
Neysa terbangun dia melihat di sekitar ruangan nya tampak gelap di sisi kamar nya. Mata nya terasa meremang badanya terasa lemas ta ada daya kini kepala nya terasa berat. Neysa ingin menghubungi keano dilihat ponselnya tidak ada di atas nakas.
Dia mulai bergerak duduk diatas kasur tangan nya memijat kepala nya yg sedari tadi terasa berat.
" kenapa dengan tubuhku ini,," lirih nya. Kini dia berdiri melangkah dilihat jam mulai sore dia menunggu di sofa tempat ruangan kamar tidur itu.
Setelah menunggu beberapa menit keano datang dia membuka pintu kamar neysa. Melangkah didekat neysa dilihatnya wanita yg menyandang istri nya itu tertidur meringkuk diatas sofa, keano mendekat melekat dan memandang wajah cantik neysa.
" sayang aku sudah pulang,," bisiknya pelan. Ia ta mau membangunkan neysa yg tertidur.
Dengan tatapan iba keano mulai menarik tubuh neysa dia menggendong tubuh itu dan meletakan nya diatas kasur.
Neysa yg mulai mengerjap kelopak mata nya. Tangan nya mengusap berulang kali mata nya dia tersenyum saat melihat keano yg sedang berada diatas wajah nya.
" kamu sudah pulang,," ucapnya. Ta tau mengapa tubuh neysa yg melemah kini terlihat sehat.
Dia duduk bersanding di sisi keano kepala nya kini bersandar diatas bahu nya.
__ADS_1
" nyaman sekali,," ucap neysa lirih. Keano yg kurang jelas mendengar apa yg neysa ucapkan dia melihat tingkah neysa yg menggemaskan.
" sayang, aku mau mandi dulu,,"
" jangan,, nanti dulu kean,," rengek neysa. Dia memegang tangan keano ta membolehkan keano untuk bergegas mandi.
" tapi bajuku bau keringat,," keano menjelaskan dia ta mengerti dengan keadaan neysa.
" aku suka kean, aku sangat suka bau di badanmu,," neysa sambil menciumi baju yg dipakai keano.
" aku malu, banyak keringat dimana mana sayang, aku mandi dulu yaa,," keano yg merasa risih dengan tingkah neysa yg menggemaskan.
" baiklah,, kalau gtu,," keano mengalah dia tidak mau membuat neysa marah.
Kini mereka berdua tidur saling berpelukan. Beberapa saat kemudian dilihat neysa sudah tertidur kembali. Keano yg merasa aneh dia memengang kening neysa. " teryata suhu tubuh nya tidak panas, syukurlah,," ucap keano. Dia melepaskan pelukan neysa dengan pelan pelan lalu berjalan menuju kamar mandi.
Keano membersihkan tubuhnya yg terasa lengket. Suara remang remang rengekan neysa kini di dengar nya. Teryata neysa sedang memanggilnya dengan merengek.
__ADS_1
" kean,, keano, cepat mandi nya badanku terasa muaal,," ucap neysa di balik pintu kamar mandi. Buru buru keano mengambil jubah mandi nya dan membuka pintu kamar mandi nya.
Teryata neysa memutahkan cairan bening di handuk kimono yg saat ini keano pakai.
Hoeek. Neysa memuntahkan cairan itu.
" apa kamu baik baik saja,," tanya keano dengan khawatiran.
" tentu, aku baik ,," jawab neysa dengan manja dia mengandeng keano.
" sebentar ini mulutmu masih ada sisa muntahan nya,," keano mulai mengelap sudut bibir neysa.
Kini wajah neysa memerah dia malu melihatkan sisa muntahan itu kepada keano.
" apa aku masih terlihat cantik,," tanya neysa.
" sangat cantik,," jawab keano membelai rambut neysa.
__ADS_1
Ah wajah neysa merona saat mendengar pujian itu dari mulut keano. Kini neysa merasa bahagia saat berdekatan dengan keano. Tubuhnya yg lemah kini terlihat baik baik saja. Neysa mulai merasa aneh dengan tubuhnya saat ini. Tapi di pikiranya neysa kalau tubuhnya terlalu ingin berdekatan dengan keano. Tanda nya dia ta mau jauh jauh dari sisi keano.
Neysa tersenyum senyum melihat keano yg memandang wajah nya.