
aldo membawa dua lelaki muda yg barusan berulah. dia membawa nya di mansion nya.
" duduk,," perintah aldo lalu aldo mulai menginterogasi mereka.
beberapa pertanyaan yg aldo ucapkan ta sampai disitu aldo benar benar kesal dengan pemuda itu karena sampai saat ini juga keberadaan neysa, pemuda itu jelas tidak mengetahui nya.
sejam aldo berbincang bincang tapi ta ada hasil.
" jika kamu bohong akan aku pastikan kamu akan mendapatkan hukuman setimpal,," ucap aldo dengan kejam di wajah nya terkuak emosi yg mendalam.
suara getaran ponsel aldo berbunyi dilihat nya ponsel dari dalam saku itu teryata keano menghubungi nya.
" kamu dimana al, apa sudah ada info,," keano bertanya kepada aldo. dia geram dengan jawaban aldo yg seakan tidak becus mengurus dua pemuda itu.
ta butuh waktu lama keano bergegas mengambil kunci diatas laci nya dia berjalan dengan cepat menuju parkiran mobil.
aldo menunggu keano datang menemui nya dia menatap wajah kedua pemuda itu dengan jelas di raut wajahnya terlihat jujur seperti tidak ada titik kebohongan.
setelah menunggu, keano datang dia menobrak pintu di ruangan aldo.
braaaakkkk...
wajah keano sedikit kesal. dia memegang kera pemuda itu.
" jika kamu bohong kamu akan tau akibatnya, apa kamu tau yg di bawa robert itu istriku,," ucap keano dengan kesal lalu melepaskan kera kemeja pemuda itu begitu saja.
pemuda itu raut wajah nya nampak bersalah.
" maaf tuan, jika Hp saya tidak rusak mungkin pak robert menghubungi saya, dan kita bisa melacak keberadaan nya,," keano melirik tajam jawaban dari pemuda itu.
dalam hati keano mungkinkah ini titik terang buat dirinya keano mengangguk lalu melempar sim card itu kepada aldo menyuruh nya untuk melihat.
__ADS_1
***
kali ini tubuh neysa sangat lemas neysa kehilangan tenaga nya. beberapa kali suapan makanan itu menguncang perutnya neysa kehilangan nutrisi makanan karena dia memuntahkan semua makanan yg nina berikan.
nina khawatir dia gelisah raut wajah nya begitu pucat melihat putri kesayangan nya begitu mengharukan.
robert berdiri di balik pintu melihat kondisi neysa. dia meremas genggaman knop pintu itu.
lalu nina menghampiri nya.
" apa papa puas melihat putri kesayanganku seperti ini sudah cukup pa hentikan semua masalah ini, obat neysa ada pada diri keano pa,,"
robert menyahut ucapan nina.
" apa kamu tidak puas dengan vidio yg tadi kulihatkan padamu.."
nina mengatur nafas nya dia tidak bisa meluapkan emosi nya di depan kamar neysa. nina menarik dengan keras tangan roberto lalu nina meluapkan semua kemarahan nya.
ta tinggal diam roberto mengejar nina dia menarik tubuh istri nya itu.
" jangan, kamu jangan kasih tau kalau neysa hamil,," ucap roberto dia sangat serius mengucapkan nya. nina melepaskan tangan itu dari cengkraman roberto.
" kalau kamu kasih tau, aku pastikan ada hukuman untukmu yg berani melawanku,," roberto membisikan nya. ada getaran di tubuh nina dia tau betul jika suaminya itu sangat lah keras kepala.
derap langkah roberto membuat nina merasa khawatir apa yg akan suami nya itu lakukan.
kelegaan melintas di benak nina saat roberto berjalan melewati kamar putri nya itu.
nenek tua datang membawa nampan makanan menuju kamar neysa. nina ikut masuk kedalam ruangan kamar neysa.
" ma,," suara panggilan itu terdengar dari telinga nina neysa sedang memanggilnya.
__ADS_1
" tubuh neysa kenapa ma, melihat selambu mengelilingi ranjang membuat kepala neysa sakit rasanya ingin muntah.." neysa sedang mengadu apa yg ada di pikiranya.
nina serta nenek tua itu saling memandang, hembusan nina sangat panjang dia melangkah duduk di samping tubuh neysa.
" neysa sayang, maafkan mama ya, mama tidak bisa membantumu bersama keano tapi neysa harus bahagia serta sehat agar anak di dalam kandunganmu ikut bahagia serta sehat juga,," ucap nina tersenyum. dia ta ingin mengeluarkan air mata yg terbendung di pelupuk mata nya saat ini.
sontak neysa kaget, ada rasa bahagia serta terharu mendengar ucapan mama nya.
" apa ma, neysa hamil,," ucap neysa. memastikan nya. nina mengangguk kepala nya.
" maka dari itu neysa harus kuat sehat ya, agar kandungan nya ikut sehat juga,," nina mengelus perut neysa. lalu menyuapkan sesendok makanan itu kedalam mulut neysa.
tanpa ragu neysa mengangguk dia menelan suapan yg nina berikan. tapi sayang makanan itu terbuang sia sia neysa memuntahkan nya seketika juga.
hoaakss...
nenek tua itu mengelap bekas muntahan neysa. nina ikut panik dengan keadaan putri nya.
" bagaimana ma, neysa tidak bisa menerima asupan makanan, bagaimana dengan bayi ini maa,," neysa menangis terseduh seduh.
ucapan neysa terdengar oleh robert. ada tatapan kemarahan yg robert berikan kepada nina.
" bayi apa,," sahut robert. neysa yg mendengar kaget lalu menyadarkan kepala nya di pundak nina.
" tidak pa, papa salah paham.." ucap nina. neysa hanya mengangguk memahami apa yg nina ucapkan.
" ini neysa kamu lihat, belum beberapa hari suami kamu sudah menemui wanita,," roberto memperjelas uacapan nya.
neysa yg mengambil ponsel vidio dari tangan roberto. neysa seketika merasa sedih yg ta menduga nya. nina hanya diam ingin membela keano tapi sudah di cengkram pundak nya oleh roberto.
di dalam hati neysa seakan tertusuk paku yg menghantam jiwa nya. air mata itu terjatuh menetes membasahi pipi putih nya.
__ADS_1