Permaisuri Yang Berubah

Permaisuri Yang Berubah
Putri Ayumi yang berubah & Rahasia Permaisuri Shi Lan


__ADS_3

"Tuan Putri makan lah anda belum makan apa pun setelah Pangeran Yuki kembali" Tawar seorang pelayan


"Aku tidak mau makan !!!" tegas Tuan Putri Ayumi


"Nanti kau jatuh sakit bagaimana Tuan Putri kau adalah Putri Negri Hui" Sang pelayan mencoba menyakinkan Putri Hui


"Putri ! Heng...Putri Negri Hui dari mana ? Pelayan ingat lah ini Pangeran kalian mungkin tidak mencintai ku dan dia mungkin mengabaikan ku tapi aku adalah Putri dari Negri Bei siapa yang berani merendahkan diri ku mulai sekarang aku tidak akan menundukkan kepala ku dan menangis mengemis cinta dari Pangeran kalian yang tidak tau diri itu" Putri Ayumi langsung berdiri dan mengambil makanan yang di berikan oleh pelayan.


"Apa yang terjadi pada tuan Putri Ayumi bukan kah dia tadi bersedih mengapa dia berubah secara tiba tiba ?" pelayan yang menemani Putri Ayumi mengeluarkan ekspresi wajah yang membingungkan


"PELAYAN !" Teriak Putri Ayumi


"Hamba yang mulia"


"Setelah aku selesai makan bersihkan ini semua,dan bawa pakaian ku yang paling mewah kesini hiasi aku secantik mungkin" Ucap Putri Ayumi


"Siap laksanakan Tuan Putri" Ucap pelayan tersebut denga patuh


Setelah beberapa saat akhir nya Putri Ayumi selesai dengan makanan nya dia pun langsung meminta pelayan merias diri nya secantik mungkin


"Bagaimana Tuan Putri apakah anda puas dengan hasil kerja kami ?" tanya pelayan


"Bagus sekali, ambil lah emas dan silahkan pergi aku akan memanggil mu lagi nanti" Ucap Putri Ayumi


"Baiklah Yang Mulia Putri" Pelayan itu pun menundukan kepala nya secara perlahan dan pergi meninggal kan Putri Ayumi


Putri Ayumi keluar dari kamar nya dan berkeliling taman sembari melihat pelayan dan prajurit bekerja

__ADS_1


Tidak di sangka Putri Ayumi bertemu dengan Pangeran Yuki di taman yang sedang santai duduk berdua bersama Jendral Ki


"Pangeran ada Tuan Putri Yuki di belakang mu" Bisik seorang kasim yang menemanin Pangeran Yuki


"Benarkah"Pangeran Yuki langsung menolehkan kepala nya dan di temui nya tatapan mata seorang perempuan yang terlihat bahagia


"Salam yang mulia pangeran" Putri Ayumi membungkuk kan badan nya secara perlahan memberikan hormat dengan lembut kepada Pangetan Yuki


"Apa yang kau lakukan disini ?"Tanya Pangeran Yuki


"Hamba hanya ingin menikmati taman yang indah dari kerajaan Ayah Kaisar, maaf kan hamba jika menggangu waktu istirahat Yang Mulia Pangeran hamba permisi dulu Salam" Putri Ayumi perlahan menjauh dengan sopan dari hadapan Pangeran Yuki


"Apa yang terjadi pada diri nya ? mengapa dia berubah secara tiba tiba ? apakah dia salah makan hari ini ?" tiba tiba banyak pertanyaan yang muncul dari kepala pangeran setelah melihat sikap Putri Ayumi


"Pangeran apa yang kau pikir kan ?" Jendral Ki menyadarkan Pangeran Yuki dari pikiran nya yang membingung kan


Pangeran Yuki mencoba menenangkan pikiran nya di tempat air terjun di bagian selatan istana di sana dia bertemu dengan teman Kaisar Li


"Pangeran apa yang kau laku kan ?" Tanya Teman Kaisar Li


"Paman sejak kapan kau disini ?" Tanya Pangeran Yuki


"Aku sudah lama disini, kau sedang apa huuh?" Tanya nya lagi


"Aku hanya menenangkan pikiran ku saja sejenak paman, dan kai sedang apa ?" Tanya balik Pangeran Yuki


"Aku ? a...iya aku sedang melihat siklus kehidupan ibu mu" Ucap nya

__ADS_1


"Ehm, siklus kehidupan ibu ku ? maksud paman apa ?" Tanya Pangeran Yuki


"Pangeran biar ku kasih tau satu hal, setiap orang memiliki warna hidup nya seperti kau aku melihat diri mu memiliki warna biru laut tenang...tetapi saat ada guncangan maka akan sulit untuk menenangkan diri mu" jelas teman Kaisar Li


"Benarkah ? lalu bagaimana dengan ayah dan ibu ku paman ?" Tanya Pangeran Yuki Lagi


"Ayah mu memiliki warja hijau yang begitu tenang,dan ibu mu...aku tidak tau dia tidak memiliki warna sama sekali hanya orang mati yang tidak memiliki warna Pangeran" Jelas nya lagi


"Tapi ibu suri masih hidup dan berdiri teguh di depan kita selama bertahun tahun" Ucap Pangeran Yuki


"Pangeran kau hanya melihat raga nya bukan ruh nya,alasan ku menghitung siklus kehidupan ibu mu yaitu aku hanya ingin mengetahui apakah Permaisuri Shi Lan yang asli masih hidup atau dia sudah kama mati Pangeran Yuki" Jelas nya lagi kepada Pangeran Yuki


"Mengapa paman bisa begitu yakin mengatakan itu ?" Tanya Pangeran Yuki


"Karna setahu ku sekitar kurang lebih 20 tahun yang lalu Permaisuri Shi Lan yang asli telah meninggal di kerajaan Kaisar Bei dia bunuh diri dengan cara menenggelam kan diri nya sendiri dan saat dia bangun sifat nya berubah 360°"Ucap Teman Kaisar Li


"Lalu setelah ini apa yang ingin kau lakukan ?" ucap Pangeran Yuki


"Bantu aku bertemu ibu mu walau hanya sekilas aku ingin memastikan kembali diri nya,malam ini tepat jam 10 malam di tempat ini bagaimana ?" Ucap Teman Kaisar Li


"Aku akan mencoba nya sebisa mungkin" Ucap Pangeran Yuki dengan wajah serius nya


"Bagus"


Mereka pun berpisah mempersiapkan rencana untuk membawa Permaisuri Shi Lan ke temapat yang telah di tentukan


Pangeran Yuki masih tidak yakin bahwa Permaisuri Shi Lan yang asli telah meninggal begitu lama,diri nya yang ingin menenang kan diri malah bertambah gelisah.

__ADS_1


__ADS_2