
"Permaisuri Pangeran Yuki ingin bertemu dengan anda"
"izin kan dia masuk" Permaisuri Shi Lan dengan cepat menghapus air matanya sebelum terlihat oleh Pangeran Yuki
"Ibu..." Yuki langsung duduk di samping Shi Lan dan merebahkan kepalanya di pangkuan ibu nya
"Yuki... ada apa" Permaisui membelai kepala Yuki dengan lembut
"Ibu ini rasanya hangat dan lembut, ibu...tidak perduli siapa pun kau perempuan yang berada di samping ku sekarang adalah ibu ku yang paling ku cintai sampai akhir hayat ku" Ucap Pangeran Yuki
"Kenapa tiba tiba kau datang ke kamar ku dan berkata manis seperti ini ?" Tanya Permaisuri
"Ibu aku minta maaf atas kejadian hari ini di air terjun, tidak seharusnya aku meragukan identitas ibu ku sendiri" Ucap Yuki
__ADS_1
"Pangeran kau adalah orang yang baik aku tidak bisa memberitahu yang sebenarnya! ketika aku kembali pada kehidupan ku nanti tolong jangan lupa kan ibu mu ini" Ucap Permaisuri Shi Lan
"Ibu...hikss ! Yuki mohon jangan tinggalkan Yuki ibu... Yuki akan memberikan mu segalanya Harta,Tahta bahkan kematian akan ku persembahkan untuk mu ibu...hiksss Yuki mohon jangan tinggalkan Yuki" Pangeran Yuki menitikan air matanya, menangis dan secara perlahan tertidur di pangkuan Permaisuri Shi Lan.
"Cup..." Cium lembut di kening Pangeran Yuki dan membaringkan nya secara perlahan di atas kasur
"Yuki, di kehidupan yang akan datang jadilah seseorang yang cemerlang dan berjaya sayang ! Walaupun aku bukan orang dari dunia ini tapi aku lah yang melahirkan dan membesarkan mu. Jika suatu hari nanti ibu mu ini harus pergi tolong ikhlaskan lah ibu, Ibu sayang pada mu nak" Permaisuri Shi Lan pun membiarkan Pangeran Yuki tertidur di kasur nya dan secara perlahan meninggalkan Pangeran Yuki
"Aku ingin jalan jalan keluar saja" Ucap Permaisuri yang melanjutkan jalan nya
Dia mengelilingi istana dan melihat Putri Ayumi berdiri di sebuah jembatan sendirian sambil menatap langit
"Kenapa kau berada di luar ?" Tanya Permaisuri Shi Lan
__ADS_1
"Ehmmm, aku dari kecil tidak pernah melihat wajah ayah ! Kata ibu ayah dulu seorang Kaisar yang berjaya dan gemilang seperti bintang di langit malam, ketika aku ingin merasakan kehangatan ayah aku selalu melihat bintang" Ucap Putri Ayumi
"Ya, ayah mu dulu seorang lelaki yang begitu berjaya tapi dia hancur gara gara ego nya sendiri Putri Ayumi" Ucap Permaisuri Shi Lan
"Saya tau itu Permaisuri, saya juga sudah mendengar kau mengutuk keturunan ayah ku sampai 7 keturunan ! Aku sudah tau konsekuensinya tapi aku selalu sedih memikirkan satu hal" Ucap Putri Ayumi dengan raut wajah gelisah nya
"Saya menikahi Pangeran Yuki dia adalah anak anda ! Jika saya mengandung anak nya dan melahirkan nya akan kah ayah nya membunuh anak nya sendiri ? Jika itu terjadi maka itu benar benar kejam ibu suri !!! Tapi jika Pangeran Yuki memiliki selir dan selir itu melahirkan seorang anak juga maka akan ada perang saudara Yang Mulia Permaisuri, dan hanya akan ada pertumpahan darah antara Negri Hui dan Negri Bei di masa yang akan datang" Jelas Putri Ayumi
"Kau memang benar ! Tapi itu lah yang terjadi sebenarnya pada keluarga kerajaan. Jika aku dapat memilih sebelum aku di lahirkan, aku ingin terlahir menjadi orang biasa dan sederhana tinggal di keluarga kerajaan hanya akan membuat mu mati sia sia jika tidak memiliki keberanian hidup. dan ingat ini Putri Ayumi hanya karna satu kejahatan seribu kebaikan hilang ikut bersamanya ! Aku akan berdamai dengan mu untuk malam ini saja Putri Ayumi, karna jika aku lunak pada mu aku mungkin tidak akan kuat melihat kematian mu suatu hari nanti" Ucap Permaisuri Shi Lan
"Hamba paham betul perasaan ibu Suri ! Terimakasih untuk malam ini, saya akan mempersiapkan diri untuk menjemput ajal saya" Sahut Putri Ayumi dengan mata sendu nya
"Semoga Budha melindungi mu nak, aku pergi dulu" Permaisuri Shi Lan Perlahan hilang dari hadapan Putri Ayumi
__ADS_1