
Kaisar Li membersihkan diri nya dan masuk ke kamar tidur di samping Permaisuri Shi Lan
"Apakah Kaisar Li sudah datang ?" Tanya Permaisuri Shi Lan pada diri nya sendiri dalam hati
Kaisar Li memeluk Permaisuri Shi Lan dari belakang dan berbicara dengan nya. Permaisuri pura pura tertidur
"Permaisuri apa kau sudah tidur ? ehmmm seperti nya sudah, Permaisuri ku ! aku minta maaf sayang tidak bilang bilang dengan mu saat pergi tapi aku jujur aku tidak tergoda dengan wanita wanita di Paviliun itu" Jelas Kaisar Li
"Maaf kan aku yang cemburuan Kaisar Li" Permaisuri Shi Lan langsung mengambar pembicaraan Kaisar Li
"Heh ? Kau belum tidur sayang?"
Permaisuri langsung membalikan badan nya dan menghadap ke arah Kaisar Li
"Li...apa aku berbeda dari sebelum nya ?" Tanya Permaisuri
"Berbeda ? ehmm dibagian mana nya ya ? aku tidak merasa kau berbeda ! memang nya kenapa" Tanya balik Kaisar
"Tidak apa apa, terimakasih sudah mau menerima ku apa ada nya"
"Ehmm, Shi Lan..."
"Ehm ?"
Mata mereka sambil menatap satu sama lain dengan lembut nya, wajah mereka semakin dekat, bibir merah jambu mereka yang terlihat mengingin kan satu sama lain
"Shi lan, boleh kah ?"
"Ehm"
DUK !!! DUK !!! DUK !!! Belum sempat Kaisar Li mencium bibir Permaisuri sudah ada yang memukul pintu dengan keras dan dengan tempo yang cepat
"Aaarrrrrggghhh siapa yang mengganggu malam indah ku ?" Cetus Kaisar Li dengan nada kesal nya dalam hati
Saat Kaisar Li membuka pintu di lihat nya 2 orang anak kembar itu menatap nya dengan tatapan imut hingga melemah kan kekesalan nya
"Yuki...Yuri anak ayah ada apa sayang ?"
"Ayahhhhh"
"Ehmmm ada apa Putri ayah Yuri ?"
Kaisar Li langsung mengangkat Yuri dan membawa nya masuk ke kamar
"Abang Mitoko bilang ayah akan membuat adik benar kah itu ?" Tanya nya dengan wajah polos
"Ehmmm hahaha abang mu mungkin bercanda saja sayang, ayah begitu lelah jadi tidak bisa membuat adik sekarang" Jelas Kaisar Li dengan wajah canggung dan merah nya
__ADS_1
"Memang nya kenapa Yuri bertanya seperti ini ?"
"Itu...aku ingin tau cara membuat adik" ucap langsung Yuri yang menjadi tembakan bagaikan tertusuk anak panah
"Anak kecil yang masih polos ingin mengetahui nya ! MITOKOOOOO KAU AJARI APA ADIK ADIK MU INI ?" Kesal kaisar Li
"Yuki...Yuri sini sayang" Panggil Permaisuri
Mereka pun mendekat kepada Permaisuri dan duduk di samping nya
"Jika kalian sudah dewasa sudah sangat.....besar nanti kalian akan mengetahui nya, tapi...untuk saat ini kalian masih terlalu muda maka dari itu kalian pergi lah tidur ibu dan ayah juga akan tidur" Jelas Permaisuri
"Berarti abang Mitoko membohongi kami bahwa ayah dan ibu akan membuat adik" Sahut Yuki
"Memang dia bilang seperti apa sampai kalian begitu penasaran" Tanya Permaisuri
"Itu...."
Beberapa saat Sebelum Kejadian
"Ahhh aku benar benar kesal dengan ayah Kaisar, dia selalu saja takut istri semoga aku tidak seperti diri nya haiisss ahaaa ku kerjai saja lah ! hihi"
KAMAR YUKI DAN YURI
"Adik adik ku apa kalian sudah tidur ?"
Yuki membuka pintu kamar nya dan mempersilah kan Mitoko masuk
"Ada apa abang datang ke mari malam malam ?" Tanya Yuri
"Begini, bantu abang"
Ucap Mitoko dengan wajah serius nya
"Bantu apa ?"tanya Yuki
"Abang dengar ayah kaisar dan ibu suri mau bikin adik nahhh abang perlu tau resep nya"
"Resep ?" Mereka masih kebingungan dengan kata kata Mitoko
"Ehmm abang dengar hanya menggunakan tepung maka jadi lah adik tapi abang masih bingung bagai mana cara membuat nya setelah mengetahui bahan bahan nya" Ucap Mitoko
"Jadi kami ini terbuat dari tepung ?" Tanya Yuri
"Ehmm"
"Yuri seperti nya ini menarik ayo kita cari tau biar kita bisa bikin adik banyak banyak dan bermain dengan mereka"
__ADS_1
"Ayo bang" Ucap Yuri
KAMAR KAISAR DAN PERMAISURI
"Mitokooooo kau mengahancur kan malam indah ku, awas kau yaaaa dan kau mendapat kan tiori dari mana ? masa anak dari tepung" Kesal Kaisar dalam hati
"Sayang...adik itu tidak terbuat dari tepung hihi" Permaisuri benar benar merasa lucu saat mendengar Yuki dan Yuri bercerita
"Lalu dari apa bu ?" Tanya Yuri
"Itu...." Pipi Permaisuri memerah dia bingung mau menjawab apa
"haiiisss kalian benar benar banyak bertanya sayang" Kaisar berbicara sambil memeluk Permaisuri dari belakang "Kalian itu terbuat dari air yang sudah ayah berikan kepada ibu mu" Jelas Kaisar Li
"Air apa ayah ?" Tanya Yuki
"Haisss lihat ini !!!" Kaisar Li menuang kan secangkir air putih dan memberikan nya kepada Permaisuri
"Itu kan hanya air putih" Sahut Yuri
"Nahh itu dulu adalah kalian"
"Hoohh sudah lah begini saja abang Mitoko tidak tau, membosan kan Yuri ayo kita kembali"
"Ehmmm, Selamat malam ibu suri" Yuri mencium lembut pipi ibu nya
"Baguuussss Mitoko kau mengahnacur kan mood ayah mu malam ini, sebagai balasan nya aku akan menikah kan mu dengan Putri Wheyin hihihi" Pikiran Licik Kaisar Li pun terlintas begitu saja
"Haaaahhhh Kalian ini anak dan ayah senang sekali saling menjebak ya"ucap Permaisuri
"Dia duluan yang menghancur kan mood ku sayang"
"Haaaiiisss, apa kau masih mau?" tanya Permaisuri
"Apa kau mau ?"
"Kenapa kau malah balik tanya ? haahh sudah lah aku tidur saja"
"Etttt ayo kita lakukan"
"Hihihi baiklah"
Malam yang panjang dan penuh dengan kegairahan pun terjadi di antara Kaisar dan Permaisuri
Putri Yuri
__ADS_1