
Sekarang kini aku sudah menginap disalah satu tempat penginapan rahasia bersama Carlo Ancelotti nama harimau ku..
Ku rawat ia dengan baik dan tidak lupa memberikan nya vitamin dan juga makanan untuk bertahan hidup nya selama beberapa hari..
"Carlo kau tenang lah disini mungkin aku akan menyusahkan mu sedikit"Ucap ku mengelus badannya..
"Tidak apa apa aku bisa mengerti"Ucap nya membalas perkataan ku..
"Kau.. Kau bisa bicara ?? Sejak kapan ??"Tanya ku
"Sejak lahir"Ucap nya
"Kenapa kau tidak pernah bilang"Ucap ku geram pada nya..
"Anda tidak pernah mengajak aku berbicara maka aku juga tidak akan bicara"Ucap nya
"Kau begitu patuh kah dengan ku ??"Tanya ku
"Aku sudah menjadi murid mu murid rahasia mu sudah kewajiban ku aku akan menjaga mu itu adalah perintah dari ibu ku untuk ku"Ucap nya
"Maaf aku memisahkan kalian"Ucap ku
"Tidak apa apa aku juga berterima kasih karena sudah menyelamatkan nyawa ibu ku dan sebagai bukti aku juga akan menyerahkan nyawa ku untuk mu"Ucap nya
"Terima kasih Carlo"Ucap ku tersenyum menatap nya..
"Tuan anda ada tugas"Ucap Rizon
"Eh kamu.."Ucap ku
"Cepatlah datang ditengah hutan disana ada yang ingin melaporkan anda adalah jendral kerajaan jika kau tidak menghentikan nya kau akan diincar oleh keluarga kerajaan"Ucap Rizon
"Baiklah aku akan datang secepatnya"Ucap ku
__ADS_1
"Carlo aku akan pergi dan Rizon tolong kau lepaskan sihir transparan mu untuk by"Ucap ku sambil memakai cadar kembali dan menggunakan pakaian perempuan berwarna hitam..
"Sesuai perintah anda tuan**"Ucap Rizon
Ku berdiri menjauh dari Carlo dan secepatnya menggunakan qing-qong untuk segera sampai ditengah hutan..
Ku tatapi seorang pria dengan membawa obor ditangan nya berjalan dengan beberapa orang dibelakang nya..
Ku turun dari atap dan berdiri tangan ku ku arahkan kebelakang dan sedikit membuka kaki ku berdiri di 3 pria didepan ku..
"Siapa kau ??"Tanya nya
"Tidak perlu siapa tau siapa aku.. Ada apa kau kemari ini adalah wilayah ku"Ucap ku sedikit berbohong untuk mengarahkan lawan..
"Urusan ku tidak ada urusan nya dengan mu entahlah kalo tidak kau akan disiksa seperti gadis gadis pada umum nya"Ucap nya
"Urusan mu adalah urusan ku karena kau akan mencelakai ku"Ucap ku menatap nya..
"Maksud mu apa ?? Segera lah menyingkir dari hadapan ku kalau tidak ku tebaskan obor ini Kediri mu"Ucap nya
"Kau ini.."Ucap nya lalu melemparkan obor nya ke arah ku dengan sekali jentikan tangan ku obor itu berbalik kepada diri laki laki tadi hingga api tersebut menjalar di seluruh badan nya..
"Aaaa panas panas"Teriak laki laki tersebut..
"Itu belum seberapa dari pada kamu menyiksa semua gadis gadis yang berada disini dan itu adalah hukuman tuhan untuk mu"Ucap ku menatap nya yang berlari kesana kemari berusaha memadamkan api yang berada ditubuh nya...
"Kau.. Kau jelmaan iblis"Ucap salah satu pria lainnya
"Bukan jelmaan iblis tapi jelmaan tuhan"Ucap ku menatap di pria yang melangkahkan kaki nya mundur kebelakang..
"Sampaikan pesan ku untuk semua rakyat mu jangan pernah lagi menyiksa gadis gadis disini"Ucap ku
"Jika kami tidak menyiksa nya kaum pria yang akan dinegosiasikan"Ucap nya
__ADS_1
"Aku selalu berada diatas kepala mu segala sesuatu yang kau lakukan berserta warga lainnya dapat kulihat hanya dalam sekejap mata.. Soal itu aku bisa membantu mu hanya saja berhenti menyiksa semua gadis yang berada di desa ini jika kau terus terusan menyiksa nya maka bisa ditebak rahim wanita akan rusak dan tidak dapat melahirkan lagi.. Jika seperti itu maka warga yang berada di desa ini akan berkurang"Ucap ku
"Keinginan ku hanya ingin mendapatkan seorang putra yang lucu namun hanya gara gara wakil kerajaan kamu semua harus ditindas mati Matian seperti ini"Ucap nya dengan tertunduk
"Pesan ku hanya satu berhenti menyiksa seorang perempuan jika tidak maka dengan sekali hembusan angin semua kaum laki laki akan terbelah menjadi dua"Ucap ku
"Lalu bagaimana dengan kami ??"Tanya nya
"Itu adalah urusan ku aku akan menolong kalian"Ucap ku
"Wanita rendahan sepertimu mana bisa menolong pria yang jumlahnya melebihi mu"Ucap nya meremehkan kekuatan ku..
Tanpa berpaling menatap nya ku angkat tangan ku dan kutebang pohon yang tidak jauh dari hadapan ku tanpa memegang nya sama sekali..
"Sudah ??"Tanya ku
"Halah itu paling angin doang"Ucap nya
"Aku harus melakukan hal apa supaya kau bisa mempercayaiku ??"Tanya ku
"Hal apa yah??"Tanya pria tersebut
"Banyak permintaan"Ucap ku tanpa arahan mana pun ku gerakan tangan ku diudara sambil menggoyangkan tangan ku seraya menarik angin dan air menjadi satu..
Ku arahkan air dan angin tersebut kepria yang masih seperempat sadar...
Nyess..Suara kobaran api padam dari tubuh pria tersebut..
Ku gerakan lagi tangan ku mengeluarkan cahaya biru dari kedua tangan ku lalu kuarahkan lagi menghadap kepria tadi..
Dengan sekejap luka bakar yang ada ditubuh pria tersebut menghilang..
"Kalian lihat sendiri bukan ?? Jika ada yang menentang ku aku tidak segan segan untuk membunuh kalian berdua sampaikan pesan ku aku akan lihat keesokan hari nya"Ucap ku
__ADS_1
"Ba-Baik aku akan menyampaikan pesan mu"Ucap nya kaku ku anggukan kepala ku menatap nya lalu meloncat ke loteng kembali