
"Aku pulang"Ucap ku setelah sampai dikediaman ku
"Nona ?? Apa kau tidak apa apa ?? Dimana yang terluka biar aku obati ?? Apakah sakit atau tidak ??"Ucap nya berlari mendekati ku diputar putar nya tubuh ku dengan tangan nya..
"Hentikan lah kepala ku pusing berkat kau aku baik baik saja, apa laki laki dan wanita tadi sudah kau obati ??"Tanya ku
"Nona sudah ku lakukan seperti yang kau perintahkan tapi mereka sudah pergi setelah aku meletakan obat diujung sana entah kemana pergi nya"Ucap nya
"Hufft dasar tidak tau terima kasih"Ucap ku
"Nona, laki laki ini ??"Tanya nya melihat laki laki yang tertunduk dibelakang ku
"Dia pencuri yang asli nya tadi di.."
"Apa !!! Pencuri nya sini biar aku tebas kepala kamu dengan segera"Ucap nya memotong perkataan ku
"Hentikan lah Ming Mei jangan salah paham dulu kau belum mendengar penjelasan ku"Ku hadang ia sebelum bergerak cepat kearah nya
"Penjelasan apa nona ?? Jelas jelas ia pencuri jangan pernah kau katakan kau mau menjadikan dia sebagai sekutu kita"Ucap nya
"Dasar hentikan lah ia mencuri karena ingin membiayai pengobatan adik nya yang sakit di rumah hentikan lah"Ucap ku
"Kau punya keluarga ??"Ucap nya yang dalam sekejap berubah sifat
Dasar bunglon batin ku
Ia mengangguk menjawab pertanyaan Ming Mei
"Sstt tanya nya nanti saja bawa lah dia masuk obati lah luka cambuk di punggung nya"Ucap ku
"Tidak tidak tidak aku tidak mau dia pria nona kau.."
"Emang kenapa dia pria ??? Kau malu ?? Tenang lah jika dia berani menyentuh yang tidak tidak ku tebas kepala nya didepan mu aku akan mengawasi nya juga"Ucap ku
"Tapi nona.."Ucapan nya terhenti karena aku melototi nya
"Baiklah"Ucap nya tersenyum aku dibalik cadar dengan kepasrahan nya
"Masuk lah !!! Ingat tidak ada yang gratis kau harus membiayai ku nanti nya"Ucap nya dengan tangan yang ditempelkan dipinggang nya..
Ku geleng geleng kan kepala ku menatap nya dengan tersenyum pria tadi dengan segera masuk setelah menatap nya ia pun tersenyum kecil menatap Ming Mei..
__ADS_1
"Nona aku akan mengambilkan air hangat sebentar"Ucap nya
"Hem cepatlah aku akan tunggu didalam bersama nya"Ucap ku
"Nona jangan mendekati nya ok ingat sebentar lagi kau akan menikah"Bisik nya pada ku saat aku pergi
"Kau !!"Bentak ku
"Kabur, hahahahaha !!!!"Tawa nya dengan keras berlari ia menjauh dari ku..
_________
"Nama mu siapa ??"Tanya ku tanpa menoleh ke arah nya aku masih fokus pada buku yang kupinjam dari Ming mei
"Tomu"Ucap nya
"Tomu kau bilang kau ada keluarga kau tinggal dimana ??"Tanya ku
"Aku tidak mempunyai rumah kami tinggal dipinggir jembatan kami sering tidur disana bahkan kami pernah diusir dari toko yang dekat tempat tinggal kami"Ucap nya menundukkan kepala nya menjawab pertanyaan ku
Ku tutup buku yang tadinya ku baca ku alihkan pandangan ku pada nya yang masih menundukan kepala nya...
"Ajak lah adik mu kemari"Ucap ku
"Ada apa ?? Apa ada yang salah dengan perkataan ku ??"Ucap ku
"Ti-Tidak bagaimana seperti itu nona ??? Dia seorang pencuri aku tidak bisa mempercayainya dengan secepat ini aku bukan lah kau nona bagaimana jika ia mengkhianati kita berdua ??"Ucap Ming mei kembali ditundukan kepala nya saat mendengar perkataan Ming mei
"Mei, dia melakukan itu demi kebaikan adik nya berjanji lah pada ku kau tidak akan mengkhianati ku Tomu"Ucap ku
Ia tidak merespon namun Ming mei menatap nya dengan tajam dengan sekali tepukan yang ia berikan pada tomu..
