
tentu saja dia adalah suami ku Yui yang datang tanpa diundang sekaligus seperti diri ku mau apa lagi adik ku itu
"Berani sekali kalian hendak menampar Permaisuri ku"Dukung nya
"Ma-Maaf raja kami.. Kami hanya bercanda saja tadi ada kotoran diwajah nya"Alasannya
"Bercanda ?? Kotoran ? Bercanda..Apakah yang dimaksud bercanda itu menerbangkan tangan nya dengan wajah yang mengkerut ?? Lalu..Kotoran ? Kau belum menyentuhnya kan coba lihat ada kotoran apa di wajah nya dan di rambut nya ??"Ucap Yui dengan tegas
"Ma-Maaf yang mulia hamba tidak berani lagi menyentuh istri anda"Ucap ibu tiri ku itu
"Lalu ?? Apakah kalian akan berani lagi untuk tidak membiarkan istri ku menunggu lama untuk masuk kedalam ??"Tanya Yui
"Ha-Hamba mempersilahkan anda masuk yang mulia dan permaisuri"Ucap nya dengan gemetar bukan gemetar takut tapi gemetar jijik mengatakan nya
"Bagus"Ucap Yui lalu menggandeng tangan ku memasuki kediaman tanpa menunggu semua nya berdiri dari lututan nya di tanah
"Cih mentang mentang sudah di posisi tinggi dari kita dia bisa mengalahkan ku awas saja nanti"Ucap shi luo
"Diam lah kau ingin ibu mu ini dihukum ??"Ucap nya
******
Terlihat tangan ku sedang menyentuh tangan Yui karena aku sedang membersihkan tangan nya yang terkena cipratan air tadi
Shi luo menenteng nampan yang berisi teh tersebut
__ADS_1
Kesempatan Ucap shi luo dari dalam hati
Tangan ku ku tarik dengan segenap tangan Yui terkena cipratan air panas yang di lontarkan oleh shi luo
"Berani nya kau !!!"Bentak ku menampar diri nya dia memegangi pipi nya menatap tajam ke arah ku
"Kau! berani menampar ku !!"Bentak nya
"Memang kenapa ?? Itu kamu lakukan dengan sengaja kan ?? Dasar adik enggak tau didik sekarang tuntaskan hukuman kamu berdiam diri berlutut di depan pintu aula tanpa bergeming selama 4 jam jika berani aku akan memandikan mu dengan air panas yang mendidih"Ucap ku menegaskan
"Aku.."
"Shi luo tuntaskan hukuman mu"Ucap ibu nya
"Cih"Berdetak kesal menatap diri ku lalu pergi dengan menghentakkan kaki nya
"Sudah sepatutnya"Ucap Yui menyela pembicaraan
*****
Ku perban tangannya dengan kain kasa yang selalu tersedia di setiap kamar
"Apakah kau lihat tadi adik mu ingin mengerjai mu ??"Tanya Yui ku tatap dia sekilas lalu mengalihkan pandangan ku ke arah tangan nya lagi
"Maaf aku bukan sengaja tadi menarik tangan ku"Ucap ku merasa bersalah
__ADS_1
"Tidak apa apa aku bersyukur bukan kau yang terkena"Ucap nya menepuk kepala ku pelan
"Kenapa bersyukur ?? Apakah kau tidak marah kulit mu lebam dan memar seperti ini"Ucap ku
"Karena..Aku sudah berhutang nyawa dengan diri mu kau sudah menyelematkan nyawa ku berkali kali"Ucap Yui
"Bukan aku yang menyelamatkan nyawa mu..Tapi diri mu yang menyelamatkan nyawa ku sudah sepatutnya aku akan bertanggung jawab"Ucap ku beranjak dari lantai dan duduk disamping nya
"Zhi akan kah kau akan meninggalkan ku lagi ??"Tanyanya seraya kecewa menatap mata nya yang bersungguh sungguh mengatakan nya
"Tidur lah kau lelah bukan ??"Tanya ku mengalihkan pembicaraan
"Tidak aku ingin mendengar penjelasan mu Zhi"Ucap nya
"Masalah nya.."
Adalah aku tidak akan mungkin bisa mengatakan nya karena mungkin kau tidak akan percaya jika ada reinkarnasi dunia Yui akan sulit menjelaskan nya
"Masalah nya ??"Tanya Yui mengulangi pembicaraan nya
"Masalah nya ada.."Ucap ku terpotong tiba tiba jantung ku bermasalah
"Aghhhh"Desah ku sambil memegang dada ku
"Zhi ada apa ?? Kau kenapa ?? Kau baik baik saja Zhi ??"Tanya Yui
__ADS_1
"Yu-Yui.."Ucap ku menutup perlahan mata ku