Permaisuri Yang Berubah

Permaisuri Yang Berubah
Kematian Putri Yuri


__ADS_3

"Aaaaaa" Teriakan pria tua terdengan begitu menyakit kan saat kedua kaki nya di pukul dengan papan


"KATAKAN SIAPA TUAN MU SELAMA INI" Tegas Pangeran Yuki


"HAHAHAHAHA AKU TIDAK AKAN MENGATAKAN NYA" Tawa licik lelaki tua itu


"Ehmmmmm jadi kau tidak ingin memberitahu HAHAHAHA" balik tawa licik Pangeran Yuki


"Apa maksud dari tawaan anda itu pangeran?"


"Kau pikir aku tidak tau siapa tuan mu ? naif sekali...Dia Putri Ayumi anak dari Permaisuri Devika sebenarnya dia bukan tuan mu dia hanya di kendali kan oleh Permaisuri Devika ckckck kasian sekali..."


"Apa yang akan Pangeran Yuki Lakukan ?" Bibir pria tua itu langsung bergementar hebat dan seperti akan kehilangan sesuatu


"Prajurit buat dia tuli,buta,dan bisu tetapi biar kan dia hidup sampai dia tidak akan pernah mengenali tuan nya lagi...Se-la-mat...ting-gal hahaha"


"KAUUU...KAU HANYA PANGERAN YANG BERPURA PURA MURAH HATI DAN SELALU TERSENYUM TERNYATA KAU PANGERAN YANG KEJAM DAN TIDAK PUNYA HATI CUIH" Teriak pria tua itu


PLAKK!!! Tamparan yang di lontar kan Pangeran Yuki begitu keras hingga membuat bibir pria tua itu berdarah


"Kau melupakan siapa aku ? AKU ADALAH PUTRA DARI PERMAISURI SHI LAN KEJAHATAN KU, KEKEJAMAN KU, HANYA UNTUK MUSUH MUSUH KU DAN YA...AKU JUGA PUTRA KAISAR LI...KEBAIKAN DAN KEMURAHAN HATI YANG DI TURUN KAN DIRI NYA KEPADA KU HANYA UNTUK ORANG BAIK SAJA ! Sebelum kau meneriaki ku lagi coba guna kan otak undang mu itu untuk berpikir kenapa aku sampai bisa melakukan hal kejam ini kepada mu"


Pangeran Yuki pun langsung berbalik meninggal kan pria tua itu yang di siksa para prajurit


Saat Pangeran Yuki selesai dengan urusan nya tiba tiba seluruh istana nya sudah terkepung dia pun sudah menyiap kan rencana dan benar saja terjadi pertempuran di Istana Kaisar Li


Permaisuri Shi Lan yang khawatir pun menemani Putri Yuri di kamar nya di jaga dengan prajurit Elit


Sedang kan Kaisar Li, Pangeran Yuki dan Pangeran Mitoko berperang melawan musuh


"Ayah ini waktu nya melepaskan jebakan !"


Perintah Pangeran Yuki


"Kau benar ! PRAJURIT LEPAS KAN PANAH API NYA"

__ADS_1


"Siap Yang Mulia Kaisar"


KLANK ! KLANK ! KLANK ! Suara Pertemuran terdengar jelas di kerajaan Hui langit biru berubah menjadi langit yang penuh warna merah darah dan di hari ini keajaiban terjadi Putri Yuri tersadar dari tidur panjang nya.


"Kaka...."


"Yuri kau bangun sayang"


"KAKA.....HAH HAH HAH"


"Yuri ada apa sayang?" tanya Permaisuri Shi Lan


"Ibu ibu...dimana Kaka Yuki"


"Dia..." Permaisuri Shi lan tidak sanggup mengatakan kebenaran bahwa kakak nya sedang berperang di luar


"Ibu...suara apa itu"


"Mungkin.. itu hanya suara prajurit berlatih saja Yuri"


Putri Yuri langsung bangkit dari tempat tidur nya dan melihat kearah luar jendela dia terkejut saat melihat perang di istana nya


Putri Yuri langsung berlari keluar kamar nya dan di kejar oleh prajurit yang menjaga nya


Putri Yuri berlari sekuat tenaga ia hanya ingin melihat kakak laki laki nya


"Kaka...aku bermimpi kau akan mati di hadapan ku saat berperang...aku tidak ingin kau meninggal kan ku untuk yang ke dua kali nya kaka...aku harap bisa melihat mu...hikss"


Cetus Putri Yuki dalam hati


Sampai Lah Putri Yuri di halaman utama istana yang begitu besar dia melihat kakak nya berperang dan tak sengaja mata nya tertuju kepada seseorang yang ingin menyerang nya dari belakang


"YUKI......." Teriak Putri Yuri yang langsung berlari melindungi Pangeran Yuki dari belakang


SERT !!! Satu tebasan yang begitu kuat terukir di punggung Putri Yuri

__ADS_1


"YURI....." Pangeran Yuki langsung berbalik dan menangkap adik nya yang jatuh terluka di dalam dekapan nya


Saat di angkat nya kepala nya dan mata nya menatap kepada seseorang yang sudah menebas punggung adik nya itu ternyata dia Putri Ayumi.


"KAUUUU PUTRI AYUMI" Mata Pangeran Yuki memerah melihat Putri Ayumi di dalam mata Pangeran Yuki terdapat kebencian yang begitu mendalam


"Kau...bukan kah kau lelaki waktu itu jadi kau Pangeran Yuki" Putri Ayumi terkejut saat mengetahui lelaki yang di cintai nya adalah Pangeran Yuki


"**PRAJURIT TANGKAP PUTRI AYUMI HIDUP HIDUP UNTUK DIRI KU BAWA DIA KEHADAPAN KU" Perintah Pangeran Yuki yang begitu marah karna Putri Ayumi sudah menyakiti orang tercinta nya


"Siap Pangeran" Para prajurit pun mengejar Putri Ayumi dengan cepat**


"Ka...ka..."


"Yuri...."


"A...adik...senang...bi..sa melihat mu...pu..lang"


"Shuttt jangan bicara lagi kakak akan membawa mu untuk mengobati luka mu"


"Tidak...ka..kak...dengar kan adik....Hidup...lah hahhh hahhh baha...gia...tolong...re..la..kan..adik mu" Air mata Putri Yuri menetes dari mata nya menanti kematian nya


"Yuri kakak ingat...kakak membeli kan mu gelang yang begitu cantik kau akan jadi perempuan yang paling cantik jika kau memakai nya"


"Kakak...ter..senyum..lahh un..tuk...ku...untuk yang terakhir ka...li...dan...kata..kan...aku...perem..puan... yang can..tik"


"Kau...adalah adik perempuan ku yang paling....cantik...tidak...,tidak ada perempuan mana pun yang bisa menandingi kencantikan mu kecuali ibu" Sambil mengatakan Pangeran Yuki pun mengantar kan adik nya yang tidur untuk selama nya itu dengan senyum terpaksa yang di ikuti dengan linangan air mata nya


"Teri...ma..ka..sih...." Putri Yuri pun menutup mata nya untuk selamanya


"Yuri...Yuri..YURI.....AAAAAAAAAAAAA AAAAAAAA...HIKS HIKS...YURIII"


saat kesedihan melanda Pangeran Yuki Kemenangan pun menggiring nya tetapi dia harus kehilangan orang tersayang ny


"Putri Ayumi Sudah tertangkap harap kalian para bawahan nya untuk berhenti menyerang" Pengumuman itu di siaran kan oleh seorang panglima yang menyatakan Kerajaan Hui kini memiliki kemenangan telak

__ADS_1


__ADS_2