
"Lepaskan aku!" Teriak shuo
"Tidak semudah itu." Ucap Ben bersandar
Kayaknya ini anak harus aku hantam kali ya. Batin shuo
"Aku akan menuruti apa pun permintaan mu asalkan kau melepaskan aku!" Ucap shuo akhirnya mengalah
"Hem?.." Ucap Ben memikirkan kembali
"Bagaimana? Pikirkan saja baik baik, santai." Ucap shuo
"CK! Menikah lah dengan ku." Ucap Ben
"Apa!" Ucap shuo terkaget
"Ya, menikah lah dengan ku hehe." Ucap Ben
"T-Tapi.. A-Aku tidak mengenal mu!" Ucap shuo
"Tenang saja, aku adalah jodoh mu kau bisa bersantai ketika kau sudah menjadi istri ku." Ucap nya.
"Bersantai apa nya? Huh!" Ucap shuo.
"Aku serius, kau bisa bersantai. Karena aku adalah kaisar dewa langit." Ucap Ben
"Heh benarkah?" Tanya shuo
"Ya, kau mau menikah dengan ku atau tidak?!" Ucap nya
"Nikah kontrak bagaimana?" Tanya shuo.
__ADS_1
"Kau bermain main dengan ku?" Tanya Ben
"Hem tidak!" Tegas shuo
"Tidak mau!" Ucap Ben menolak.
"Ayolah usia ku masih 20 tahun, masih sangat muda untuk menikah! Aku mohonn." Ucap shuo.
"Kau serius mau nikah kontrak?" Tanya Ben
"Ehmm tidak juga." Ucap shuo membuat ben kesal
"Sialan!" Ucap Ben kesal
"Aku akan menikah dengan mu ada syaratnya." Ucap shuo
"Apa?" Tanya Ben
"Kau mau hidup?.." Tanya Ben bingung
"Ya, aku masih ingin hidup dan bergabung dengan keluarga ku."Ucap shuo
"Bukan kah itu akan menyakitkan bagi mu?" Tanya Ben
"Tidak juga, aku lebih baik hidup di masa lampau dari pada aku harus hidup di atas langit." Ucap shuo
"Ouh." Ucap Ben
"Mau tidak!" Ucap shuo menendang masa depan Ben
"Agh!, Kau berani menyakiti ku gadis kecil!" Ucap Ben mencengkram kedua pipi shuo. Yang di cengkram malah mengangguk-angguk.
__ADS_1
"CK! Ok.." Ucap Ben
"Serius? Kau mau kan? Tenang saja, kita dan kau akan menikah di dunia ku bagiamana? supaya semua orang menyaksikan kita." Ucap shuo
"Kau bercanda?" Tanya Ben
"Lah? Enggak lah, bagaimana aku bisa bercanda. Ini adalah kompensasinya kau mengerti kompesansi tidak sih!" Ucap shuo
"Ah baiklah baiklah." Ucap Ben
"Kau setuju kan? Awas saja jika kau melanggar nya." Ucap shuo
"CK! Kau yang akan melanggar nya, aku ingin cepat cepat menikmati tubuhmu." Ucap Ben memandang tubuh shuo. Yang di pandang malah membelakangi Ben hanya kepala nya saja yang masih menatap Ben yang sedang tersenyum itu.
"Astaga, yaudah ingat nama ku adalah acle di dunia mu mengerti? Awas saja jika kau tidak menemukan ku, aku akan menyeret mu kelangit." Ucap Ben
"Iya iya tuan acle!" Ucap Shuo.
Ben hanya tersenyum kecil lalu duduk melayang di atas batu transparan. Menutup jari nya dan menutup mata. Mulai membaca mantra. Seketika tubuh shuo terbebas dari benang merah tersebut. Ia melayang dengan angin merah yang menguasai tubuhnya. Berdiri anggun di depan Ben, sedangkan Ben, ia hanya menatap shuo dengan ketenangan.
Wajahnya agak pucat lalu tubuh shuo mulai menghilang dengan obaran angin kencang. Ben pun terbatuk mengeluarkan darah menatap kedepan nya
"Akhirnya dia menghilang." Ucap Ben lega seketika tubuhnya sakit dan lemas. Ia pun langsung pingsan seketika di ruangan tersebut.
Entah apa yang terjadi, kini shuo sudah terbangun dari rumah sakit. Apakah ada keajaiban disana, semua orang yang berada di rumah sakit tersebut setelah tau shio tidak jadi meninggal akhirnya mereka bahagia dan memeluk shuo.
...End...
...***...
Maaf kalo ada alur cerita gak mengenakan, atau kurang teliti, salah penulisan dan lain lain. Maaf up nya lama karena ada kendala yang tidak memungkinkan author untuk up. Terima kasih yang sudah komen. Thank you very much for your cooperation in this novel.
__ADS_1