Permaisuri Ku Yang Hebat

Permaisuri Ku Yang Hebat
Season #2 eps 5


__ADS_3

FANTASI BREEE


****


"Kalian kenapa kemari, memenuhi apartemen ku"Ucap Shuo cuek atas kehadiran teman teman nya


"Ya elah masa gak boleh sih gak ikhlas amat" Ucap Fian duduk bersembayang di sofa tanpa permisi dan tak sopan


"Haus kali"Ucap Fian melirik shuo sambil memainkan tangan nya mengibas-ngibaskan tangan nya


"Buat sendiri sana kalo gak mau online saja sana"Ucap Shuo


"Dih kita kan tamu pemilik apartment seharusnya melayani tamu nya dong kamu ini gimana sih"Ucap Fian


"Ya biarin kalian itu bukan tamu spesial atau tamu VIP ku kalian pun tamu yang tak di undang"Ucap Shuo


"Cih lagak nyee jadi orang"Ucap Fian menirukan bahasa Malaysia


"Bodo amat"Ucap shuo


"Shuo kamu gak boleh gitu mereka tamu walaupun tak diundang"Ucap Jihan menyajikan minuman


"Di minum ya"Ucap Jihan tersenyum menatap Fian


"Iya pasti lah terima kasih karena merepotkan gak kayak itu tuh itu"Ucap Fian menunjuk shuo dengan mata nya


"Apa Lo sirik Lo jadi orang"Ucap Shuo


"Lo yang sirik"Ucap Fian tak mau kalah


"Udah berantem nya udah"Ucap Jihan


"Dasar gak tau malu"Ucap Shuo


"Ya kamu pemilik apartemen gak melayani tamu nya dasar gak tau malu"Ucap Fian


"Dari pada kamu tamu tak undang lihat tuh apartemen ku semua nya berantakan gara gara kamu pake acara surprise surprise segala"Ucap Shuo


"Yaudah yaudah entar aku beresin"Ucap Fian mengalah


"Bagus"Ucap shuo sedikit menekankan perkataannya


Fian hanya mendesah saja melihat perilaku cuek shuo yang keterlaluan menurut nya.


Ia fokus pada cemilan dan minuman yang disajikan oleh Jihan untuk diri nya.


Sedangkan Jihan ia sibuk memperhatikan shuo yang bergerak kesana kemari entah ngapain.


Dor!


Dor!


Dor!


Suara gemuruh dari luar dengan suara teriakan orang orang terdengar semua nya (Shuo,Jihan,Fian) melihat ke arah pintu setelah beberapa saat menatap pintu pandangan mereka semua bertemu


"Tutup pintu nya !!!"Teriak shuo

__ADS_1


Fian pun berdiri dengan berlari mengunci pintu Selok atas dan Selok bawah serta tengah di geser semua.


Ia menempelkan punggung nya pada pintu serta bernafas


"Fian jangan disitu !!!Kemari lah"Ucap Jihan


Fian melirik pintu belakang nya lalu berlari mendekat ke arah Jihan


"Aku rasa sebentar lagi ada bencana secepatnya kita harus keluar"Ucap Shuo


"Tapi bagaimana pintu nya kita kunci di luar ada penjahat terdengar suara gaduh di luar tadi seperti nya mereka mempunya senjata sadis"Ucap Fian


"Iya sebaiknya kita keluar lewat jendela dan terpaksa harus meloncat ini dari lantai sini seperti nya tak terlalu tinggi untuk sampai di bawah alias lantai dasar"Ucap Jihan membuka jendela dan melirik kebawah


"Kalian keluar saja aku akan membereskan sesuatu disini"Ucap Shuo


"Apa yang kau lakukan!!!Justru kau yang pertama harus keluar dari sini"Ucap Jihan


"Kak, kalian keluar saja aku akan mengurus beberapa urusan disini jika kalian menunggu ku kalian tak sampai pada lantai dasar secepatnya nanti"Ucap Shuo


"Shuo!!"Teriak Jihan ia menarik lengan shuo


Sebelum nya Fian sudah meloncat duluan disaat Jihan dan shuo bertengkar karena malas menunggu lama.


Jihan dan shuo meloncat bersama dan berteriak.


Tanpa sengaja kaki Jihan terkena sebuah batu dan mereka terdorong ke depan sehingga posisi mereka bersebelahan.


