
Pagi ini rasanya berat yg dirasakan neysa semua perlengkapan acara tersusun rapi dan indah nampak aura aura kesedihan dan kebahagian menyelimuti,
Neysa terlihat ta bersemangat tubuhnya terlihat lemas hatinya seakan tertusuk paku yg ia rasakan teramat sakit pernikahan nya kali ini akan terjadi kembali mengingat yg lalu pernikahan nya batal karena mempelai pria hilang bak ditelan bumi,
Tapi momen pernikahan nya kini terulang kembali membuat hatinya bersedih,
gaun yg menyelimuti tubuhnya nampak sangat indah wajahnya terhias cantik aura kesedihanya tertutupi dengan riasan diwajahnya gaun nya kali ini membuat tubuh seorang neysa memancarkan keindahan,
Nina sangat bahagia dan cemas dihatinya, melepaskan putri semata wayang nya,
Robert begitu antusias menyambut tamu yg datang senyuman diwajahnya begitu terlihat bahagia kolega bisnisnya ikut memeriahkan acara membuat nya ta menyangka bisnis yg ia bangun dengan mark begitu membuah hasilkan,
Dibalik penyambutan tamu ada mark yg ikut menyambut di sebelah sisi robert,
Nela yg mendampingi keano begitu lega dihatinya karena mengingat kejadian saat itu membuat nya malu,
" kean, kamu hari ini akan menjadi suami neysa kurangi sikap dinginmu nak, sayangilah neysa sepenuh hatimu karena ia akan menjadi bagian dari hidupmu sekarang ",, titah nela.
Keano yg menatap tajam nela terhenti saat akan memasangkan jas di tubuhnya ada hati yg pedih saat ucapan nela terdengar olehnya,
" kean, apa kamu mendengar ucapan mama nak,,"
" keano dengar ma, baiklah aku akan memperlakukan neysa dengan baik, tapi mama dan papa jangan perna mengurus campur rumah tanggaku, aku akan membawa neysa tinggal bersamaku di apartemenku,, " jawab keano.
Nela tercengang mendengar ucapan keano,
" apa kamu sudah bilang sama papa kean kalo mau tinggal di apartemen "
" belum ma, mungkin secepatnya aku akan bilang "
Gelengan kepala nela berulang kali membuatnya ta yakin melepaskan keano dan neysa,
" bagaimana kalo papamu ta menyetujuinya kean,, "
__ADS_1
" aku akan membuat papa yakin dengan keputusanku ma "
" gimana kalo mama yg berat melepaskanmu lagi kean, mama sudah kesepian mama gak mau kamu jauh dari mama lagi kean " ucap nela. air matanya terjatuh begitu saja,
" sudalah ma, mama yakin ya keano dan neysa akan sering mengunjungi mama," jawab keano. memeluk hangat nela dan mengusap air mata nya, " ayo ma kita turun, keano sudah siap ",,
***
Acara pernikahan kali ini begitu mewah mark dan aldo menyiapkan nya dengan matang,
reservasi di hotel berbintang untuk keluarga keano dan neysa, sedangkan acara pernikahan nya digedung hotel,
Keluarga, kolega bisnis dan tamu undangan tlah datang gedung yg luas terisi beberapa tamu,
Awak media ikut menyorot acara pernikahan,
Keano melangkah kan kaki jenjang nya di dalam gedung beberapa kali ia membuang nafasnya begitu saja, nela yg melihat keano begitu gugup mengenggam tangan keano,
Penghulu tlah siap duduk di kursi meja didepan nya tertumpuk bunga yg harum dan indah, diatas meja sudah tersiapkan surat surat pernikahan,
Nina yg menghampiri neysa menyuruhnya siap siap karena acara nya akan segera dimulai,
Nina yg kagum melihat kecantikan wajah anaknya membuatnya pangling neysa begitu terlihat cantik dimatanya,
Semua sorot mata menatap neysa jepretan kamera terdengar awak media mulai menyorot kecantikan neysa beberapa orang memuji neysa,
Keano hanya diam duduk diatas kursi matanya ta melirik sama sekali ia begitu muak dengan ini semua terdengar di telinga pujian pujian itu membuat nya jijik menelan salivanya
Neysa yg berdiri disamping keano akhirnya duduk dibatinya begitu bertanya tanya mengapa keano sama sekali ta menatapnya ia hampir lupa pernikahan ini dengan nya pasti membuat nya bersedih, ia sadar bahwa semestinya pernikahan ini ta akan terjadi semua ini hanyalah status yg keano inginkan,
Saah......
Lamunan neysa membuyarkan semua panjatan doa mengiringi acara ada kesedihan dihatinya, pernikahan ini hanya purapura ini cuman status berhentilah berdoa, batin neysa begitu menolak,
__ADS_1
Awak media mulai memotret keano dan neysa,
Neysa yg mencium punggung tangan keano begitu lembut, harum ditangan nya tercium di hidungnya begitu tenang yg ia rasakan,
" sepertinya parfum mu mebuatku menjadi..." batin neysa. " ah gila kamu neys ini hanya parfum tapi bau ini memang menenangkan untuku saat ini,,"
Awak media menunggu keano dan neysa datang menyambut konferensi pers tentang pernikahan nya,
Di meja yg panjang ada dua insan dibelakang duduk diatas kursi dengan balutan bunga bunga
" sekali lagi kami ucapkan selamat atas pernikahan nya " ucap salah satu wartawan.
"baiklah sebelum kita mulai ada beberapa yg akan kita tanyakan kepada tuan keano dan nyonya neysa"
Aldo pun menyahut wartawan "cukup 3 pertanyaan tidak lebih dan kurang",,
Wartawan pun akhirnya mengiyakan,
" apa benar pernikahan ini perjodohan, tapi kalian begitu terlihat cocok aku kira kalian ini pasangan serasi ",,
" benar sekali kita memang di jodohkan,," sahut keano.
" kenapa pernikahan ini dan jabatanmu Ceo begitu dekat, apa ada sesuatu tentang perjodohan ini,," ucap wartawan.
" tidak ada sangkutanya dengan jabatan semua ini sudah menjadi takdir " jawab keano.
Deg... hati neysa begitu kaget mendengar ucapan keano,
" bukanya kabar tentangmu dengan celine, apa kalian sudah putus "
" Cukup itu bukan salah satu pertanyaan yg harus dijelaskan ya ",, pungkas aldo. dan mengakhiri konferensi pers,
Batin neysa kaget mendengar ucapan keano tadi seakan ia menerima ini semua dengan kata takdir tapi menurutnya pernikahan ini palsu, ia juga memikirkan yg diucap salah satu wartawan sosok nama celine ia begitu kebingungan dengan ini semua.
__ADS_1