Pernikahan Couple Dingin

Pernikahan Couple Dingin
bab 25


__ADS_3

"Aku hanya menjawab sesuai pertanyaan" Liona menatap Zein dengan datar.


Sean bisa melihat seperti ada sesuatu yang terjadi antara calon menantunya dan putranya.


"Bocah tengik, apa yang kau lakukan" kesal papi Sean dalam hati. Sudah pasti! bocah itu pasti membuat kesalahan. Ia semakin yakin pasti terjadi kesalahpahaman antara keduanya!. Semoga saja hanya kesalahpahaman pikirnya.


Apalagi Zein selalu mengalihkan matanya agar tidak bertemu dengan tatapan Liona. Padahal ia sudah merasa senang akhirnya anaknya ini tidak akan menjadi gay. Tambah lagi kekesalannya sebab melihat wajah sendu istrinya.


"Nak apa kalian ada masalah?" tanya Sean hati-hati sebab ia tau calon menantunya ini sama persis seperti anaknya. Bagaimana bisa tau? tentu saja sedari tadi wajah calon menantunya selalu datar.


"Tidak"


Bukan, bukan Liona yang menjawab! melainkan Zein!. Mereka sontak terkejut mendengarnya suara seperti memberi kepastian terhadap mereka.


Para orang tua terkekeh geli melihat tingkah Zein. Lihat sekarang pria itu malah kembali menampilkan wajah datarnya.


"Mengapa kau ingin membatalkannya. Kakek mu sudah memberitahu kami kalau kau sudah menyetujui". Kakek Brata akhirnya membuka suaranya dengan wajah datar.


Liona menatap sinis tuan besar Xander ini. "Jangan pura pura tidak tahu kakek tua! tidak mungkinkan kakekku itu tidak memberitahumu!". ucapnya tidak kalah datar.

__ADS_1


Semua orang tertegun dengan keberanian wanita ini termasuk kakek Brata sendiri. Apa ini yang dimaksud dengan perkataan sahabatnya itu pikir Brata. " Dimana sop-"


" Kenyataannya memang kakek sudah tua kan" tutur santai memotong ucapan kakek itu.


Mereka semakin terdiam dengan mata melotot, melihat kearah Liona yang tetap menampilkan wajah datar nan dinginnya. Mereka semakin takjub melihat wanita ini dengan beraninya membalas tatapan mata kakek Brata setelah memotong ucapan orang yang sangat di hormati nan di segani di keluarga Xander. Bahkan tidak ada dari mereka semua yang berani membantah ucap pria itu. Termasuk Zein, Ia saja tidak berani melakukan itu.


Sedangkan Alka yang sedari tadi hanya menyimak semakin terpesona dengan keberanian ya. Wajahnya! Jangan ditanya lagi! Bahkan mereka semua sempat terpesona karena kecantikan Liona. Tapi kenyataannya yang sulit diterima, mengharuskan dirinya mengingat bahwa wanita ini akan menjadi kakak iparnya.


Apalagi ia bisa melihat kelakuan Zein yang membuatnya semakin yakin. Walaupun Liona berniat membatalkan pun, entah kenapa dirinya merasa harus mundur.


Farrel yang melihat itu menatap sinis anaknya. Ia tahu isi pikiran anaknya ini. " Mundur lebih baik boy" ucap Farrel sembari menepuk pundak putranya.


"Baiklah, Apa alasan mu membatalkan perjodohan ini?" tanya ingin mendengar alasan sebab cucu dari sahabatnya ini begitu kekeh.


"Aku tidak suka pencuri" celetuk Liona membuat semuanya bingung.


Brata mengerut bingung lalu mengalihkan pada cucu pertamanya. "Maksud mu ap- Zein kau menjadi pencuri?" menunggu ucapan dari Zein.


Zein menggeleng sebagai balasannya. " apa maksudmu Liona?" tanya Zein.

__ADS_1


"Kau melupakannya" ejek Liona.


Blus


Wajah datar pria itu memerah hingga telinga, ingatan di otaknya merekam kejadian ciuman tak sengaja keduanya di restoran itu.


"Kau terlalu bodoh untuk mencuri data identitasku tuan".


Apa yang kau pikirkan Zein? mengapa kau malah mengingat kejadian itu? Liona menanyakan tentang data dirinya! dan kau malah menduga bahwa Liona akan membahas jika kau mencuri ciumannya.


Karena tidak ingin terlihat memalukan sebab mereka melihat wajah datar nya memerah. Akhirnya Zein berdiri, menarik tangan Liona ke arah kamarnya. Pergi tanpa pamit dulu, Menghiraukan semuanya yang terbengong melihat tingkah anehnya.


Apa Zein kerasukan pikir mereka. Bahkan kakeknya juga ikut terheran-heran melihat cucu pertamanya ini.


"Wah apa Zein tidak sabar membuat cucu untuk kita sayang" celetuk Sean.


"Sepertinya" balas Sera.


Akhirnya kedua orang tua Zein dan kakek Brata menghela nafas lega semoga saja mereka akan tetap menuju ke pernikahan.

__ADS_1


__ADS_2