
Tok.. Tok.. Tok..
terdengar suara ketukan dari luar pintu kamar ku..
"Masuk lah aku sudah menunggu mu"Ucap ku dari dalam
seseorang masuk dengan seorang gadis digendong nya ditangan nya.
"Apakah ia adik mu ?? kenapa ia sangat pucat ??"Tanya ku
"Iya nona ini adik ku, wajah nya pucat karena ia menahan dingin maaf karena anda sudah menunggu lama"Ucap nya
"Sudah lah tidak apa apa baring kan lah di kasur ku"Ucap ku
"Baik nona"Ucap nya
Ku tutup buku yang ku baca beranjak aku dari kursi lalu mulai mendekati gadis kecil yang tidur berbaring di kasur milikku..
"Berapa lama penyakit nya ini ??"Tanya ku pada nya
"Saya tidak tau nona yang pasti saya menyadari nya saat ia terbatuk darah yang keluar dari mulut nya"Ucap nya
Apa ini ?? Apakah ia mempunyai penyakit paru paru ?? Dan kenapa kaki tangan bahkan sedikit dari wajahnya menghitam secara perlahan apakah ia terkena flek hitam ?? Jika ini dibiarkan dia akan meninggal secara paksa ditelinga nya ada hitam hitam apakah flek hitam ini sudah menembus di sekitaran paru paru nya ??? batin ku
"Nona ??"Tanya nya menyadari ku dari lamunan ku
"Ah iya maaf aku melamun"Ucap ku
"Apa nona tau penyakit apa yang diderita adik ku ??"Tanya nya
"Adik mu kemungkinan mengalami sakit TBC pen..."
"TBC itu apa nona ??"Tanya nya memotong perkataan ku
"Jangan biasakan memotong ucapan ku saat menjelaskan aku belum menjelaskan secara inci.. penyakit yang diderita oleh adik mu itu penyakit TBC yang ada pada sekitaran paru paru, adik mu kemungkinan juga mengalami penyakit asma pada jantung nya sehingga membuat nya kesulitan bernafas dan..."
"Kenapa adik ku ada hitam hitam disekitaran tubuh nya nona..."Tanyanya
"Kemungkinan itu adalah flek hitam dan bisa dikatakan penyakit ini sudah binasa sejak kecil kau tidak pernah memeriksa nya ke dokter tomu ??"Tanya ku
"Dokter ??"Tanyanya
"Ah maksud ku.. bagaimana aku menjelaskan nya ash sial"Ucap ku
"Semacam orang yang bisa memeriksa penyakit orang tomu"Jelas ku
"Aku pernah membawa nya tapi ia menolak nya nona"Ucap nya
__ADS_1
"Oh baiklah tunggu sebentar bisa kah kau pergi keluar ??"Tanya ku
"Untuk apa ?? Aku ingin melihat perkembangan adik ku nona"Ucap nya
"Bisa kah kau mempercayaiku ?? keluarlah"Ucap ku
"Ah baiklah aku harap anda bisa membantu memulihkan nya nona"Ucap nya
"Iya aku usahakan, oh yah dan juga jangan biarkan orang satu pun masuk ke dalam kecuali Ming mei"Ucap ku
"Baik nona"Ucap nya membungkukkan badan lalu menutup pintu setelah ia keluar dari kamar ku..
Ku keluarkan sebuah tas kecil yang aku bawa untuk cadangan ku buka perlahan sebuah cahaya merah sedikit terang memancarkan cahayanya nampak sebuah ruangan yang terbuka setelah aku membuka tas itu...
Tas itu ku temukan dihutan kegelapan saat aku selesai menarik pedang itu..
Ku racik beberapa obat yang sudah disedia di ruangan rahasia tersebut ku..
"Nona ??"Panggil Ming mei dari luar
"Masuk lah jangan membuka pintu nya lebar lebar jangan biarkan orang melihat"Ucap ku dari dalam yang sedikit teriak pada nya...
Srekk... suara pintu terbuka sedikit ia memasuki ruangan ku lalu menutup nya kembali..
