
"Bagaimana semua persiapan perang ???" Tanya Kaisar Li kepada salah seorang Pang Lima nya
"Semua nya sudah siap yang Mulia Kaisar Li !!! kita tinggal berangkat ke medan perang saja besok" Jawab nya
"Baiklahh, Kau boleh pergi"
"Hamba Permisi Kaisar Li"
Prajurit itu menundukan badan nya dan bangkit lagi pergi meninggal kan Kaisar Li
***
Kaisar Li menemui Permaisuri yang kini merawat anak anak mereka yang sudah berumur kurang lebih 5 bulan itu
"Permaisuri" tegur Kaisar Li dengan lembut
"Kaisar bagaimana persiapan perang mu ?"
Tanya Permaisuri
"Sudah siap !!! besok sudah mulai berangkat, Apa kau yakin ingin ikut berperang dengan ku ?" Tanya Kaisar Li ragu
"Aku yakin Kaisar karna aku sudah bersumpah untuk mengambil jantung Kaisar Bei dengan tangan ku sendiri"
"Bagaimana dengan anak anak kita?"
"Tenang saja Ami dan Shia adalah pelayan yang profesional mereka pasti akan menjaga dengan baik anak anak kita"
"Aku benar benar khawatir dengan mu Permaisuri"
"Jangan Khawatir Kaisar aku terlatih dalam peperangan !!! Aku sudah pernah berperang selama 5 tahun waktu menjadi polwan demi kemerdekaan negara ku sendiri" cetus Permaisuri dalam hati
***
Keesokan hari nya dengan baju perang yang nyaman di gunakan permaisuri dan Kaisar Li mereka berangkat ke medan perang
begitu cantik dan menawan menaiki kuda putih dan pakaian perang yang berwarna merah bagaikan api yang menyala semangat Kaisar Li dan Permaisuri Shi Lan ikut berkobar bersama para prajurti mereka
"Ami...Shia tolong jaga para pangeran dan putri" Perintah Permaisuri
"Baik Permaisuri kami akan menjaga pangeran dan Putri, Kami berharap dewa kemenangan berpihak kepada anda"
Sahut Ami
"Terimakasih atas do'a kalian aku pergi dulu, Kaisar ayo kita berangkat"
Melewati hutan rimba yang penuh dengan pepohonan mejadi kan hutan itu gelap bagaikan malam hari
Terlihat dari jauh pasukan Kaisar Bei sudah bersiap di tempat nya dengan strategi nya sendiri !!! Kaisar Li juga membuat Strategi pormasi pertahanan yang begitu kuat di bantu dengan istri nya
"KAISAR BEI SEBELUM MELAKUKAN PEPERANGAN HENDAK LAH KITA SAMA SAMA SALING MENYEPAKATI PERJANJIAN JIKA KAMI MENANG KAU AKAN KEHILANGAN NYAWA MU !!! DAN JIKA KAMI KALAH MAKA KERAJAAN KAMI AKAN MENJADI MILIK MU"
Teriak Kaisar Li
"AKU MENERIMA PERJANJIAN YANG KUA BERIKAN"
"BAIKLAH !!! PRAJURIT SERANG....."
"SERANGG....."
Begitu lama begitu banyak korban yang jatuh di medan perang berbulan bulan hingga tidak terhitung lagi sudah berapa banyak nyawa yang berjatuhan
Hingga tiba lah di mana akhir nya takdir Kaisar Bei akan di ambil oleh Permaisuri Shi Lan di medan perang yang begitu panas dan terik
Mereka saling bertemu di medan perang yang tandus dan kering suara angin seakan meminta kematian Kaisar Bei Tanah lapang kering yang di warnai oleh darah
"KAISAR BEI AKHIR NYA KITA DI PERTEMUKAN, HARI INI DI MEDAN PERANG INI AKU AKAN MENGAMBIL NYAWA MU UNTUK MEMBAYAR SETIAP HINAAN DAN JUGA PENDERITAAN YANG KAU BERIKAN DULU KEPADA KU !!!" Teriak Permaisuri di tengah Medan Perang
"PERMAISURI AKU TIDAK PERNAH PERCAYA AKAN SUMPAH DAN KUTUKAN SEPERTI ITU HAHAHA"
Saat Kaisar Bei tertawa tiba tiba hari menjadi gelap seperti akan ada hujan petir menyambar dengan keras nya tetapi sama sekali tidak ada hujan angin bertiup kencang membuat ikat kepala permaisuri terlepas dari kepala nya.
