
Kaki putih milik neysa berhasil membuat keano melihatnya
dia mulai berargumen sendiri dihatinya..." dia benar benar bodoh atau bodoh,," dan wajah itu dipalingkan olehnya. Sedangkan neysa nampak diraut wajahnya begitu kesal mereka pun saling menyingkuri badan
Sepanjang perjalanan mereka pun diam bermain dengan pikiran mereka masing masing.
Setelah sampai di hotel para pelayan meletakan dua koper milik mereka di depan pintu kamar hotel. neysa yg memilih tetap diam dia acuh dengan sikap keano, sedangkan keano ta menghiraukan neysa, ia menyuruh neysa bergegas membersihkan diri untuk pergi ke acara pesta kolega kerjanya, dan memberikan cardlock hotel, karena keano memilih tidur berpisah tapi kamar hotel mereka berdekatan.
***
Waktu tlah berjalan rembulan dan bintang menghias di tengah tengah acara pesta. malam ini begitu meriah banyak dari mereka hadir menyambut acara, neysa yg memakai gaun dress panjang yg ada belaian di kaki nya menampilkan keindahan tubuh putihnya gaun berwarna merah panjang Halterneck, blus yang siap memamerkan lehernya yg indah,
Sedangkan keano memakai setelan jas dan kemeja berwarna hitam dia begitu tampan hingga wanita menatapnya tanpa sungkan kaum hawa itupun terpesona oleh kegagahan serta ketampanan keano, mereka mulai memainkan sandiwara pernikahan nya " letakan tanganmu ke lenganku,," ucap keano. menatapnya, neysa terpaku diam ia hanya merenungi ke pura pura an ini ia meletakan tangan nya ke lengan keano, tangan satunya ia memegang dompet pesta, para tamu menatapnya dengan senyuman. berbeda dengan para wanita mereka menatap keano dengan senyum lalu melontarkan ke neysa kesinisan yg membuat nya tidak nyaman dengan tatapan itu,
Dan seseorang pria paru baya datang menghampiri menjabatkan tangan nya " selamat atas keberhasilanmu dan pernikahanmu, semoga kerja sama kita sukses kedepanya,," ucapnya. Keano membalas jabatan tangan pria itu,, " terimakasih tuan david,," Lalu pria itu membisikan sesuatu di telingah keano,, " cantik istrimu nak, semoga pernikahanmu bahagia,," bisiknya lalu meninggalkan keano. Dia hanya tersenyum lalu menatap neysa yg termenung memandang suasana acara saat ini. Pandangan keano kali ini ke neysa begitu berarti,
" kean aku mau ke toilet, bisakah kamu melepas gengaman tanganmu,," ucap neysa. Dirinya merenggangkan jemarinya tapi keano menggengamnya begitu rapat. Lalu keano sadar akan itu ia hanya mengangguk dan merasa malu diwajahnya " kamu tunggu disini kean, jangan kemana mana nanti aku susah mencarimu ditengah tengah keramain begini,," ucap neysa. Keano menganggukan kepalanya lagi, lalu neysa menuju arah toilet
Keano berdiri diam menunggu neysa, sedangkan para wanita menatapnya lalu tersenyum kepadanya, tapi senyuman itu ta terbalaskan oleh nya, keano yg dingin ta menghiraukan mereka
Seseorang memanggilnya di tengah kerumunan lalu keano yg melihat kolega kerja nya ia menghampiri dan memberi salam, keano sangat pintar memainkan bisnis di tengah acara ia membahas beberapa soal pekerjaan ia merasa ta mau kelewatan dengan momen saat ini