"Jangan lah kau berkhianat pada nona ku !!! Jika kau berkhianat maka aku jamin adik mu serta diri mu akan ku penggal dan kubakar mayat mu"Ucap Ming Mei
Ia pun langsung menatap Ming mei dengan membelalakkan mata nya ia bergemetar mendapatkan ancaman dari Ming mei..
"Adik mu umur berapa ??"Tanya ku mengalihkan pembicaraan
"se-Sepuluh tahun"Ucap nya
"10 tahun yah.."Ucap ku berpikir
__ADS_1
"Bawa lah adik mu kemari sekarang aku tidak punya banyak waktu"Ucap ku
"Cepatlah jangan sampai nona ku berubah pikiran"Ucap Ming Mei
"Ba-Baik aku akan menjemput adik ku"Ucap nya beranjak dari kasur lalu berlari keluar dari kamar yang aku tempati..
"Nona kenapa kau sangat berbaik hati ?? padanya ??"Tanya Ming mei ku alihkan pandangan ku kearahnya
"Ming Mei ku tatap dari mata nya ia memang jujur pada ku hentikanlah peringsaka buruk mu itu pada nya"Ucap ku
"Nona tapi..."
"Kau meragukan keputusan ku Ming mei ??"Ucap ku sambil tersenyum kearah nya
"Ham-Hamba tidak berani nona"Ucap nya dengan tertunduk
"Kapan upacara pernikahan ku ??"Tanya ku sambil membuka buku ku ku lanjutkan membaca yang tadinya tertunda
"Anda benar benar serius nona ?? Kau lihat bukan prajurit kekaisaran sangat kejam itu hanya prajurit nya kita belum melihat betapa kejam nya kaisar nona"Ucap nya
"Aku tau itu aku punya misi di kerajaan kaisar Ming mei"Ucap ku
"Misi ??"Tanya nya
"Hidup dan mati hanya ditangan kaisar dari perlakuan prajurit yang kita temui tadi kejam bukan ?? Justru aku akan mengorbankan nyawa ku untuk melindungi rakyat disini dan berdamai dengan rakyat yang lain nya. aku tidak ingin semua rakyat disini dibeda kan contoh nya dengan tomu serta rakyat yang lain nya kau lihat tadi bukan ?? pakaian tomu sepeti tidak layak dan tidak ada yang mengasihani nya bukan ?? Aku hanya ingin semua rakyat diperlakukan dengan bijak,adil,dan tanpa membeda beda kan"Ucap ku menjawab
"Nona... Aku sangat bangga terhadap mu aku sangat beruntung bisa mengenal orang baik seperti mu nona ku harap anda bisa membuat keputusan Dengan bijak tanpa penyesalan kedepan nya"Ucap nya
"Kesempatan tidak datang dua kali Ming mei ku pastikan aku membuat keputusan yang tidak akan diragukan sama sekali kedepan nya"Ucap ku tersenyum kearah nya walaupun ia tidak bisa melihat senyum ku karena ditutup oleh cadar
"Percayalah pada ku"Imbuh ku lagi pada nya.
"Dengan senang hati hamba akan percaya pada tuan hamba.. lalu apa yang akan kau lakukan pada tomu dan adik nya ??"Tanya nya
"Aku akan berusaha menyembuhkan luka yang dikatakan oleh tomu pada adik nya jadi aku menyuruh mu untuk membeli beberapa makanan dan pakaian yang bisa dikenakan pada tubuh tomu dan adik nya. aku tahu kemampuan mu menilai seseorang tidak lah buruk kau bisa memprediksi tubuh tomu dan adik nya bukan ??"Tanya ku
"Hamba mengerti nona hamba akan kembali secepat mungkin"Ucap nya
"Pergi lah dan cepat kembali"Ucap ku
"Hamba pamit undur diri nona"Ucap nya
__ADS_1
Ku anggukan kepala ku menatap nya yang pergi menjauh dari ku setelah mendapat kan anggukan dari ku ku baca lagi buku yang ada ditangan ku...