"KAISAR BEI....."
"PERMAISURI SHI LAN...YAAAA"
KLANK !!! KLANK !!! KLANKK yang satu memiliki kebencian dalam diri nya sedang kan yang satu nya memiliki hasrat untuk memiliki, pertarungan antara Permaisuri dan Kaisar Bei benar benar sengit
Kaisar Bei berhasil menjatuhkan pedang Permaisuri dari tangan nya saat akan menyerang kembali Kaisar Bei di tahan oleh Kaisar Bei
Pedang mereka saling menahan satu sama lain selagi mereka bertarung Permaisuri bergegas mengambil panah nya dan melumpuh kan Kaisar Bei dari ke jauhan
__ADS_1
SYYYUUUUTTT !!!
Panah pertama menancap tepat di tangan kanan Kaisar Bei bidikan permaisuri dalam memanah benar benar hebat
Hingga empat panah membidik kedua kaki dan tangan Kaisar Bei membuat nya lumpuh seketika karna ada nya racun di mata anak panah
Kaisar Bei lumpuh seketika dan bertekuk lutut di hadapan Kaisar Li dan Permaisuri Shi Lan
"Ini tidak mungkin ....aku tidak mungkin kalah dari seorang perempuan AAAARRRRGGGHHH"
Kesal Kaisar Bei
"Kaisar Li biar aku yang melakukan nya"
Kaisar Li pun memperhatikan istri nya itu dari belakang sambil menjaga nya dari serangan
"KAISAR BEI !!! AKU DENGAR KAU MEMBUNUH LIANG SEBANYAK 3 TUSUKAN MAKA KAU HARUS MEMBAYAR KEMBALI TUSUKAN MU ITU !!! YAAAAAAA...."
"AAAAAAAAAA"
"KAU MEMBUNUH SATU KELUARGA ANGKAT KU MAKA AKU AKAN MEMBUAT GORESAN DI TUBUH MU INI"
Begitu kejam begitu sadis begitu menyakitkan itu yang di rasakan oleh Kaisar Bei untuk saat ini
"Aku....aku tidak...masalah...jika harus mati di tangan mu Pe...permaisuri" Jawab Kaisar Bei
"Bahkan saat ajal akan menjemput mu kau masih sanggup berbicara Kaisar Bei"
Permaisuri Shi Lan mendorong tubuh Kaisar Bei ke tanah sampai membuat nya terbaring. dengan pedang di tangan Permaisuri dia bersiap untuk menusukan pedang nya ke dada Kaisar Bei
"Shi...Lan...sebelum kau mengambil jantung ku...untuk menyembahkan...nya kepada....de..dewa kematian !!! aku mohon tersenyum lah...sedetik saja sebelum kau membunuh ku...."