Sedangkan neysa setelah dari kamar mandi ia melihat tempat terakhir bersama keano, ia ta melihat pria itu, dirinya menoleh kebeberapa tempat untuk mencari suaminya, karena tempat serta kondisi acara begitu banyak orang neysa ta mendapati keano, dirinya merasa begitu lelah setelah setengah hari ia tempuh perjalanan,
lalu ia melihat lelaki menghampirinya membawa gelas berisi minuman yg segar ia memberikan minuman itu kepada neysa, dengan senang hati neysa menerima itu ia meneguk gelas yg ia pegang terasa sangat segar di tenggorokan nya setelah ia lelah mencari keano, mulutnya terasa kering saat itu juga seorang lelaki menghampirinya memberinya minum ta lupa neysa ucapkan " terimakasih minuman nya,," ucapnya
" iya, aku melihatmu dari jauh kamu begitu terlihat lelah,," lalu ia memberikan sapu tangan miliknya saat melihat neysa mengeluarkan beberapa keringat di dahi nya
" sekali lagi terimakasih tu..an,,"
__ADS_1
" panggil aku devan, itu namaku,,"
" oh iya tuan devan, terimakasih sapu tanganya, nanti akan aku kembalikan setelah aku cuci,," tibatiba ucapan neysa muncul begitu saja
" berarti kapan kapan itu kita bisa bertemu,," jawabnya
Neysa yg diam karena ucapanya itu ia menganggukan kepalanya
" tidak usa ini pakailah, aku memberikanya kepadamu,," ucap devan. Lalu neysa menganggukan kepalanya tersenyum menghias di bibirnya yg indah membuat devan terpanah membalas senyuman itu
Keano setelah bercengkrama dengan kolega nya ia teringat dengan sosok neysa ia mencari tempat terakhir saat itu, tapi ta menemukanya juga. lalu ta jauh dari tempatnya ia melihat neysa mengobrol tersenyum dengan lelaki yg ia kenal lelaki itu devan, pesaing kerja serta teman keano. Lalu dirinya bergegas menghampiri mereka Keano sontak menggengam tangan neysa, tangan itu berhasil membuat neysa diam kaget lalu keano mengucapkan sesuatu,," kemana saja, aku mencarimu,,"
" bukanya kamu yg hilang aku cari cari tidak ada disana,," ia menunjuk tempat tadi
" oh aku sedang menemui clientku,," ucapnya. Lalu ia tersenyum kepada devan " bagaimana kabarmu devan, sudah lama tidak bertemu," ucap keano.
Devan tersenyum kecut melihat keano menggengam tangan neysa
" ini neysa, dia istriku kami baru beberapa hari menikah,,"
" oh, bukanya terakhir kali aku melihatmu dengan celine, aku kira berita pernikahan itu,," devan ta melanjutkan ucapan nya ia ta enak dengan ucapanya kepada neysa, meskipun wanita itu tersenyum menghias di bibirnya devan merasa hatinya bergejolak saat pertama melihat neysa.
Ta perlu menjawab ucapan devan, keano lebih memilih pergi begitu saja dengan neysa.
Neysa yg jemarinya ditarik mengikuti keano, ia bergegas dan mengucapkan kepada devan " se..ka..li.. lagi ter..imakasih.." dengan ucapan terbata bata neysa mengikuti arah keano
Devan yg melihat keano, ia benar benar seperti bukan keano, ia menggelengkan kepalanya melihat sikap keano
***
__ADS_1
Sambutan terakhir acara itu menuju ke meja dimana para tamu duduk di tempat yg sudah tertera di undangan. saat itu juga undangan keano tertuju di meja VVIP saat menuju meja itu keano melihat devan dengan beberapa kolega kerja nya "rupanya ia juga akan bersaing dengan perusahaanku,," lirihnya.
