Permaisuri Ku Yang Hebat

Permaisuri Ku Yang Hebat
Eps 51


__ADS_3

"Katakan pada ku apa tujuan mu datang kesini"Tanya wakil tersebut


"Aku datang kesini ??Hanya ingin meminta bunga teratai"Ucap ku seperti tidak ada rasa bersalah


"Cih bunga teratai itu milik kami kau tidak berhak mengambil bunga tersebut"Ucap nya


"Cih kau saja yang merebut nya dari warga dan kau bilang aku tidak berhak ?? Lantas kenapa kau ambil paksa bunga tersebut"Ucap ku


"Da-Dari mana kau tau ??Aku tidak mengambil nya paksa"Ucap nya


"Yah memang bukan kau tapi pengawal mu bukan yang mengambil lalu hanya kau yang menyuruh mereka.. Bunga teratai tersebut kau ambil paksa tanpa bayaran apa pun dari salah satu rumah penduduk bukan"Ucapku


"Kau.. Iya emang nya kenapa jika aku mengambil bunga teratai tersebut tanpa bayaran kau ingin melakukan apa ??"Tanya nya


"Aku ingin melakukan apa ?? Aku ingin merebut nya dari mu"Ucap ku berlari ke arah nya dan ku tendang sebelah pipi nya hingga ia terjatuh tersungkur ditanah..


"Kau.. Kau bahkan berani menendang ku"Ucap nya


"Oi ku tanya itu tidak ada apa apa nya dibanding kau menyiksa semua warga yang berada disini lepaskan mereka atau aku yang akan menyiksa mu sekarang juga"Ucap ku mengancam menjongkok didepan nya


"Kau sangat berani pada ku ?? Tunggu apa lagi serang dia!!"Teriak wakil tersebut


Ku pegang paha wakil tersebut untuk mengancam


"Diantara tangan kalian yang berani menyentuh ku atau bahkan tubuh ku wakil kalian akan kehilangan kaki nya"Ucap ku mengarahkan pisau tersebut di kaki


"Kau.. Kau mau apa"Ucap nya


"Aku mau memutuskan kaki mu dengan badan mu kenapa ?? Aku salah yah ??"Tanya ku


"Jangan... Jangan.. Jangan putus kan kaki ku aku nanti gak bisa berjalan"Ucap nya


"Mundur kan pengawal mu"Ucap ku sambil menutup mata merasakan seseorang yang berada dibelakang ku mendekat...


Tidak ada suara hingga aku menangkap orang yang berada dibelakang dan memenggal kepala nya tersebut..


"Mundurkan atau aku akan memenggal kepala mu juga wahai wakil kerajaan"Ucap ku dengan sadis melotot ke arah nya setelah tangan ku mengepit kepala nya..


"Mu..Mundur kalian semua mundur"Ucap nya


"Dan.. Bebaskan mereka semua dan biarkan mereka semua pergi"Ucap ku


"Kau.. Kau berani menyuruh ku??"Tanya ku


"Jika tidak ku potong kepala mu saat ini juga pilih mana"Ucap ku sedikit mengarahkan pisau tersebut menjalar ke lehernya hingga tergores sedikit...

__ADS_1


"Ba-Baiklah jangan potong kepala ku atau aku akan menghantui mu...Kalian dengar bukan apa yang dikatakan oleh nona sok jagoan ini bebas kan mereka semua"Ucap nya


"Cih aku memang jagoan"Ucap ku berbisik kearah nya


"Jika kau jagoan kau tidak akan mengancam ku dengan cara anak anak seperti ini"Ucap nya ikut berbisik


"Cara anak anak menurut mu ?? Lalu aku harus mengikuti cara orang dewasa Dengan memenggal kepala mu langsung begitu ??"Tanya ku


"Ya-Yah bukan seperti itu juga sih"Ucap nya ketakutan..


Kembali aku menatap para pengawal membebaskan satu persatu borgol dari tangan setiap warga..


Sehingga mereka semua menatap ku dengan belas kasih dan segera berlari menjauh dari tempat ku saat ini...


"Nona anda.."Ucap Yuhan


"Aku baik baik saja pergi lah"Ucap ku


"Baik.. Terima kasih nona"Ucap nya tersenyum ke arah ku..


