
Seorang putri musuh di berikan hiasan yang begitu cantik bagaikan seorang putri dan di bawa kehadapan orang orang di aula istana
"Karna putri almarhum Permaisuri Devika ini adalah urusan Pangeran Yuki maka aku sebagai kaisar akan menghormati nya...Pangeran Yuki silahkan jatuhi hukuman untuk Putri Ayumi" Perintah Kaisar Li
"Terimakasih Yang Mulia Kaisar...hamba tidak akan menghukum nya tetapi hamba ingin menikahi nya"
"Apa yang di katakan Pangeran Yuki dia menikahi seorang perempuan yang sudah menjadi musuh ini tidak akan baik untuk reputasi nya" Semua orang di Aula merasa bingung dengan keputusan Pangeran Yuki
"Apa alasan mu ingin menikahi nya Pangeran Yuki ?" Tanya Kaisar Li
"Aku lah yang di perintah kan untuk menghukum nya aku memiliki cara ku sendiri untuk menghukum nya Kaisar Li"
"Permintaan di kabul kan pelayan dan prajurit siap kan semua keperluan untuk pesta pernikahan Pangeran Yuki"
"Tunggu...hamba mohon dari pada menikah hamba lebih baik menerima hukuman mati"
Ucap Putri Ayumi
"Kau adalah tawanan kau tidak di berikan hak untuk bicara sekarang" Ucap Pangeran Yuki
"Yuki berubah drastis setelah kematian adik Yuri bagi Yuki Yuri adalah setengah dari kehidupan nya, Yuki benar benar seperti orang yang berbeda" Cetus Pangeran Mitoko dalam hati
__ADS_1
Selama 1 minggu persiapan pernikahan pun selesai bagitu megah dan begitu mewah banyakan kalangan pejabat yang datang ke istana Kaisar Li sebagai tamu undangan
"Dimana mempelai perempuan nya ?" tanya pangeran Yuki
"Sang Putri ada di dalam kamar nya Pangeran" ucap salah satu pelayan
"Katakan pada nya sebentar lagi aku akan kesana menemui nya"
"Baik Pangeran Yuki"
Beberapa saat kemudian
"Salam Yang Mulia Pangeran"
"Tinggal kan aku dengan calon istri ku"
"Baik Pangeran Yuki"
Pelayan pun meninggal kan mereka berdua di dalam kamar
"A...a...apa yang membawa Pangeran datang kemari"
__ADS_1
"Semua persiapan pernikahan sudah selesai besok adalah hari pernikahan nya aku kesini datang untuk memberikan baju mu...sebenar nya tujuan utama ku adalah untuk memperingat kan mu...bahwa...hari hari terburuk mu...akan segera di mulai jadi...nikmati lah sisa kehidupan mu di istana ini" bisik Pangeran Yuki
"Hamba mengerti yang mulia pangeran" ucap Putri Ayumi yang menundukan pandangan nya
"Satu lagi...setiap...keturunan Kaisar Bei akan mati di tangan keturuna Permaisuri Shi Lan"
"Tetapi hamba adalah istri mu...jika hamba mengandung anak mu siapa yang akan kau bunuh anak mu sendiri?" mata Putri Ayumi mulai berkaca kaca
"Jangan mimpi bukan kah ada selir...selir yang baik dan bermartabat dia lah yang akan melahir kan anak ku...aku juga tidak memaksa mu untuk mencari pria lain..."
Putri Ayumi mengigit bibir nya kuat kuat sampai melukai bibir nya sendiri
"Berhenti mengigit bibir mu aku tidak ingin pengantin ku lecet sedikit pun...kalau begitu aku permisi jangan lupa untuk mencari pria lain dan lahir kan lah seorang anak heng" Pangeran Yuki langsung berbalik dan pergi meninggal kan Putri Ayumi
"AAAAAAAAAAAAA.....HUAAAAAAAAA....HUWAAAAA" Putri Ayumi benar benar merasa prustasi bagi nya cinta Pangeran Yuki hanya lah sebuah dunia ilusi yang begitu menyakit kan
"Kalian jangan biar kan dia terlihat prustasi dan jaga dia, paksa dia jika dia tidak mau makan atau apa pun itu" Perintah Pangeran Yuki
"Siap Pangeran Yuki"
"Putri Ayumi ini hanya permulaan...hari yang kau lalui akan lebih menyakit kan lagi" Cetus Pangeran Yuki dalam hati
__ADS_1