"Aa...apa yang terjadi...kenapa aku bergetar aku tidak pernah ketakutan sebelum nya !!!" saat mendengar perkataan Kaisar Bei Tiba tiba Permaisuri mengeluarkan keringat dingin dan bergetar hebat
Kaisar Li memegang pundak Permaisuri dan membuat Permaisuri sadar akan tujuan nya
"Haaahhh !!! Kaisar Bei saat aku di angkat pertama kali menjadi permaisuri mu kau memberikan tangan mu dan senyum mu dengan tulus saat itu tapi takdir membawa mu kepada kematian yang mengenas kan !!! aku akan berbaik hati memberikam mu sedikit senyum ku" Shi Lan memberikan senyum terbaik nya kepada Kaisar Bei
"Shi...Lan...Maaf Ji...ka...cin..ta..ku...menyakit...kan...di...ri mu..se..hahh selama ini, AAAAAAAAAAAA"
Tusukan di dada Kaisar Bei membuat nya menghembuskan nafas terakhir Permaisuri membelah dada Kaisar Bei
Setiap gerakan Pedang yang di lakukan Permaisuri Shi Lan membuat nya menangis dan mata nya memerah dia bagaikan di tusuk lebih menyakitkan dari pada Kaisar Bei
Setia kepada Kaisar Bei, Selalu bersama suka atau pun duka tapi hari ini dia membunuh Kaisar Bei dengan tangan nya sendiri dan mengambil jantung nya
"Kaisar Bei...kau dihukum atas segala kejahatan mu sendiri dan hari ini aku di hukum atas segala sumpah ku sendiri terhadap mu !!! Aku berharap di kehidupan berikut nya kau tidak akan melakukan kesalahan dalam hidup mu"
"Permaisuri"
"Kaisar Li...peperangan sudah berakhir umum kan lah kemenangan Negri Hui"
sahut Permaisuri
"PRAJURIT BUNYIKAN TEROMPET KEMENANGAN !!! KAISAR KALIAN KAISAR BEI TELAH MATI DI MEDAN PERANG KEMENANGAN DI RAIH OLEH KAMI NEGRI HUI"
"PANJANG UMUR KAISAR LI HUI....PANJANG UMUR PERMAISURI"
Teriak semua Prajurit mereka sedang kan Prajurit Kaisar Bei sudah ada yang melarikan diri mereka
Darah dari jantung Kaisar Bei di pindah kan oleh Permaisuri ke sebuah kendi kecil untuk melakukan persembahan di kuil dewa kematian
***
Kematian Kaisar Bei di medan perang terdengar di seluruh negri dan membuat beberapa kerajaan yang bekerja sama dengan kerajaan Kaisar Bei langsung bertekuk lutut di bawah pimpinan Kaisar Li
***
"Permaisuri kau hari ini terlihat cantik mau kemana ?"
Tanya Kaisar Li yang penasaran dengan istri nya
"Aku ingin pergi ke kuil untuk melakukan persembahan"
"Apakah mau di temani ?" Tanya Kaisar Li
"Boleh saja ayo kaisar kita langsung pergi"
Mereka pergi ke kuil bersama untuk memberikan darah dari jantung Kaisar Bei kepada dewa kematian
saat Permaisuri melakukan Persembahan entah mengapa hawa kehadiran nya tiba tiba hilang dari semua perasaan orang orang
__ADS_1
"Kaisar aku sudah melakukan persembahan ayo kita pulang !!! Kaisar !!! Kaisar"
"Hahh, Maaf Permaisuri aku tiba tiba merasa aneh"
"Ayo pulang"
Kaisar semakin kehilangan Hawa Permaisuri saat permaisuri melihat Kaisar dia seperti di acuh kan oleh Kaisar Li
"Apa yang sedang terjadi sebenar nya !!!" Cetus Permaisur di dalam hati nya
tiba tiba angin kematian berhembus dari belakang Permaisuri dan menghantam diri nya Roh Permaisuri Shi Lan tertukar Kembali dengan sang Polwan
Tiba tiba sesuatu membuat Kaisar Li terkejut dan melihat istri nya terbaring di tanah tepat di depan nya Kaisar Li langsung mengangkat Permaisuri
"Kaisar... Hahhh Kaisar Li !!!"
