Permaisuri Yang Berubah

Permaisuri Yang Berubah
Kembali Ke Istana


__ADS_3

"Ami....apakah Ibu suri sudah pulang ?" Pangeran Mitoko selalu cerewet dan bertanya kepada Ami saat Permaisuri menghilang dari istana dia sedih sekali melihat adik bayi nya itu harus menangis karna terpisah dari Permaisuri


Tak berapa lama Permaisuri Shi lan dan Kaisar Li datang beserta rombongan Liang


"Mitoko..."


"ibuuu" Pangeran Mitoko langsung berlari ke arah Permaisuri dan memeluk nya dia begitu merindukan permaisuri


"Ibu....Mitoko merindu kan ibu hiksss hiksss adik menangis terus karna tidak ada ibu, hiks hikss"


"Maaf kan ibu sayang, ibu tidak akan meninggal kan kalian bertiga lagi"


Permaisuri memeluk anak nya itu dengan erat dia bersyukur bisa kembali dengan cepat ke istana nya


"Janji ya bu"


"ehmmm"


"Janji jari kelingking !!!"


"hahaha iya sayang !!! Janji jari kelingking, baiklah ayo kita ketempat adik mu" Permaisuri langsung menggandeng tangan Mitoko dan masuk ke kamar nya melihat anak kembar nya


***


"Putri Liang tinggal lah beberapa hari untuk sementara waktu apa pun yang di perlukan kau dan suami mu bilang saja aku akan menyediakan nya untuk kalian sebagai balas budi sudah menyelamat kan istri ku"


"Baik yang Mulia Kaisar Li"


"Kalu begitu saya permisi dulu"

__ADS_1


"Salam Kaisar Li !!! Aku bersyukur Permaisuri Shi lan bisa lepas dari yang Mulia Kaisar Bei !!!" Cetus Liang dalam hati


***


"Anak ibu sayang !!! Kalian berdua pasti lapar karna tidak minum asi ibu, tunggu ibu membersih kan diri ya"


Permaisuri membersih kan diri nya membuang pakaian yang di sentuh oleh Kaisar Bei mandi dengan air mawar untuk membuat nya wangi


"Permaisuri...." bisik lembut Kaisar Li


"Ka...ka..kaisar sejak kapan anda datang?" Permaisuri langsung menyembunyikan tubuh nya ke dalam air


"Jangan Malu hihihi" Goda Kaisar Li


"Kaisar Li kau menggoda ku ? iiiihhhhh !"


Kaisar Li tiba tiba melepas kan pakaian nya dan berendam bersama Permaisuri


"Ka...kaisar..." Pipi Permaisuri mulai memerah


"Diam saja...aku akan menggosok setiap tubuh mu dan menghilang kan noda di tubuh mu tenang saja aku tidak akan menyentuh mu kali ini kau pasti masih trauma kan" Sambil tersenyum lembut kepada Permaisuri


"Walau kau mau menerima ku, aku tetap saja merasa bersalah dan tak layak lagi untuk kau sentuh" Permaisuri langsung menurun kan tatapan nya tidak sanggup menatap Kaisar Li


"Siapa bilang ? bukan kah sudah ku bilang jangan pernah merasa bersalah aku akan selalu melindungi diri mu permaisuri, tapi maaf kan aku kali ini terlambat menyelamat kan mu"


"Ini bukan kesalahan mu Kaisar aku lah yang lengah !!! baiklah kita selesai saja mandi nya kau harus menyiap kan perang selama 3 bulan dengan Kaisar Bei"


"hahaha baiklah Permaisuri ku"

__ADS_1


"Aku duluan, aku belum memberi makan si kembar"


"Baiklah Permaisuri"


Permaisuri menyelesai kan mandi nya lebih dulu dan langsung bersiap untuk bertemu putra dan putri nya


***


"Ibu suri...." Mitoko selalu senang melihat wajah adik adik nya yang begitu imut dan sudah mulai tenang karna kehadiran ibu mereka


"Mitoko...kamu belum tidur sayang ?"


"Belum ibu, Mitoko begitu senang dengan adik Yuki dan Yuri mereka benar benar lucu"


"Sama seperti diri mu kau juga begitu lucu sayang hahaha"


"Ibu apakah mereka akan besar seperti ku juga?"


"Tentu saja, tetapi mereka perlu waktu yang begitu lama untuk tumbuh seperti mitoko"


Jelas Permaisuri dengan lembut


"Hooohhh begitu ya....ibu Mitoko ingin tidur bersama adik malam ini"


"Tentu saja sayang, sekarang kau berbaring lah ibu akan mendongeng kan kalian biar tidur nyenyak"


"Ehmmmm !!! Cup " Mitoko mencium pipi Permaisuri dengan lembut "Selamat malam ibu suri"


"Selamat malam sayang"

__ADS_1


__ADS_2