"Wow nona ?? I-Ini ruangan rahasia ??"Tanya nya
"Ah baik nona"Ucap nya
Ku ambil guci kecil yang didalam nya sudah ada obat yang sudah aku racik sebelum nya ia menerima nya dengan sangat hati hati ku berikan sendok kecil lalu ia memulai kegiatan nya membantu untuk memberikan minuman itu ke gadis kecil yang tertidur..
"Hati hati lah lakukan lah dengan sabar jika tidak minuman itu akan tumpah jika kamu menimpah kan nya setetes saja itu sangat berharga untuk ku"Ucap ku yang memperhatikan nya sambil meracik obat..
"Tentu nona aku tidak akan mengecewakan nona"Ucap nya tanpa berbalik ke arah ku
Beberapa saat setelah aku meracik obat lainnya ku bawa obat tersebut ku letakan di atas meja dekat Ming mei yang masih menyuapi nya dengan sangat sangat sabar....
Ku tutup kembali tas kecil tersebut ku gantung kan di saku pinggang kanan ku...
"Hentikan lah"Ucap ku ia pun menuruti perintah ku kembali diletakan nya obat itu di meja didekat nya...
Tak berapa lama terdengar suara batuk dari gadis kecil tersebut..
"Uhuk uhuk uhuk"
Ku tatap Ming mei yang berusaha menenangkan nya...
"Jangan disentuh .... biarkan dia mengeluarkan semua racun itu jika kau menyentuh nya kau akan tertular dan merepotkan ku"Ucap ku
__ADS_1
"Tapi nona..."Ucap nya
"Keluarlah bawa kan air hangat untuk minum dan untuk mengompres dahi nya biar kan kakak nya masuk kedalam"Ucap ku
"Baik nona"Ucap nya lalu beranjak dari lantai yang tadinya ia berjongkok dibuka nya pintu kamar ku lebar selebar lebar nya ia mengobrol dengan seseorang lalu ia berjalan ke samping nampak lah tomu masuk kedalam..
"Nona bagaimana keadaan adik ku ??"Tanya nya
"Bersabarlah ia masih mengeluarkan racun dari tubuh nya jangan mendekat atau menyentuh nya"Ucap ku
"Tapi..."
"Percayalah pada ku"Ucap ku
beberapa saat setelah ia mengeluarkan semua racun nya ia memandang kami dengan mata nya yang pucat
"Kakak"Panggil nya pelan dengan bibir yang putih pucat
"Yi-Hua"Ucap nya mendekat..
"SUDAH KU BILANG JANGAN MENDEKAT !!!"Bentak ku
"Apa yang kau lakukan !!! Ia memanggil ku aku ingin memeluknya kau tau itu !!!"Teriak nya lagi
"Ku bilang jangan mendekat kau akan tertular karena racun nya masih di sekitarnya jika kau mendekat 1 meter dari nya dengan positif kau akan tertular menjauhlah setidak nya 3 meter dari nya aku mohon bersabar lah aku paham perasaan mu aku mohon bersabarlah"Ucap ku
"Nona ??"Panggil Ming mei dari belakang ku
"Ming Mei kemarilah letakan itu di atas nakas kemarilah"Ucap ku..
"Kau gadis kecil pergi lah ketempat pemandian bersihkan lah dan rendam kan lah tubuh mu di air dingin Selama setengah jam setelah mendengar teriakan dari ku kau baru boleh keluar dari pemandian"Ucap ku
"KAU GILA !!! DIA GADIS MASIH KECIL KAU INGIN MEMBEKUKAN NYA DENGAN AIR DINGIN !!"Teriak nya
"HEI KAU !!! JIKA KAU TIDAK INGIN ADIK MU SELAMAT SILAHKAN KAU DEKATI DAN KELUARLAH DARI SINI !!!"Teriak Ming mei
"OK AKU AKAN MENDEKATI NYA"ucap nya lagi ia pun mendekati adik nya itu..
Dengan secepat kilat aku membuat nya pingsan...
"Kakak !!"Teriak gadis kecil itu
"Jangan kemari !!!! Aku jamin kakak mu baik baik saja hanya saja kakak mu tertidur mungkin dia kelelahan cepatlah kau turuti perintah ku"Ucap ku
"Ba-Baik jaga kakak ku yah ??"Tanya gadis kecil
"Baik gadis kecil"Ucap ku menjawab ia pun beranjak dari kasur berjalan menjauhi kami...
__ADS_1