
Tinggal 1 bulan peperangan akan terjadi di antara Negri Hui dan Negri Bei untuk menambah kekuatan nya Negri Hui di bantu oleh Negri Fenglin
Persiapan ini tentu cukup matang untuk Kaisar Li dan Kaisar Bei di sisi lain Permaisuri Shi Lan mengandung anak Kaisar Bei sudah 2 bulan
Permaisuri hanya muram dia tidak tau apa yang harus di lakukan anak di kandungan nya sama sekali tidak berdosa jika dia harus menggugur kan nya
"Permaisuri" Panggil lembut oleh Kaisar Li yang sedari tadi melihat istri nya diam menatap ke arah luar jendela
"..." Permaisuri masih tidak sanggup berbicara dengan Kaisar Li bahkan menatap sepatu nya saja membuat Permaisuri sakit hati
"Permaisuri...heeemmmm !!!" Kaisar Li hanya bisa menghela nafas nya dalam dalam melihat istri nya "Permaisuri lahirkan lah anak itu"
Permaisuri langsung mengangkat kepala nya dan menatap tajam mata suami nya dengan mata yang berkaca kaca
__ADS_1
"Ada apa ?"
Tanya Kaisar Li
"Kau mau aku melahirkan bayi ini ? padahal dia bukan anak mu !!! DIA BUKAN ANAK MU LI..." Teriakan itu terasa menyakitkan bagi Kaisar Li yang mendengar nya
"Tapi dia tidak berdosa, jika dia di lahir kan dari rahim mu itu sudah takdir dia untuk lahir Permaisuri aku tidak akan menyalah kan nya atas dosa dosa ayah nya" Jelas Kaisar Li
"Haaahhh !!! Jika dia lahir takdir nya akan begitu buruk akan ada perang saudara antara anak yang ku lahir kan untuk mu dan anak dari Kaisar Bei" Permaisuri menitik kan air mata nya tanpa ia sadari
"Kau benar kita tidak mengetahui masa depan !!! Kau akan bersinar selama nya hingga akhir hayat mu Kaisar Li kau benar benar Kaisar yang bijak, aku mau keluar menghirup udara segar permisi"
"Apa kau masih menyayangi ku Shi Lan ? aku harap masih, kau selalu saja menyiksa ku dengan diam mu jika kau sudah mulai bosan aku akan menghibur mu sekuat tenaga untuk senang bersama ku lagi" Cetus Kaisar dalam hati nya
__ADS_1
Benar apa yang di katakan Kaisar Li kita tidak mengetahui bagaimana masa depan kita apakah itu bahagia atau menyedih kan
Saat Permaisuri berjalan jalan di taman dia melihat Mitoko yang menaiki pohon dan tak sengaja menginjak dahan pohon yang rapuh hingga membuat nya terjatuh
Permaisuri mencoba menyelamatkan diri nya tetapi nihil Permaisuri tersandung batu dan membuat nya terjatuh dengan kuat karna ada benda yang menghantam langsung ke perut nya
Permaisuri merasakan betapa sakit nya perut nya di lihat nya begitu banyak darah yang keluar para pelayan langsung mengangkat permaisuri
sedangkan pangeran Mitoko berhasil di selamat kan oleh seorang Prajurit
Keringat dingin menyelimuti Permaisuri dan tabib yang kini membantu Permaisuri dari rasa sakit nya
Permaisuri mengalami pendarahan dan keguguran bagi nya keguguran kali ini lebih menyakit kan dari pada melahir kan anak kembar nya
__ADS_1
Kaisar Li tidak tau harus apa perasaan nya campur aduk bahagia karna Permaisuri tidak akan melahir kan anak Kaisar Bei atau sedih karna melihat Permaisuri yang begitu kesakitan akan keguguran