Lalu ia merapikan jas yg ia pakai dan meyuruh neysa menggandeng di lengan nya saat hendak mengandengkan tanganya neysa melihat seorang perempuan paru baya yg kesakitan ia terlilit oleh gaunya saat itu hati neysa merasa iba dan menghampiri wanita itu " apa sudah baikan, bu,," ucap neysa menuntun ibu itu diatas kursi dan membersihkan beberapa kotoran di bajunya lalu ia mengelap percikan dara dibagian lututnya dengan tisu,,
" tidak apa apa sayang, terimakasih bantuanya,," jawabnya, lalu meneguk minuman air putih yg neysa berikan
" sama sama bu,," ucap neysa. Keano yg menghampiri neysa menyuruhnya bergegas ia menyuruh tangan nya meletakan di sisi lengan nya lalu neysa pamit kepada wanita paru baya itu
Keano terlihat marah ia merasa neysa sudah membuang buang waktunya neysa yg mendengar itu ia minta maaf atas kejadian tadi ia hanya merasa iba dengan wanita itu,,
Lalu neysa duduk di bagian dekat keano serta sisi sebelahnya ada devan yg dekat neysa, devan tersenyum kepadanya, senyuman itu dibalas olehnya, keano yg melihat ia menggengam jemari neysa, neysa yg sontak menatap keano,, " apa yg terjadi,," bisiknya
" kamu hanya boleh menatapku, banyak clientku disini jangan buat mereka salah paham denganmu, jangan banyak senyum dengan pria lain",, jawabnya
Neysa merasa keano sangat egois ia se enak nya saja menyuruh kemauan nya sendiri, neysa menginjak kaki keano dan tersenyum puas saat itu
Keano kesakitan di jemari kakinya ia membalas senyuman yg sinis matanya menatap neysa dengan lebar saat itu juga devan menyadari nya,,
Lalu wanita paru baya itu duduk didepan meja neysa wanita itu tersenyum dengan neysa,, keano melihatnya ia merasa kaget jika wanita yg neysa bantu adalah istri dari kolega bisnis nya yg akan bekerja sama dengan perusahaan nya jika beberapa dokumen perusahaan nya diterima olehnya.
Lalu keano sadar jika perbuatan neysa membuat dampak baik untuknya,,
" apa ini istrimu ,," wanita itu bertanya kepadanya david yg mendengar ia menyahut ucapan istrinya " iya sayang, dia baru beberapa hari menikah, rupanya dia akan bulan madu di kota kita, aku merasa menyesal ta bisa hadir di pernikahan nya, makanya aku menyuruhnya hadir disini dengan istrinya menyambut pesta anniversary pernikahan kita sayang,," ucap david. Menjelaskan nya
Lalu ia tersenyum kepada neysa dan mengajaknya untuk berkeliling dikota nya besok. neysa yg mendengar ia ta keberatan lalu ia menganggukan kepalanya ia tersenyum riang jika dia bisa bersenang senang tanpa menunggu keano menyelesaikan pekerjaan nya. Ia lupa dengan persetujuan keano lalu menatapnya, keano menganggukan kepalanya tersenyum mengijinkan nya karena itu akan berdampak dengan beberapa bisnis yg kemungkinan akan di claim oleh perusahaan nya, devan hanya memilih diam dia merenungi surat dokumen yg akan ia presentasi kan
Sepanjang makan keano memilih diam mengunyah makanan lalu ia mendengar ucapan david menyuruh nya berdansa setelah selesai makan
Keano yg mendengar ia tersenyum menganggukan kepalanya lalu badanya ia lutut kan mengambil tangan neysa, neysa kaget melihat perlakuan keano dengan sandiwara nya ini ia menoleh dengan beberapa tamu di meja, mereka tersenyum meyuruh neysa berdansa dengan suaminya, saat itu juga ia merasa malu dan tangan keano ia gapai dan mereka menggengam tangan berjalan di aula bundar untuk berdansa..
__ADS_1
Sepanjang irama mereka lalui bait bait dansa ia gerakan hingga suasana semakin meriah beberapa dari mereka ikut serta, ruangan semakin gelap, cahaya hanya mengiringi mereka berdua, melody melody membuat mereka terhanyut hingga beberapa tamu mereka di acara terdiam melihat sepasang suami istri itu terlihat romantis, tangan keano mendekatkan tubuh neysa di dekapan nya hingga suara detak jantung neysa berdegup kencang lengan tangan keano memegang dahu neysa ia melihat dua bibir alami yg berwarna pink itu membuat keano penasaran kedua kalinya, ia merasa terhanyut oleh perasaan orang orang atau perasaan nya dirinya sendiri sepertinya ia ingin menyentuh bibir kenyal milik neysa, hingga bibir mereka saling bersentuhan, neysa hanya menatap syok menikmati apa yg keano berikan, sentuhan itu membuat hati neysa terjatuh di pelukan keano terlalu dalam, meskipun yg keano lalukan hanyalah sandiwara, tapi mereka menikmati sepanjang acara.