Permaisuri Yang Berubah

Permaisuri Yang Berubah
Apakah Ini Kematian Lagi ???


__ADS_3

Berhari hari akhir nya Selir Liang tidak tahan dengan permainan permaisuri dan Kaisar


Hari ini mereka membuat Selir Liang cemburu dengan melihat selir Fiya yang berdandan lebih cantik dari pada diri nya dan menemani Kaisar berjalan di taman sambil menggenggam tangan Kaisar.


"BERHENTI" halang Selir Liang


"Selir Liang !!!" Kaisar langsung berhenti dan menatap selir Liang


"Kaisar !!! selama masa kehamilan hamba ini, anda belum pernah menemani hamba jalan jalan bahkan untuk makan sekali pun" Selir Liang sudah merasa frustasi dan emosi


"Ehmmm aku pikir orang hamil tidak perlu di ganggu dan harus banyak istirahat" Jelas Kaisar


"Kaisar tapi hamba benar benar merindu kan dirimu yang selalu memanja kan hamba kaisar !!!!" Air mata buaya Selir Liang pun menetes


Selir Liang tau bahwa Kaisar akan lemah melihat nya menangis


"KAISAR..." Permaisuri datang dari belakang dan membawa seorang lelaki


"Permaisuri !!! dari mana saja kau ???" tanya Kaisar sambil bingung siapa laki laki yang di belakang permaisuri


Selir Liang gemetar hebat saat melihat lelaki itu !!! ternyata dia adalah Pangeran Xio


"Ehmm kenapa Selir Liang berkeringat Sekali" Tanya permaisuri yang mengetahui Rahasia besar Selir Liang


"Tidak apa apa Permaisuri" Wajah selir Liang langsung memucat dan pikiran nya tiba tiba menjadi gila


Lalu lelaki itu berkata kepada Kaisar sambil berlutut

__ADS_1


"Kaisar !!!! Maaf kan hamba tolong jangan bunuh hamba !!! Hamba menyukai Selir Liang !!! Hamba ayah dari kandungan Selir Liang"


"APA ???" Dengan Ekspresi pura pura terkejut nya Kaisar pun memainkan Drama nya " Selir Liang kau bilang itu anak ku !!! Tapi ternyata dari laki laki lain !!! Aku kecewa pada mu"


"Aigoooo jika dia berada di jaman moderen dia pasti sudah di hadiahi piala Oscar" Cetus permaisuri dalam hati


"KAISAR DIA BERBOHONG"


"Berbohong ??? Hadir kan saksi" Permaisuri tidak mungkin melawan Selir Liang tanpa persiapan yang matang "Lihat selir Liang siapa mereka ???"


"Hahh !!! Kalian berkhianat???" Selir liang semakin di buat terpojok oleh permaisuri


"CUKUP !!! YA AKU HAMIL BUKAN ANAK MU KAISAR !!! KAU TIDAK PERNAH MENYENTUH KU SAMA SEKALI !!! SETIAP HARI KAU HANYA MEMBICARA KAN KE POLOSAN PERMAISURI AKU CEMBURU DAN MENCARI LELAKI LAIN !!!! APA SEKARANG KAU AKAN MEMBUNUH KU SEPERTI PERMAISURI 2 TAHUN LALU ???" Emosi Selir Liang sudah tidak terkendali lagi


"SELIR LIANG !!! Sejenak kaisar berteriak lalu dia menghalus kan suara nya !!! Permaisuir urus lah hukuman buat Selir Liang !!!"


Kaisar berbalik dia benar benar tidak tega melihat selir nya yang begitu kasian. Belum jauh Kaisar berjalan Selir Liang yang dengan pikiran Gila nya mencoba melakukan pembunuhan


"PERMAISURI JIKA AKU TIDAK DAPAT MEMILIKI KAISAR MAKA KAU JUGA TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMILIKI NYA YAAAAAAA"


Selir Liang mengambil Belati dari Saku Pangeran Xio dan berencana menikam Kaisar dari belakang


Dengan cepat nya permaisuri Berlari ke arah Kaisar dan langsung melindungi nya


"KAISARRRRR !!! HAAAAHHHH" Tusukan belati itu tepat menusuk perut permaisuri di bagian sebelah Kiri nya


"PERMAISURI" Kaisar terkejut saat Berbalik saat melihat beberapa tetes cipratan darah di depan nya

__ADS_1


Selir Liang langsung terduduk Tarauma dengan kelakuan nya sendiri dan gemetar kuat


"PERMAISURI" Semua Pelayan langsung bergegas melihat permaisuri dan melakukan persiapan pengobatan


Dan dengan mulut nya sendiri Kaisar langsung menjatuh kan hukaman mati Kepada Selir Liang


"AKU .... AKU MENJATUH KAN HUKUMAN MATI KEPADA SELIR LIANG" Dengan Air mata yang membasahi pipi dan tubuh yang bergemetar hebat Kaisar Akhir nya menentukan hukuman sendiri buat orang yang selama ini dia sayangi


"Ka...iisar...." Permaisuri membuka mata nya sedikit dan berbicara kepada Kaisar "Ja...ngan...Hahhh hahhhh bunuh...Selir...Liang !!!! Hahhh hahhh !!! apakah ini kematian ku lagi !!! ini benar benar singkat !!! Permaisuri !!! Hahhh sakit Sekali !!!" Cetus Permaisuri dalam Hati nya


Permaisuri pun teringat kematian nya saat menjadi Polwan


***


"**Yukiiii awassss"


DOR !!! Satu peluru itu menembus jantung nya sampai kebelakang**


***


"Seperti nya aku selalu di takdir kan untuk meninggal dengan keadaan yang tragis hahhhh" Cetus Sedih dalam hati permaisuri


Permaisuri pun langsung menutup mata nya karna terlalu banyak nya darah yang mengalir


"Kurung Selir Liang !!! Dan cepat panggil Tabib istana"


"Baik Yang Mulia Kaisar"

__ADS_1


Kaisar langsung mengangkat Permaisuri dan membawa nya ke istana nya untuk di berikan pertolongan.


__ADS_2