
"Lalu nona ?? Apa yang terjadi ??"Tanya Ming mei
"Aku kabur lah ku panjat pohon itu sibuk membaca buku yang ku curi"Ucap ku santai
"Ha ??"Ucap nya melongo
"Tutup itu mulut nanti ada nyamuk Loh masuk haha"Ucap ku menertawai nya..
"Ah nona bisa ajah"Ucap nya menimpali perkataan ku...
_________
"Apa nona yakin dengan keputusan anda ??"Tanya Ming mei
"Mei mei ku harap kau dapat berpindah ke hutan kegelapan kaisar melarang ku untuk membawa mu ikut bersama ku"Ucap ku ku tundukan kepala ku yang tidak berani menatap nya..
"Nona baik baik lah disana sering sering lah bermain ke hutan kegelapan aku hanya ingin bermain setiap hari kesana"Ucap Ming Mei
"Aku usahakan mei mei aku tidak bisa janji kau tau sendiri bukan kaisar terlalu kejam"Ucap ku..
"Iya nona"Ucap nya tersenyum ke arah ku ku lihat lewat pantulan kaca ...
"Tapi.. aku tidak akan menemui kalian seminggu bahkan dua Minggu ini ajari lah Yuyu dan tomu supaya ia bisa menjaga diri nya Ming mei"Ucap ku
"Siap laksanakan nona"Ucap nya
Ku beranjak dari kursi hias ku tatap muka nya ku lebarkan lengan ku seraya meminta nya untuk memelukku ia melihat ku dengan mata yang berkaca kaca ia cemberut ke arah ku lalu memeluk ku ku balas pelukan nya..
Terdengar suara isakan dari telinga kiri ku..
__ADS_1
"Nona aku akan merindukan mu"Ucapan nya
"Aku juga Ming mei"Ucap ku
**
Ku berjalan perlahan dengan penutup kepala ku diiringi beberapa pelayan di belakang ku salah satu nya Ming mei...
Semua menatap ku ada yang mata nya berkaca kaca nampak kesal nampak sedih nampak datar bahkan ada yang menangis menatap ku..
"Zhi Zhi"Panggil nya saat aku melewati nya langkahan kaki ku terhenti didepan nya saat hendak berbelok..
Ku tatap mata nya lewat pantulan penutup kepala ku..
"Zhi Zhi apakah kau yakin Kita bisa membatalkan nya"Ucap nya
"Tutup mulut mu Huang Zhu !!"Bentak nya
"Ta.."
"Seperti yang dikatakan oleh adik ku yang mulia dia ingin kediaman ini masih utuh maka aku akan menunjukan belas rasa terima kasih ku untuk kalian dengan mengorbankan diri ku yang mulia"Ucap ku
"Biarkan ayah melihat luka di pipi mu"Ucap nya
Ku buka penutup kepala ku dengan kipas merak di tangan ku ku buka hanya setengah semua nya mengintip untuk melihat ke arah ku..
"Sudah selesai bukan ??"Tanya ku semua posisi kembali semula lalu ku tutup penutup kepala ku..
"Racun yang ayah berikan pasti tidak akan sembuh Zhi Zhi !!"Bentak nya tanpa sadar ditatap nya pandangan mereka ke arah nya ia masih menatap ku dengan tajam serta mata merah nya
__ADS_1
"Cih, ternyata kau sudah mengakui nya ayah.."Ucap ku
"Aku.. Aku melakukan ini demi kebaikan mu putri ku...."Ucap nya tertunduk..
"Kebaikan !!! Kebaikan apa ayah !!! Kau menghancurkan masa Depan ku !! apakah kau ingin aku menjadi perawan tua di rumah yang tidak ada akhlak nya ini ha !! Bahkan kau berdiam diri saat melihat aku di bully oleh kakak ku bahkan adik ku !!! Ayah macam apa kau tidak menjaga anak nya dengan baik !!!"Bentak ku ke arah nya..
"Pelan kan suara mu itu Zhu Zhi !!!"Bentak ibu tiri ku..
"Cuih, aku berbicara pada seorang AYAH bukan seorang IBU bejad seperti mu !!! PILIH KASIH"Ku tekan kan nada bicara ku di beberapa kata sambil menunjuk ke arah nya..
"Anak durhaka"Ucap nya yang hendak menampar ku namun tangan nya di tahan oleh ayah...
"Jangan lakukan hal itu pada anak ku fiolyn"Ucap nya dengan nada begetar..
"Huh sudah terekam jelas kekejaman ibu tiri ku tidak sia sia aku memanggil nya NENEK LAMPIR"Ucap ku meremehkan
"Jika aku NENEK LAMPIR lalu kau apa ?? CUCU LAMPIR ?!"ucap nya
Ku tatap mata ku menatap tajam ke arah nya..
"jika ini bukan hari pernikahan ku maka sudah ku penggal kepala mu disini sekarang juga"Ucap ku dengan sorot mata yang tajam menatap nya dengan seketika ia memundurkan langkah nya sedikit menjauh dari ku ku tatap dia dengan senyuman sinis yang terlintas di bibir ku..
Ku langkahkan kaki ku menjauh dari keluarga Lou ku menuruni tangga menuju kereta angkat di depan ku dengan sebuah kursi kecil yang sudah di hias didalam nya lama ku tatap kursi itu...
"Zhi Zhi !!"Teriak seorang pria dibelakang ku ku balik kan badan ku menatap seseorang dengan mata yang merah seperti menangis ke arah ku..
"Chang Yi"Ucap ku tanpa sadar memanggil nama nya dengan sangat pelan seperti menggema tanpa sadar juga ku teteskan air mata ku menatap nya ku balikan badan ku dengan mata yang tertutup ku usap air mata ku perlahan mendekati kereta angkat tersebut...
"ZHI ZHI !!!"teriak nya dari belakang ku saat aku menduduki kursi ku tatap mereka yang menangis ditutup tirai nya oleh dua orang pelayan dari arah kanan dan kiri ku diangkat nya kereta yang ku tumpangi dengan alunan musik yang menyeringai pertanda aku sudah semakin menjauh dari nya..
__ADS_1