Aghhh!!!Teriak Jihan saat diri nya mendarat pada sebuah paku yang sengaja ditancapkan


"Shuo ada apa"Ucap Fian


"Kakak.."Ucap Shuo mengabrukkan badan nya ke dada Fian sambil memandangi jasad kakaknya


"Ya ampun Jihan.."Ucap Fian


Duar!


Dor!


Dor!


Duar!


Suara tembakan semakin mendekat Fian melirik pintu utama suara gaduh terdengar dari situ.


Setelah melirik pintu utama Fian melirik shuo yang masih ada di dalam pelukan nya


"Shuo aku tau kau masih sedih dengan jasad kakak mu tapi kita harus menyelamatkan diri terlebih dahulu, ayo"Ucap Fian menggandeng tangan Shuo namun shuo menggelengkan kepala nya sambil menahan diri nya untuk ditarikan nya keluar


"Shuo ayo cepat !!!"Ucap Fian


"Aku tidak mau, kau saja yang pergi aku tidak mau, jika kamu ingin pergi silahkan saja aku tidak perduli"Ucap Shuo Menatap Fian dengan tatapan kosong


"Shuo ada apa ??Hidup mu masih berarti jika kita menyelamatkan diri dari sini kita akan hidup bersama dan sama sama mendoakan kakak mu ayo lah"Ucap Fian


Shuo tak berkata ia menangis dan terisak sementara Fian ia memandangi shuo dan pintu utama secara bersamaan

__ADS_1


"Hayo mau kemana kalian hahah"Ucap penjahat itu


"Sialan"Ucap Fian ia menarik lengan shuo dan menyembunyikan shuo di belakangnya


"Kabur lah !!!"Ucap Fian


"Fi-Fian apa yang kau lakukan"Ucap Shuo


"Kabur saja !!!!"Bentak Fian dengan suara yang keras


"Aku tidak.."


Dor !!! Dor !!! Dor !!! Suara tembakan berulang serta suara desahan yang di lontarkan oleh Fian bersamaan


"Ugh, shuo kabur..Lah"Ucap Fian menatap shuo dengan sedu


"Fi-Fian"Ucap Shuo


"Ck ck ck cinta tak terbalaskan hahaha"Ucap penjahat itu


"Sialan"Ucap Shuo menatap penjahat itu dengan tatapan pembunuh


"Gara gara kau kakak ku sudah di ambil tuhan. Orang yang menurut ku spesial pun sudah di ambil tuhan karena mu. Karena itu aku akan..Membiarkan mu juga ikut bersama mereka !!!"Teriak shuo berlari dengan cepat menuju pembunuh itu


"Ap-Apa yang kau lakukan"Ucap penjahat itu


Ia menembakan peluru pada shuo dengan cepat shuo menangkis nya sehingga tak mengenai atau tergores pada badan nya.


"Sialan peluru ku!!!"Ucap penjahat itu kehabisan peluru untuk membunuh


"Dasar idiot !! Penjahat tak guna !!"Ucap Shuo meremehkan yang sudah ada dekat 5 meter dari jarak penjahat itu


"Bocah kecil apa yang kau katakan Hem ??"Tanya penjahat itu mendekat ke arah shuo


"Idiot haha"Ucap Shuo


Dor !!!


Peluru tersebut berhasil memperhentikan jantung pada tubuh nya.


Bruk.. Orang itu ambruk sambil membelalakkan mata nya menatap shuo.


"Hahaha"Tawa shuo sadis


Namun gegara shuo penasaran dengan wajah pembunuh itu ia melepaskan topeng hitam yang dipakai nya itu.


Bruk..Badan Shuo ambruk..Yang di tembak mati itu adalah kakak nya sendiri..Joanna bessey


"A..Ak..Aku ti..Tidak percaya ini..Kakak ku seorang pembunuh dan aku..aku membunuhnya"Ucap Shuo


"Hiks aku..Apa apaan ini huhu"Ucap Shuo mencengkram kuat kuat rambut nya menatapi jasad kakaknya


***


Maaf ya rencana nya shuo akan mati di eps ini tapi malah tergantikan kayak nya takdir tangan author masih belum terima kalo shuo akan mati di eps ini ealah.


Dan maaf yang masih menunggu time travel nya harus menunggu cerita shuo yang ada di dunia jaman sekarang selesai dulu ya🤗😊

__ADS_1


__ADS_2