
Ku tinggalkan ruang aula menuju kediaman ku sepanjang jalan aku berpikir terus berpikir..
Disisi lain aku ingin memarahi nya..
Disisi lain aku tidak tega dengan nya ..
Bagiamana aku bisa memilih nya ?? Tubuh ini sepertinya ingin memeluk pria tua tadi tapi aku tahan aku tidak ingin memeluknya tanpa belas kasihan sendiri dari nya aku akan menunggu nya mendapatkan kasih sayang dari nya setelah ia meminta maaf pada ku suatu hari nanti...
zhu Zhu kau jangan bertindak seenak nya sendiri ingat roh mu hanya mengendalikan tubuh milik Zhu Zhi, shuo kamu harus mengerti keadaan jika kamu tidak mengerti keadaan maka egois mu mampu mengalahkan kekuatan mu ..
aku tahu tuan, aku tahu itu hanya saja aku ingin menggunakan cara yang tepat bagaimana mungkin seorang wanita mampu langsung terhanyut atas umpan yang dimiliki oleh pria yang sudah melukai ku selama bertahun tahun. yang melakukan nya itu hanya wanita bodoh yang terhanyut dengan kesedihan yang para pria perbuat aku hanya mengajarkan pada wanita ini yang berada ditubuh ku untuk bisa mengendalikan sendiri dengan cara yang benar dan tidak ceroboh dan juga tidak bodoh.
baiklah sekarang tubuh milik Zhu Zhi berada dibawah pengendalian mu kau harus menjaga nya dengan baik kau harus melaksanakan tugas mu dengan baik.. setelah melaksanakan tugas mu dengan baik maka kau bisa berpamitan setelah nya.. entah kau bisa meninggalkan negara ini untuk beberapa bulan bahkan beberapa tahun..
kau bilang beberapa tahun tuan ?? Apa yang kau katakan ?? Kau ingin mempermainkan ku dengan dunia yang masih aku tidak mengerti tuan ?? Tuan kau tahu aku masih gadis bersekolah aku tidak pandai dengan drama yang menjijikan ini tuan..
aku mohon kau jangan mempermainkan selayaknya seperti boneka aku hanya menyukai boneka Tapi aku tidak suka dipermainkan seperti boneka...
aku janji akan memenuhi impian gadis lemah seperti nya setelah nya aku akan pergi..
Karena itu lah kau harus menjaga diri mu dengan baik dan mencari jalan keluar hidup dan mati mu sekarang berada di atas kendali mu.. semakin cepat semakin baik shuo..
Hem baiklah tuan..
setelah pembicaraan ku pada nya ku turun dari kereta yang sudah sampai dimana tempat tinggal ku berada..
Raja sebelum nya menyuruhku untuk tinggal disalah satu kediaman nya seperti anak anak nya yang lain..
Aku tidak menerima nya karena aku hanya ingin mendapatkan pembicaraan yang tulus dari mulut nya..
namun satu kata tidak ia langsung pasrah tanpa berusaha...
itu lah yang aku sia sia kan dari nya seorang ayah yang mencintai dan menyayangi putri nya akan memaksa nya namun ayah ku berbeda dengan yang lain..
Aku akan menunggu waktu yang tepat ayah..
"Nona apakah kau ingin mandi ??"Tanya Ming mei
__ADS_1
"Siapkan air dingin aku akan merendam kan tubuh ku didalam nya"Ucap ku
"Nona tidak baik mandi dingin dalam semalam"
"Aku tau, aku hanya ingin jangan melanggarnya cepat pergi siapkan"
"Baik nona hamba pamit undur diri"
_______
"Nona ada yang ingin bertemu dengan mu"
"Siapa ??"
"Pangeran... Qin kalau enggak salah dengan raja"
"Buat apa makhluk tak kasat mata itu datang kesini"
"Mahluk tidak keset mata itu apa nona ??"
"Melantur itu apa nona ??"
"Kau kebanyakan tanya bilang pada mereka berdua tunggu aku, aku akan datang sebentar lagi"
"Oh iya nona baik akan saya sampaikan"
*Apakah aku harus menemui nya ??
jalan i hidup mu tanpa ragu ragu shuo tenang lah jika kamu ragu ragu maka keraguan mu itu akan berbalik ragu ragu untuk pulang kejiwa mu apakah kamu mengerti ??
hufft melelahkan hidup disini baiklah aku akan keluar sekarang*..
Ku jalan menuju pintu yang tertutup didepan ku ku hembuskan nafas ku secara kasar berkali kali setelah lega aku membuka secara perlahan pintu itu melangkahkan kaki kanan ku tuk melangkah kan kaki ku terlebih dahulu..
Nampak dua orang pria didepan ku menunggu kehadiran ku dengan beberapa pengawal dibelakang nya..
"Ada apa kalian mencari ku ??"
__ADS_1
"Kami ingin berbicara pada mu"
"Cuih, ternyata aku salah aku kira kamu tidak pernah meluangkan waktu mu untuk berbicara pada ku namun setelah kehadiran ku yang mengejutkan kamu ingin berbicara pada ku di tempat yang lusuh seperti ini raja ?? Benar benar membuat ku terkejut"
"Putri, kau seorang putri jangan berbicara pada ayah mu seperti itu"
"Putri ?? Benarkah ?? Jika aku seorang putri lihat pakaian ku ?! lihat sekeliling ku ?? Lihat tempat disekeliling ku ?? Lusuh bukan ?? Tidak rapi seperti biasanya yang ditinggali oleh seorang putri pada umum nya"
"Berhenti lah berbicara seperti itu pada kami, kami datang dengan maksud baik baik"
"To the poin ajah"
"Apa itu poin poin ??"
"Langsung pada intinya saja apa yang kalian ingin bicarakan pada ku ??"
"Nak, Kekaisaran menginginkan mu untuk menikah dengan anak nya yang sudah cukup usia untuk menikah me.."
"Aku tidak ingin menikah usia ku masih terlalu muda Setega itu kah kau menikahkan ku dengan nya ??"
"Kau tidak bisa menentang keputusan kaisar nak, kediaman yang aku tempat i akan hancur jika kau menolak perjodohan ini"
"Kau menjadikan aku untuk melindungi tempat kediaman mu ayah ?? Apa sangkut paut nya aku didalam nya ?? aku tidak pernah memiliki nya aku tidak pernah menempati nya kenapa kau ingin aku menikah hanya ingin menyelamatkan kediaman mu ?? aku menentang perjodohan ini !!"
"Kau ingin ayah mu dipenggal didepan kepala mu putri ??"
"Kau !!!"
Terima lah perjodohan ini ingat tanpa nya kau tidak bisa mendapatkan kasih sayang nya jika kau masih sayang dengan jiwa mu yang kau tinggalkan terima lah..
jangan bilang kau sudah merencanakan tuan kau sangat benar benar licik aku masih belum pernah melihat dunia luar bagaimana aku bisa menggapai nya ?? bagaimana aku bisa mengenal tata Krama dikerajaan** ??
jangan banyak tanya patuhi perintah ku aku berada disamping mu aku akan membantu mu tenang lah..
"Pergi lah aku akan memikirkan nya"
Seraya aku berbalik menuju pintu kamar ku lalu menutup nya punggung ku menempel pada tubuh pintu tersebut tanpa aku sadari air mata ku menetes pada kaki ku mungkin perasaan tubuh ini belum menerima tindakan yang aku paksakan ...
__ADS_1