
"Nih madu nya sudah ada"Jawab Yui sambil meletakan madu di mangkok tersebut..
"Oh iya makasih yah"Jawab ku lalu ku ambil satu tusuk buah ke dalam madu tersebut ku celupkan supaya lebih lezat rasanya..
Ku tunggu sampai tidak menetes madu tersebut supaya lebih gurih..
"Kau mau buat apa sih dengan madu tersebut ??"Tanya Yui dari samping ku
"Yah mau ku eksperimen lah"Jawab ku
"Apa itu.. Permen ??"Tanya Yui
"Eksperimen bukan permen.. Eksperimen itu beda dari permen.. Kalo eksperimen itu sesuatu yang menunjukan hal baru.. Kalo permen itu yah permen makanan anak anak"Jawab ku
"Oh.."Ucap nya
"Hem.. Ini eksperimen ku kamu yang pertama coba.. Cobalah enak atau tidak"Ucap ku
Ia menerima nya dengan sangat ragu ragu menatap ku..
Ku tatap ia dengan paksaan akhirnya ia mau menerima buah tersebut yang sudah ku polesi madu diseluruh buah tersebut..
Ia mencoba memakan satu buah apel yang sudah ku jadikan lingkaran sebelum nya..
Ia mengunyah dengan menutup mata seraya terpaksa memakan buah tersebut..
Kemudian ia membuka mata nya melotot ke arah ku serta mengunyah cepat buah tersebut..
"Bagaimana rasa nya ??"Tanya ku
"Ini cobalah rasa nya enak banget manis bercampur asam kayak anggur tadi"Jawab nya sambil menyodorkan makanan tersebut ke arah ku..
Ku gigit satu buah anggur yang terletak sebelum apel ditusukan..
Ku kunyah buah tersebut dengan lamban dan ku lakukan hal sama seperti yang dilakukan Yui sebelum nya..
"Bagaimana ?? Enak bukan ??"Tanya nya
"Hem iya enak banget"Ucap ku
"Baiklah lakukan kegiatan nya lagi aku pengen memakan nya lebih banyak"Ucap nya
"Yui bagaimana kalo kita bagi bagikan makanan baru ini sampai habis kepada para pelayan dan Kasim dikediaman mu ini"Tanyaku
"Kau ingin begitu ??"Tanya nya
__ADS_1
"Iya aku ingin itu..Supaya bisa mengenal ku lebih dekat lagi bagaimana ??"Tanya ku
"Boleh.. Terserah pada mu saja"Ucap nya sambil mengigit lagi buah tersebut sampai habis..
Ku tersenyum dan bersemangat mencelupkan buah tersebut di dalam madu..
Ku bagi menjadi dua.. setengah di polesi madu dan yang setengah nya lagi tidak jadi mereka bisa merasakan bagaimana rasanya setelah di celupkan madu dan tidak dicelupkan madu..
Menjadi dua rasa lebih tepat nya..
Setelah melakukan kegiatan tersebut bersama Yui ku letakan buah tersebut di nampan yang sudah tersedia dan ku tata berbaris rapi sebanyak mungkin..
Ku beranjak dari kasur sambil melangkahkan kaki ku berjalan mengikuti Yui disamping nya yang membawa nampan tersebut..
Setiap aku bertemu dengan pelayan, Juru masak, Tabib kerajaan entah datang nya dari mana, lalu Kasim yang sedang bermain pedang.. Ku kasih semua orang yang mengelewati ku..
Tidak lupa aku juga membawa kantong plastik untuk membuang tusuk sate buah tersebut supaya tidak mencemari lingkungan..
Membutuhkan waktu yang lama karena kebetulan buah tersebut juga banyak..
Ku suruh seseorang untuk membagikan buah tersebut yang sudah membeku menjadi permen buah kepada anak anak yang berada di luar sana..
Setelah membagikan nya aku disuruh oleh Yui untuk beristirahat lagi tidak lupa juga mandi..
"Yui aku mau bicara sama kamu"Ucap ku
"Aku.. Besok mau keluar"Jawab ku
"Ada apa ?? Kondisi mu belum pulih Zhi"Ucap nya
"Aku baik baik saja aku sudah pulih lihat saja aku dari tadi melakukan kegiatan tidak ada habis nya apakah itu tidak menunjukan kalo aku sudah pulih ??"Tanya ku
"Kau mau kemana ??"Tanya nya..
"Aku.. Mau melihat proses pembangunan di ujung kota sana"Ucap ku
"Secepat itu kah Zhi ??"Tanya nya
"Iya.. kenapa ?? ada yang salah ??"Tanya ku
"Biar aku temani"Ucap nya
"Tapi.. Yui"Ucap ku
"Jika aku tidak menemani mu kau tidak boleh keluar"Ucap nya..
__ADS_1
"Sesuai perintah mu saja"Ucap ku
"Baiklah jaga dirimu baik baik aku akan pergi sekarang"Ucap nya
"Hem"Ucap ku melihat ke arah nya yang berbalik meninggalkan ku setelah ia mengantarkan ku sampai pintu kamar ku..
"Nona"Panggil seseorang saat aku hendak membuka pintu kamar ku...
Ku menoleh ke belakang mencari keberadaan orang yang memanggil ku tersebut..
Pandangan ku tertuju pada sosok orang yang tengah berjalan mendekati ku..
Sosok pria berpostur tinggi, Kulit putih, memakai baju hitam serta teman nya di belakang nya..
Ku tatap ia yang semakin mendekat ke arah ku..
"Kau.. Kau siapa ??"Tanya ku
"Nona hamba Nena dan wolf sebagai bentuk penyamaran manusia kelihatan tampan kan"Ujar wolf
"Tampan apa nya sudah lah ada apa kalian datang kesini"Ucap ku
"Loh bukan nya anda yang menyuruh kami untuk datang menemui anda ??"Tanya wolf
"Apa iya ??"Tanya ku
"Nona anda sejak kapan menjadi orang pikun seperti ini"Tanya Nena
"Sejak lahir"Ucap ku berbalik badan membuka pintu kamar ku..
"Nona apakah anda sedang sakit ?? Kata dark anda sakit mangkanya itu kami datang lebih awal untuk menjenguk anda"Ujar wolf
"Sudah pulih sekarang tenang lah"Ucap ku
"Nona sebaiknya anda beristirahat ku rasakan penyakit anda semakin memburuk"Ucap Nena sambil menuangkan air kedalam cangkir yang sudah di sediakan..
Ku renungkan pembicaraan nya tersebut apa iya penyakit ku kambuh ?? Tidak mungkin..Batin ku..
"Wolf apakah kau punya petunjuk obat untuk mencegah penyakit ku kambuh selama beberapa bulan kedepan ??"Tanya ku..
"Tergantung anda.. Anda membutuhkan obat yang bertahan sampai berapa bulan ??"Tanya nya
"Sekitar 6 bulan"Ucap ku
"Apa ?? 6 Bulan ? Untuk apa anda mencegah nya lebih baik hamba memberikan obat yang langsung sembuh"Ucap wolf
__ADS_1
"Wolf.. Aku tidak bisa berlama lama di dunia ini masih ada dunia lain yang sedang menunggu ku.. Aku akan memakai waktu 6 bulan tersebut untuk mencari jalan keluar supaya menghilang dari dunia ini"Ucap ku
"Dunia lain.... apa maksud anda ??"Tanya wolf