
"Hah...hahh..hahh" nafas yang terengah engah membuat Pangeran Yuki merasa kelelahan di hari yang begitu terik
Sedang kan Putri Yuri sudah menahan lapar nya selama 3 hari berturut turut dan menghukum diri nya sendiri di arena pelatihan.
"Putri ini sudah waktu nya makan anda sudah tidak makan selama 3 hari" Ucap salah satu pelayan
"Aku tidak lapar" Sahut dingin Yuri
"Putri anda sudab begitu pucat"
"Biar kan saja ! Aku tidak peduli"
"Yuri..." Kaisar Li datang dan memeluk anak tersayang nya itu dari belakang
"Lepas kan hamba Yang Mulia Kaisar"
Kaisar Li melepaskan pelukan nya dan langsung duduk melihat putri nya yang kini benar benar dingin terhadap diri nya
"Yuri...berdoa lah yang terbaik untuk kakak mu dia pasti akan kembali ! Ayah pergi dulu"
"Ayah..." Putri Yuri langsung berlari memeluk Kaisar Li dari belakang "Ayah tidak berbohong kan"
"Apakah kau pernah melihat ayah berbohong ?"
"Tidak pernah"
"Baguss jadi mulai sekarang kau harus makan oke"
"Ehm..." Senyum ceria di wajah Putri Yuri kembali terukir dia pun mulai makan dengan lahap
Di sisi Lain
"Bagaimana apa makanan nya sudah kau campur dengab obat yang ku berikan ?"
"Sudah Tuan Putri kita tinggal menunggu dia memakan nya saja"
__ADS_1
"Bagus...kau terus mata matai dia aku akan kembali ke istana sekarang"
"Baik Tuan Putri Ayumi"
Putri Ayumi langsung pergi ke istana nya untuk melapor kepada Permaisuri Devika
di balik perjalanan nya dia di pertemukan dengan Pangeran Yuki
"Gelang ini begitu cantik aku ingin membelikan nya untuk Yuri dan memberikan nya sebagai kejutan" Cetus Pangeran Yuki dalam hati
Tangan nya pun bertemu dengan Putri Ayumi saat mau mengambil gelang yang sama
"A...kau..kau laki laki waktu itu"
"Kau...ouh iya kau belum memberitahu nama mu ! siapa nama mu ?"
"Nama ku A..."
"A...?"
"A...a...akashi"
"lalu siapa...nama mu?" tanya balik Ayumi
"Nama ku...Yui"
"Yui...ouh iya apa kau mau mengambil gelang ini ?"
"Ehmm aku mau membelikan nya untuk adik ku tercinta"
"Kalau begitu aku tidak akan mengambil nya, ini ambil lah untuk adik mu"
"Benarkah terimakasih,hari ini benar benar suatu kebetulan aku bisa bertemu dengan diri mu lagi"
"Iya kau benar ! Apa kau mau makan siang bersama ku ?"
__ADS_1
"Tidak aku sedang ada urusan mendesak"
"Ehmm baiklah hati hati di jalan ya, sampai jumpa"
"Ya sampai jumpa"
"Tunggu..." Tahan Putri Ayumi
"Ada apa ?"
"Mau kah kau menemani ku sebentar ke sebuah tempat ?"
"Baiklah aku akan meluang kan sedikit waktu untuk mu"
Mereka pun berjalan berdua di sebuah hutan yang begitu indah di sana ada juga air terjun yang air nya jatuh dengan deras.
"Yui"
"Ehm ?"
"Aku menyukai mu ! Aku mencintai mu ! Mau kah kau bersama ku ?" kata kata itu langsung terlontar oleh putri Ayumi
"Jangan bercanda...kita baru bertemu hahaha"
"Aku tidak bercanda...aku jatuh cinta dengab mu saat pandangan pertama"
"Maaf sekali aku...tidak bisa membalas cinta mu akashi aku masih memiliki seseorang dalam hati ku yang tak bisa aku lupa kan"
"Yui...aku akan membuat mu melupakan ! Ayo jalani kehidupan yang indah bersama ku" Putri Ayumi benar benar memaksa Pangeran Yuki untuk bersama nya
Tetapi Pangeran Yuki adalah orang yang tangguh akan perempuan selain Putri Yasmin dia juga masih tidak bisa melupakan putri Yasmin
"Akashi...aku masih sibuk aku akan pergi dulu, aku tidak bisa menemani mu lebih lama lagi"
Pangeran Yuki langsung meninggal kan Putri Ayumi di belakang nya
__ADS_1
"*Yui saat kau tau identitas ku nanti ! walau kau bersujud di depan ku aku tidak akan menanggapi diri mu lagi" Cetus kesal Putri Ayumi
"Akashi...keinginan ku adalah menikahi seseorang yang benar benar ku cintai bukan yang baru pertama kali bertemu lalu langsung mengungkap kan perasaan nya" Cetus sedih Pangeran Yuki dalam hati nya melihat Putri Ayumi yang tiba tiba mengutarakan cinta secara paksa kepada Pangeran Yuki*