Ucap ku malas menatap nya..
"Kau harus berterima kasih pada ku Zhi"Ucap nya sambil duduk di depan ku dengan satu langkah saja..
"Maksud mu berterima kasih apa ?? Seharusnya aku memarahi mu karena kau memotong pembicaraan ku dengan nya"Ucap ku
"Zhi.. Jika yang datang tadi bukan aku.. Melainkan yang mulia kerajaan istana.. Dia akan menghukum mu.. Kau tau dia tadi mau menjenguk mu"Ucap nya
"Apa ?? Lalu lalu ??"Tanya ku..
"Yah aku cegah karena aku tadi diberitahu salah satu pelayan yang me.."Ucap nya sengaja di potong..
"Kau memberikan aku mata mata Yui ??"Tanya ku..
"Itu.. Itu demi kebaikan kamu Zhi.. Jika aku tidak memberikan Mata mata bagaimana jika aku menolong mu saat kamu dalam keadaan masalah ??"Tanya nya
"Zhi.. Jika aku tidak memberikan mu mata mata.. Lalu kau mendapatkan masalah tanpa sepengetahuan ku.. Aku yang akan di hukum sendiri Zhi"Ucap nya
"Yui.. Kau.."Ucap ku yang tidak menyangka bahwa semua orang yang berada di istana maupun kerajaan watak sifat nya sama saja.. Sama sama mementingkan diri sendiri..
"Maksud ku.. Aku.."
"Keluar"Ucap ku
"Zhi.."
"Keluar Yui aku ingin sendiri!"Bentak ku
"Tapi.."
__ADS_1
"Keluar Yui"Bentak ku menatap nya tajam dengan mata ku yang memerah..
Ia menatap ku dengan mata yang sendu lalu keluar perlahan setelah mengucapkan.. "Jaga diri mu baik baik Zhi"..
Tiba tiba dada ku sangat sesak setelah emosi karena Yui..
Mata ku merah dan tanpa rasa air mata ku terjatuh..
"Semua nya memang sama !!! Sama sama munafik !!"Gumam ku sambil mencengkram sendiri tangan ku..
Ku pecahkan semua barang barang yang berada dikamar ku sambil berteriak histeris..
Orang orang yang kebetulan lewat tidak berani masuk kedalam kamar ku..
Karena pada saat itu seorang pelayan ingin menenangkan ku namun ku lempari dengan vas hingga ia terjatuh berdarah dilantai..
Suara gemerisik terdengar diluar kamar ku hingga seseorang masuk..
Pyar... "Ahh"Ucap seseorang itu..
"Nona anda.."Ucap nya sambil memegangi dahi nya sambil menatap ku yang hendak melemparkan nya vas yang berada diangin atas tangan ku..
Ku jatuhkan vas tersebut dan ku terduduk di lantai sambil menangis...
Suara langkahan kaki pelan menuju tempat ku sambil memandang semua sisi kamar ku yang berantakan...
"Nona tenangkan lah diri mu"Ucap nya sambil memeluk ku..
"Mei mei bagaimana aku bisa tenang.. Semua orang yang berada di sini semua nya hanya mementingkan diri nya sendiri.. Tidak ada yang peduli dengan ku.. Kau tau.. Aku kira dia peduli dengan ku tapi kenyataan nya.. dia peduli pada diri nya sendiri mei mei"Ucap ku sambil terisak tangis di baju nya..
"Nona anda harus mengendalikan diri anda sendiri anda tidak boleh lemah.. Anda sudah berlatih ilmu bela diri kenapa anda masih lemah seperti gadis lugu seperti dulu.. Jika mereka semua mementingkan diri nya sendiri.. Tidak ada yang melarang anda untuk mementingkan diri anda sendiri.."Ucap Ming Mei menyarankan..
"Aku... Aku tidak bisa.. Hiks hiks hiks"Ucap ku..
__ADS_1
"Tenanglah aku akan membereskan ini semua anda beristirahat lah dulu"Ucap nya sambil membantu ku untuk berdiri dan memapah ku Dengan sabar hingga di kasur..
Ia menyelimuti badan ku.. Ku tatap ia dengan tatapan kosong yang sedang membereskan kamar ku yang berantakan...