
"Pangeran anda mau kemana ?" Ucap kasim yang berada di sisi Pangeran Yuki
"Aku mau bertemu dengan adik ku sebentar" Ucap Yuki
"Baiklah jangan lupa untuk memakai mantel anda Pangeran di luar tiba tiba turun salju" Ucap Kasim
"Baiklah...setelah ini siap kan kamar pengantin untuk ku dan permaisuri ku" Perintah Pangeran Yuki
"Laksanakan Pangeran" Kasim itu pun mengundurkan diri nya secara perlahan dari hadapan Pangeran Yuki
Pangeran Yuki menuju keluar istana nya dan mendatangi kuburan adik nya yang terlihat dingin itu karna gundukan salju yang dengan cepat turun.
Pangeran Yuki pun bergegas membersih kan tumpukan salju itu dari kuburan Putri Yuri dan mencabut rumput kecil yang sudah tumbuh
"Pangeran biar kami saja yang melakukan tangan Pangeran sudah memerah karna kedinginan" Ucap salah satu Prajurit
"Tidak ini adalah kuburan adik ku jadi harus aku yang melakukan nya dia adalah adik kesayangan ku , tolong kalian tinggal kan aku sendiri bersama nya" Perintah Pangeran Yuki
"Baiklah Pangeran" Prajurit itu pun meninggalkan Pangeran Yuki sendirian
__ADS_1
"Yuri...huhhh kau pasti kedinginan juga kan di sana ? haahhh kau tau kakak mu hari ini sudah menikahi orang yang membunuh mu dia benar benar licik dia tidak mengingin kan aku memiliki selir hah..Hahaha dia kira aku tidak tau apa apa dia saling bertabrakan dengan orang yang ku percay dan memberikan senyum tulus itu kepada nya hahh. Hikss dengar kan kaka Yuri bagaimana pun kaka akan membalas kematian mu ini begitu teragis kepada nya nanti" Setelah beberapa lama Pangeran Yuki tertidur tanpa dia sadari di balik dingin nya salju
"Ehmm siapa itu ?" seorang perempuan berpakaian rapi dan cantik tidak sengaja melihat Pangeran Yuki
"Haahhh Pangeran, Pangeran...Pangeran !!! aiss dia benar benar tidak sadar bibir nya mulai memucat seperti nya tidak ada orang lain aaarrrgghh berat sekali" Perempuan itu langsung membawa nya ke tempat nya
Perempuan itu menyalakan api dan menghangat kan Pangeran Yuki dengan mantel yang lebih tebal
"Surrrrppp ahh benar benar enak sekali minum kopi yang bercampur dengan jahe ini" ucap perempuan itu walaupun dia rapi dan cantik tapi dia sedikit tomboy
"Ehmm..." Pangeran Yuki perlahan membuka mata nya
"Siapa kau ? dimana aku ?" Tanya Pangeran Yuki
"Tenang saja ini kediaman hamba , hamba tinggal di sini dan di beri hak istimewa karna berhasil melindungi pertahan utama saat berperang hahaha Nama saya Ki" Jelas perempuan itu
"Tapi kau perempuan bagaimana bisa ikut berperang ?" tanya Pangeran Yuki lagi
"Aisss...Kau ini bahkan tidak mengenal Jendral utama Kerajaan mu sendiri Yang Mulia Pangeran ckckck" sahut perempuan itu dengan kecewa
__ADS_1
"Ma...maksud mu kau Jendral Ki Yang ?"
"Pangeran kau benar benar banyak tanya..iya saya adalah Jendral Ki Yang satu satu nya Jendral perempuan di istana mu" Ucap nya sambil meminum kopi nya kembali
"Aku tidak pernah melihat mu di acara penting atau pun perjamuan !" Ucap Pangeran Yuki
"Itu karna hamba selalu ada di perbatasan , oh iya ini silahkan minum anda pasti kedinginan malam ini tidur lah di sini hujan salju di luar begitu deras"
"Terimakasih , kenapa ada perempuan yang ikut berperang dan kau aku pernah beberapa kali ikut ayah kaisar berperang tetapi aku sangat sulit mengenali mu kau juga tidak ada saat rapat penting hanya memberikan sebuah surat"
"Aku di adopsi oleh Kaisar Li saat umur 12 tahun aku belajar tentang peperangan dan menggunakan senjata karna tujuan ku untuk menjadi kesatria sama hal nya seperti tabib kepercayaan ayah mu Pangeran Yuki , dan kenapa aku hanya mengirim surat saat ada rapat di camp utama ? ayah mu selalu berpikir dengan hati hati tanpa rencana kerja sama dan penyempurnaan dari ku ayah mu sudah lama mati di tangan musuh aku tidak ingin bersuara di depan jendral jendral yang tidak tahu malu itu karna mereka bisa memanfaatkan keadaan dan berbalik melawan kita" Jelas Jendral Ki
"Jendral Ki apa kau terpikir untuk memiliki suami ?" tiba tiba pertanyaan itu terlontar dari mulut Pangeran Yuki
"Ehmmmm..." Jendral Ki langsung mengalih kan pandangan nya dari Pangeran Yuki
"Haihh baiklah jika kau tidak ingin menjawab, aku malam ini akan menginap di tempat mu oke" Ucap Pangeran Yuki
"Baiklah Pangeran Yuki aku akan berjaga malam ini, selamat tidur" Jendral Ki langsung pergi dan duduk di luar untuk berjaga
__ADS_1