
Sudah beberapa hari, akhir nya Liang kembali ke kerajaan nya bersama suami dan anak nya
"Terimakasih Permaisuri Shi Lan karna sudah mau merawat kami beberpa hari ini"
Ucap Liang sambil menundukan kepala nya
"Sama sama berhati hati lah saat pulang nanti kami akan memerintah kan beberapa orang rahasia untuk mengikuti dan menjaga kalian" Sahut permaisuri
Liang membungkuk kan badan nya dan kembali menegak kan lalu berbalik menuju kereta kuda
3 Hari kemudian
Siapa yang menduga saat Liang tiba di ibu kota negri suami nya semua keadaan sepi senyap mereka bergegas ke istana
Betapa terkejut nya Liang saat melihat seluruh anggota kerajaan habis di bantai di depan mata dan suami nya !!!
"HAAAHHHH AYAAAHHHHHHH !!!" Liang berteriak dengan keras memanggil ayah mertua nya
"Liang jangan ke sana, itu pasti jebakan"
Ucap Xio sambil menarik tangan istri nya
"Tapi Xio lihat itu ayah mu dia di ikat di kayu dengan tangan terbentang nya, SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI ???"
"HAHAHAHAHA !!! Tawa licik lelaki itu terdengar tidak asing
__ADS_1
"Kauu !!! KAISAR BEI ? KAISAR BEI APA KAU YANG MELAKUKAN NYA ?"
Tanya Liang
"Tentu saja !!! aku ingin memperbesar wilayah ku sebelum Kaisar Li itu mendahului aku, Aku hanya takut kau akan membantu Permaisuri Shi Lan di medan perang nanti"
"KAUUUU !!! MEMANG NYA KAU TAU APA YANG AKAN KAMI LAKUKAN HINGGA KAU MENUDUB KAMI DAN MENGHABISI SELURUH ORANG YANG TAK BERDOSA DAN TIDAK TAU APA APA? KAU BEGITU KEJAM KAISAR BEI. APA SALAH MERTUA KU DAN KELUARGA SUAMI KU HINGGA KAU MEMBUNUH MEREKA SEMUA DAN SEMUA PRAJURIT INI"
Liang benar benar emosi di buat nya
"LIANG !!! KAU PERGI LAH BAWA PUTRI KITA KE TEMPAT YANG AMAN" Perintah Xio
"Tapi bagaimana dengan mu ?"
"Liang ini mungkin kelembutan terakhir yang bisa ku berikan kepada mu, hidup lah dengan bahagia bersama anak kita didik dia dengan baik pergi lah"
"Xio...."
Air mata Liang menggenang menahan tangis dan sakit yang terasa mencekik
"BENAR BENAR DRAMA YANG MANIS, TAPI AKU TIDAK AKAN MEMBIAR KAN SEORANG PUN DARI KALIAN LARI !!! YAAAAAA !!!"
Duaaaakkk !!! Xio menghantam tubuh Kaisar Bei menahan nya agar tidak bisa mengejar istri nya
"Liangg Lariiii....."
__ADS_1
"XIO........"
"Permisi putri Liang kami prajurit utusan Kaisar Li !!! kami akan membawa mu dengan aman" Salah seorang Prajurit penjaga dari Kaisar Li langsung mengaman kan Liang dan anak nya dan beberapa dari mereka membantu Xio melawan Kaisar Bei yang kini sudah menggila akan kekuasaan dan ada juga yang sudah melapor kepada Kaisar Li bahwa kerajaan pangeran Xio sudah di serang dan penduduk nya habis di bantai
***
Di sisi Lain Devika melarikan diri dengan Putri nya yang baru lahir 1 bulan itu mengungsi kan diri mereka ke gunung utara tempat ayah nya
Permaisuri Devika tidak sanggup melihat Kaisar Bei yang terlalu terobsesi dengan kecantikan Permaisuri Shi Lan bahkan mengancam Devika dengan nyawa anak nya. Devika bahkan lari dari istana dengan ketakutan yang mendalam dia takut ketahuan prajurit Kaisar Bei
"Mau apa kau kemari Devika ? Kau bukan anak ku lagi ?"
Cetus pahit ayah Permaisuri Devika
"Ayahhhhh maaf kan aku !!! hiks hiks !!! ayahh aku mohon maaf kan aku !!! aku tidak mendengar kan apa kata mu hiks hiks ayaaaahhhhh"
"EHHHH !!! Devika masuk lah nak, jangan berlutut seperti itu aku seorang ayah tetap akan menganggap mu sebagai putri ku"
"Apa kau serius ayah ?"
"Ehmmmm"
"HUAAAAAAA AAAAA AYAAAHHH"
"usttt jangan menangis lagi !!! ayo masuk" Ayah Devika mengangkat Devika ke dalam rumah nya dan memberikan kehangatan seorang ayah
__ADS_1