Ku anggukan kepala ku dan tersenyum ke arah nya dari balik cadar ku...


"Sudah puas ??BIsa kah kau melepaskan tangan mu dari leher ku"Ucap nya


"Tidak"Ucap ku


"Aku ingin berteman dengan mu karena kau sangat menarik bagi ku"Ucap ku


"Ber-Berteman??? Kau tidak takut aku akan mengkhianati mu??"Tanya nya


"Kan aku jagoan jika kau berani mengkhianati ku aku seorang jagoan ini tidak akan pernah memberikan belas kasih pada mu"Ucap ku


"Ba-Baik lah aku akan menjadi teman mu"Ucap nya mengalah


"Hehe baiklah turuti semua perintah ku yah"Ucap ku


"Apa ?? Aku wakil disini bagaimana bisa aku menuruti perintah mu"Ucap nya


"Ya atau tidak Hem ??"Tanya ku melotot ke arah nya


"Iya iya.. Iya!! Ok sudah Iya"Ucap nya geram


"Udah sana"Ucap ku menendang nya dari tangan ku setelah aku puas mengerjai nya habis habisan..


"Katakan pada ku rahasia apa yang ada dibalik penindasan ini"Ucap ku duduk dialah satu rerumputan seperti yang sudah sengaja disediakan untuk berkemah...

__ADS_1


"Tidak ada rahasia dari ini"Ucapnya ketus sambil mengobati luka yang ada di lehernya


"Katakan pada ku jangan berbohong jika kau berbohong aku tidak akan membantu mu menyelesaikan nya"Ucap ku


Seharusnya aku sudah tau tapi aku hanya ingin menguji kejujuran mu pada ku dan ingin mengatakan nya sendiri dari mulut mu...Batin ku


"Membantu ?? Kau tidak akan bisa membantu ku"Ucap nya


"Aku katakan sebuah rahasia ternama dari ku tapi kalian jangan terkaget"Ucap ku


"Serius ingin mengatakan nya pada kami ?? Apakah kau tidak takut kami akan membocorkan nya"Ucap nya


"Tidak mengapa takut kalo mau membocorkan nya yah bocorkan saja aku tidak peduli"Ucap ku


"Yaudah katakan saja kalo suatu saat nanti bocor jangan salah kan kami karena memang disini kami tidak akan main rahasia rahasia an"Ucap nya


"Kau sendiri tidak mau mengatakan yang sebenarnya pada ku kalian masih anggap aku ini musuh ??"Tanya ku


"Ya.. Aku hanya belum bisa percaya pada mu karena ini memang urusan pribadi"Ucap nya


"Hem aku bisa mengatakan nya sekarang ??"Tanya ku sambil mengeluarkan Carlo dari lengan ku dan mengelus nya..


"Boleh katakan saja"Ucap nya


"Kau tau ?? Kenapa aku bisa mendapatkan hewan harimau kecil seperti ini ??"Tanya ku


"Tidak.. Kenapa ??"Tanya nya


"Entah kalian akan percaya atau tidak tapi yang pasti aku adalah ratu dari hutan kegelapan dan hutan cahaya"Ucap ku


"Bu..Buahahahahahahaha"Tawa mereka


"Sudah ku duga kalian tidak akan percaya"Ucap ku tanpa menatap mereka semua yang masih tertawa


"Kau.. Kau..Bicara mu mengada-ngada"Ucap wakil tersebut tanpa memberhentikan ketawa nya


"Ku dengar tahun ini tuan dari kedua hutan tersebut datang bukan ?? Apa kalian sudah tau gerak gerik tuan tersebut"Ucap ku


Dengan seketika mereka menghentikan ketawa nya dan menatap ku Dengan bingung..


"Benar apa yang kau katakan.. Kami masih belum bisa menemukan tuan hutan kegelapan dan hutan cahaya"Ucap wakil tersebut kebingungan...


Aku masih diam mengelus Carlo yang sedang tertidur dipangkuan ku...


"Tapi bisa kah kau membuktikan jika kau adalah tuan dari kedua hutan tersebut"Ucap nya...

__ADS_1


"Heh sudah ku duga"Gumam ku...


__ADS_2