Permaisuri Ku Yang Hebat

Permaisuri Ku Yang Hebat
eps 76


__ADS_3

CATATAN: author akan menulis sedikit cerita tentang kehidupan shuo semua nya akan jelas di kehidupan ketiga nya ini ok


*****


ku baringkan roh ku pada tubuh ku suara angin ataupun alarm rumah sakit terdengar suara teriakan orang orang di sekitar ku pun mulai sedikit terdengar


Ku buka perlahan mata ku menatap beberapa dokter yang ada disamping ku dengan senyuman diiringi oleh pria di samping kanan ku wajahnya tidak asing bagi diri ku


“ shuo kau sudah bangun ?? “ Tanya nya Menatap ku dengan selintas senyuman nya


“ dimana teman teman ku ?? Kenapa hanya ada kamu saja disini ?? “ Ucap ku seraya aku tidak ingin melihat nya


Yah itu adalah Joan di sebelah kiri ku terdapat Jihan mereka seraya menunggu ku sampai bangun senyuman dari Joan itu memudar dia kembali bersikap datar


“ aku akan menelepon teman teman mu “ Ucap nya keluar dari ruangan


” shuo apa yang kamu lakukan ?? Dia itu kakak kamu dia selalu menemani kamu selam 1 tahun ini di sini 24 jam bahkan dia pernah tidak makan 2 hari karena lupa kamu harus menghargai itu"Ucap nya

__ADS_1


“ apa perduli mu ?? Bukan kah kau membenci ku ?? Kenapa malah menasehati ku aku tidak ingin melihat wajah kalian yang sudah mencelakai ku “ Ucap ku


” kau masih mengingat dendam itu pada kedua kakak mu ?? “ Tanya Jihan


“ iya memang kenapa aku tidak ingin sekali kalian menasehati ku dan berpura pura perduli pada diri ku “ Ucap ku


” Shuo aku sebagai kakak kamu meminta maaf apa yang aku lakukan pada diri mu keperdulian para kakak mu itu tidak berpura pura itu nyata “ Ucap nya berusaha meyakinkan ku


“ Aku tidak percaya kalian semua memberikan harapan palsu dan diam diam merencakan sesuatu yang licik di belakang ku setelah memberikan ku harapan yang sangat besar pasti setelah ini kalian akan meruntuhkan ku kembali ” Ucap ku


“ Aku tidak perduli apa ucapan mu lagi shuo kau benar benar kelewatan selama ini kakak mu Joanna bessey itu lah yang menemani kamu tidak ada yang menemani kamu selama ini 1 tahun berakhir dia sempat pingsan gara gara tidak makan kamu harus percaya itu ah sudahlah kau percaya atau tidak itu terserah hanya saja aku berani bersumpah bertaruhan dengan nyawa ku jika aku berbohong aku akan mati di tabrak mobil “ Ucap nya


“ Mo-Mobil Ti-Tidak aku..aku mobil mobil “ Ucap ku ketakutan mata ku melirik ke kanan kiri berulang kali


“ shuo apa yang terjadi pada mu sebentar aku akan memanggil dokter “ Ucap nya


“ mobil mobil mobil “ Ucap ku ketakutan memegangi telinga ku badan ku semua nya bergemetar

__ADS_1


“ shuo apa yang terjadi apa yang terjadi tenang lah aku mohon tenang tenang ok “ Ucap Joan memegangi tangan ku


“ Pergi kalian para pengendara mobil !!! aku benci kalian !!! “ Ucap ku mendorong tangan Joan


“ shuo apa yang terjadi “ Ucap nya yang masih diam ditempat


para dokter semua nya menyiapkan alat suntikan


“ Apa yang kalian lakukan ?? “ Tanya Joan mendekat


“ Saya akan menyuntik pasien untuk ditenangkan diri pak mohon jangan menganggu “ Ucap dokter tersebut


“ Adik saya takut pada suntikan jangan menyuntik nya “ Ucap Joan


“ Pak ini demi ketentraman rumah sakit dan pasien mohon jangan menganggu pekerjaan saya sebagai dokter sebaiknya anda keluar sendiri atau perlu saya memerintahkan satpam ?? “ Ucap dokter tersebut


Aku menahan tangan Joan yang hendak keluar aku menatap nya dengan menggelengkan kepala ku seraya aku tidak ingin ia keluar ia tersenyum menatap ku

__ADS_1


“ Tenang lah kakak akan melindungi diri mu “ Ucap nya mengelus rambut ku aku tersenyum tipis melihat nya tak terasa jarum tersebut sudah di keluarkan perlahan mata ku akan tertutup semakin lemas tangan ku memegangi tangan Joan


__ADS_2