
Setelah makan bersama Ming Mei ku pulang ke kediaman ku namun saat perjalanan pulang aku melihat banyak kerumunan orang disamping kanan ku..
"Kita lihat yuk Ming Mei ??"Ajak ku tanpa menoleh kearahnya
"Boleh nona ?? yuk"Ucap nya
Ku langkahkan kaki ku kesamping kanan dimana banyak orang yang berbisik dan mengelilingi sesuatu..
"Permisi, permisi"Ucap ku sambil menggeser tubuh orang yang berada di depan ku
"Kau mengambil mas ku kembalikan !!!"Teriak seorang pria bertubuh gemuk membawa sesuatu ditangan nya..
Pria itu terus berteriak dengan keras hingga menambah seseorang yang memenuhi sekelilingnya
"Hentikan !!"Teriak seseorang disamping ku ku tatap Ming Mei yang membantu pria dan wanita yang tengah dicambuk oleh pria itu Ming Mei bergerak membantu nya
"Hei siapa kau wanita sialan !! Pergi dari hadapan ku !! kalo tidak..."
"Kalo tidak apa ha coba katakan ?? Kau lihat ?? Tubuh nya sudah dipenuhi memar dan darah kau tidak ada belas kasihan sedikit pun ?? hanya koin emas bukan ??"Tanya Ming mei
"Iya dia mengambil koin emas itu dari saku ku pergi lah jika kau tidak pergi ku bunuh kau didepan umum saat ini juga !!"Teriak nya
Ming mei tidak merespon ia masih sibuk membantu ia tidak memperdulikan keadaan sekitar nya..
Ku tatap orang yang tersenyum melihat kejadian didepan ku ku tatap ia seperti ada sesuatu berjalan aku mendekati nya dari belakang ku tepuk pundak nya ku dorong ia didepan pria yang hampir mencambuk Ming Mei sehingga pria yang tadi aku pegang menggantikan posisi Ming Mei..
"Ahhh"Teriak nya saat dicambuk
"Apa yang kau lakukan di depan ku !!! Siapa kau !!"Teriak pria itu
Ku berjalan mendekati nya sambil melipatkan kedua tangan ku didada seraya membungkuk aku didepan nya
__ADS_1
"Ming Mei urus lah dia aku akan membereskan ini bawa dia kediaman"Ucap ku ia mengangguk membalas perkataan ku..
"Kau mau kemana ?? Kau harus dihukum karena mengambil uang koin ku"Teriak nya hendak memegang pundak Ming Mei Tapi aku hadang banyak orang yang berbisik mengenai ku disamping kanan kiri belakang mau pun depan..
"Apa dia tidak takut mati ??"Bisik orang A
"Mungkin dia tidak sayang pada nyawa nya"Jawab Orang B
"Apa dia tidak tau jendral kekaisaran"Ucap orang C
"Heng, Orang pencuri berada di bawah kaki mu sekarang kau masih menuduh orang yang tidak bersalah ??"Ucap ku yang masih memegang tangan nya ku tetap ia dengan tajam
"Apa maksud mu gadis muda ?? Kau tidak tau apa apa pergi lah dari sini jika kau masih sayang pada nyawa mu"Ucap nya menghempaskan tangan nya yang tadinya ku pegang
"Apa yang kalian lamunkan ?? Tangkap pria dan wanita tadi !!"Teriak nya pada pasukan dibelakang nya
Pasukan yang diperintahkan oleh jendral berlari namun ku hadang ku tendang tubuh nya hingga terpental di salah satu tembok rumah warga yang dibuat dari batu bata..
"Siapa yang berani mengejarnya harus berani melawan ku"Ucap ku meremehkan
"Gadis muda kau benar benar tidak bisa diandalkan serang dia !!!"Teriak pria yang dikatakan jendral oleh warga sekitar
"Ku sarankan pada kalian jika kalian ingin melihat aksi ini segera lah menjauh atau tidak orang orang ini akan menabrak kalian tidak akan ku ulangi perkataan ku dua kali !!!"Teriak ku pada warga warga tadi masih diam ditempat tidak menggubris omongan ku
"Cih keras kepala baiklah mari kita lawan"Ucap ku
Ku tendang satu persatu kaki mau pun kelemahan nya dengan tangan ku dan kaki ku ku lenturkan sedikit badan ku menendang kuat tubuh mereka yang mendekati ku hingga menindihi tubuh tubuh warga...
"Sudah ku katakan kalian menjauhlah mangkanya jadi orang jangan keras kepala"Ucap ku saat permainan sudah selesai
"Pengawal mau pun prajurit mu sudah ku tendang semua apakah kau mau maju melawan ku ??"Ucap ku sambil memiringkan kepala ku dengan tangan yang kulipat didada
__ADS_1
"Kau !! Kau berani nya menghajar prajurit kekaisaran"Ucap nya
"Sudah ku katakan siapa pun yang berani mendekati ku dengan maksud menyelakaiku maka sebaliknya aku yang akan menyelakainya kau lah yang keras kepala"Ucap ku dengan nada meremehkan
"Apakah kau tidak pernah diajarkan sopan santun dari orang tua mu ha !!!"Ucap nya berteriak pada ku
Ku alihkan pandangan ku pada nya dengan melototi dia tajam dengan mata ku yang memerah ku cengkram tangan ku berjalan perlahan dengan penuh amarah..
"Apa yang kau lakukan menjauh lah !!"Ucap nya
"Kau bilang aku tidak pernah dididik kan ?? Akan ku tunjukan didikan apa yang di ajarkan oleh orang tua ku !!!"Ucap ku menendang pipi nya hingga keluarlah darah dari mulut nya..
"Camkan baik baik perkataan ku !!! Aku.. Selama aku masih hidup aku tidak akan biarkan salah satu dari prajurit istana mencelakai seenak nya warga yang menurut ku tidak bersalah"Ucap ku sambil jongkok dihadapan nya
Setelah memberikan perkataan pada nya ku berdiri dengan dibantu tangan ku hendak pergi dengan nya ku ingat sesuatu..
Ku raba saku yang dipakaian ku ku lemparkan beberapa kepingan emas pada nya..
"ambilah koin itu sebagai tanda koin mu yang telah dicuri"Ucap ku
Koin yang ku lemparkan pada nya terbang ke dahi nya ku berjalan mendekati pencuri yang asli yang masih terbengong ...
"Kau masih muda kenapa kau mencuri ??"Tanya ku berjongkok dihadapan nya
"Am-Ampun aku... aku hanya ingin membeli obat obatan adik ku... ad-Adik ku sakit dirumah.."Ucap nya dengan nada gemetaran
"Berdiri lah"Ucap ku ku raih tangan nya seraya kubantu ia berdiri
"Tahanan ini tidak perlu kalian penjarakan aku akan mengambil nya sebagai bentuk pemberian terima kasih yang telah mengorbankan koin ku pada kalian"Ucap ku pada jendral ku lirik ia namun aku tidak membalikan badan ku
"Cuih, terima kasih apa nya kau membuat kami terluka kau tau itu !!!"Teriak nya
__ADS_1
"Dah lah anggap ajah itu kesalahan kalian sendiri karena melawan ku"Ucap ku mengibas-ngibaskan tangan ku ke arah nya tanpa berbalik badan lalu pergi menjauh dari nya..