
Waktu terus berlalu Pangeran Yuki dan Putri Yuri kini sudah berumur 17 tahun dan Pangeran Mitoko juga sudah berumur 27 tahun berbeda dengan Pangeran Yuki Pangeran Mitoko selalu di dekati oleh banyak perempuan
Pangeran Yuki selalu di jauh kan dari perempuan perempuan bangsawan hingga suatu saat dia pergi kehutan dan bertemu dengan seorang perempuan yang memiliki rambut panjang dengan warna hitam nya yang pekat,bola mata secoklat kayu jati dan bibir semerah buah delima.
"Kaka aku akan pergi ke sebelah sana untuk mengambil air" Ucap Pangeran Yuki
"Ehmm,Yuki tolong petik kan beberapa tanaman obat juga buat ku" Sahut Pangeran Mitoko
"Baiklah"
Saat asik berjalan jalan Pangeran Yuki melihat seorang perempuan menaiki sebuah pohon mangga yang cukup tinggi, karna mata nya yang tajam Pangeran Yuki melihat kayu yang di injak perempuan itu akan patah
Benar saja perempuan itu terjatuh dari pohon yang lumayan tinggi dan dengan cepat Pangeran Yuki menangkap nya
Mata mereka saling bertatapan satu sama lain jantung mereka berdegup dengan kencang mereka jatuh cinta pada pandangan pertama
"Siapa laki laki ini ? ini seperti...7 tahun lalu, mata nya sama persis seperti prajurit yang menangkap ku waktu aku masih kecil dulu" Ucap Perempuan itu dalam hati
"Nona apa kau tidak apa apa ?" Yuki mencoba menyadarkan perempuan yang dari tadi menatap diri nya
"A..ahh maaf kan saya ! Wajah anda mengingat kan saya pada seseorang" Ucap nya
"ehmm ! apakah kamu dari kalangan bangsawan ?" Tanya Yuki
"Jika aku memberitahu identitas ku maka rencana ku pasti akan terbobgkar dengan cepat" ucap nya dalam hati
"Nona...kau melamun lagi?"
"Tidak tidak...aku hanya orang biasa saja"
__ADS_1
"Ehmm begitu ya...kalau boleh tau siapa nama mu ?" Tanya Yuki
"Nama ku..."
Belum sempat perempuan itu memberitahu nama nya tiba tiba Pangeran Mitoko datang menyusul Pangeran Yuki
"Yuki...kenapa lama sekali ?"
"Maaf Kak, Nona semoga kita bertemu lagi nanti" Pangeran Yuki langsung berbalik dan menjumpai Pangeran Mitoko
"Ehmmm"
Pangeran Mitoko dan Pangeran Yuki kembali ke istana, saat memasuki gerbang istana Pangeran Yuki melihat Putri Yasmin.
"Pangeran Mitoko..." Ucap Yasmin
"Yasmin ada apa ?" tanya Pangeran Mitoko
"Hari ini aku tadi pergi membeli buku apa kau mau membaca nya buku yang ku beli benar benar memberikan inspirasi bagi pembaca nya" Ucap Yasmin
"Benar kah ! nanti temui aku di taman belakang istana ok"
"Baiklah..."
Sebelum menuju taman Pangeran Mitoko di panggil oleh Kaisar Li
"Salam Ayah apa kau memanggil ku?"
"Ehmm duduk lah"
__ADS_1
"Terimakasih ayah"
"Mitoko umur mu sudah 27 tahun apa kau tidak mau menikah ?"
"Menikah ? tentu saja aku ingin menikah tapi...aku tidak tau harus bersama siapa ?" Ucap Mitoko
"Ayah punya saran yang bagus buat mu ! menikah lah dengan Putri Yasmin"
"Apa Putri Yasmin ? bukan kah adik Yuki mencintai nya"
"Ayah tidak ingin menikahkan dia dengan perempuan dari kalangan bangsawan walaupun dia seorang Pangeran Mahkota Mitoko"
"Tapi ayah..."
"Tidak ada tapi tapian Mitoko"
Tiba tiba Yasmin mendobrak pintu dan muncul di hadapan Kaisar Li
"Pangeran Mitoko aku siap menikahi mu" Ucap Putri Yasmin
"Yasmin...Nahhh Mitoko Yasmin juga menyetujui pernikahan ini ! Baiklah ayah akan ke aula sekarang juga untuk memberitahu semua para mentri dan pejabat lain nya" Ucap Kaisar Li
Semua orang di kumpulkan di Aula Istana termasuk Permaisuri Shi lan dan anak anak mereka
"Semua nya ! Hari ini aku umum kan Putri Yasmin akan menjadi Tunangan Pangeran Mitoko dan akan menjadi Permaisuri nya"
Seketika seperti ada petir menyambar di hati Pangeran Yuki, dia menahan diri nya dan menggigit lidah nya kuat kuat
Permaisuri Shi Lan melihat ke arah anak laki laki nya itu dia tau betul bahwa Putra nya saat ini merasa seperti terkhianati dan kecewa. Tanpa memberikan bantahan Pangeran Yuki langsung keluar dari Aula Istana dan pergi dengan wajah suram nya.
__ADS_1