Saat Roh Permaisuri dan Polawan itu tertukar kembali mereka seperti merasa ada yang aneh
"Apakah aku kembali ke tubuh asli ku ???" Sahut Permaisuri dalam hati nya
"Shi Lan apa yang terjadi aku merasa kau hilang dari hadapan ku beberapa waktu lalu tadi"
Kaisar Li benar benar khawatir
"Kaisar Li...ingatan ini tidak hilang aku mengingat segala sesatu yang sudah terjadi seperti aku tidak pernah bertukar nyawa dengan si polwan itu"Cetus kembali oleh Permaisuri Shi Lan
"PERMAISURI" Kaisar Li mengaget kan Permaisuri Shi lan yang dari tadi tidak mendengar kan panggilan nya
"Ahh ..maaf kan aku Kaisar !!! Ayo kita kembali ke istana anak anak kita pasti sudah menunggu kita"
"Hahhh syukur lah kau tidak apa apa"
Bukan hanya Ingatan yang tidak hilang bahkan kemampuan bertarung dan ke tegasan serta kecerdasan yang di tinggal kan oleh si polwan melekat di tubuh Permaisuri Shi Lan walau pun roh mereka sudah bertukar kembali
Di sisi Lain di jaman Modern
"Kau lihat itu polwan yang satu itu kata nya begitu lembut" bisik para polisi lelaki
"Elic kau lama sekali kemana kau ?"
Tanya Senior lelaki di depan nya
Sama Seperti Permaisuri Shi Lan kelembutan dan keterampilan sopan santun nya melekat pada sang polwan
"Maaf kan aku senior tadi ada sedikit masalah"
"Haiisss !!! ayo aku sudah menyiap kan gaun untuk pernikahan kita minggu depan"
"Ehmmm kau peka sekali hahaha"
"Kau ini !!! ayo"
"Apakah aku boleh memanggil mu sayang mulai dari sekarang ???"
"Tidak boleh" Sahut senior yang kini sudah menjadi tunagan Polwan Elic itu
"Hump pelit"
"Tidak boleh memanggil aku sayang sebelum aku yang memanggil mu sayang duluan !!! Cup" Ciuman sekilas di bibir Elic membuat nya berdecak kagum tiba tiba
"Kenapa melamun sayang !!! Ayo kita pergi"
Lelaki dingin dan tampan yang selama 3 tahun di kejar oleh Polwan Elic kini menjadi tunagan nya
"Permaisuri Shi Lan terimakasih sudah membuat cinta ku tidak bertepuk sebelah tangan" Sahut lembut oleh Polwan Elic dalam hati nya
ISTANA NEGRI HUI
"RAKYAT KU KEMENANGAN KALI INI DI MENANG KAN OLEH AKU DAN ISTRI KU PERMAISURI KALIAN !!! PERMAISURI SHI LAN"
Dengan kepala tegak nya dan jalan yang begitu Elegan Permaisuri menaiki Tahta menemani Kaisar Li
"Polwan Elic terimakasih sudah membuat ku mendapat kan cinta seorang Kaisar yang begitu ku damba kan selama ini dan membuat ku menjadi Permaisuri yang di hormati"cetus permaisuri dalam hati nya
"Kita sudah memenuhi janji kita satu sama lain maka hidup lah dengan tenang dan bahagia" Elic Dan Permaisuri Shi Lan dalam hati mereka
Mereka kini sudah menjalani hidup bahagia dengan jodoh mereka masing masing
***TAMATTTTT
****
__ADS_1
*TERIMAKASIH SEKALI ATAS DUKUNGAN DARI PEMBACA DAN LIKE JUGA YANG VOTE SELAMA INI MAU MENEMANI AKU HINGGA SELESAI MENAMAT KAN NOVEL "PERMAISURI YANG BERUBAH"
MAAF SEKALI JIKA ADA CERITA KU YANG TYPO ATAU PUN MEMBUAT KALIAN BOSAN DAN MAAF SEKALI BEBERAPA WAKTU LALU SENPAT TIDAK UP SELAMA 2 HARI :v***