
Neysa yg mulai membaik dan menerima kenyataan pahit, mulai membuka kan pintu hatinya menerima takdir yg masih membuat hatinya sakit,, dia tidak tau lagi kemana ia curahkan segala isi hatinya, dia mulai menjadi wanita yg kuat..
siang hari nina yg tampak sibuk mulai menyiapkan segala sesuatu untuk perayaan hari sabtu esok, nina mulai berbelanja menyiapkan perlengkapan dan menyiapkan gaun pernikahan putrinya,,,
tapi sayangnya neysa yg enggan memilih dan menyerahkan semua perlengkapannya kepada nina,,
nina yg bingung memilih gaun pengantin akhirnya pasrah memilih gaun yg serasa cocok untuk neysa anak gadisnya itu,,, tanpa disadari nina pun berglimang air matanya,,,
" baiklah mungkin itu gaun yg cocok untuk neysa " nina yg menunjuk gaun putih itu langsung membayarnya dikasir depan dan meninggalkan boutique My dress,,
Beberapa jam kemudian nina menyiapkan makan malam dan mulai sibuk dengan bi asri memasak didapur, menyiapkan piring dan menatanya di atas meja makan,,,.
nina yg memanggil bi asri agar menghampirinya. "bi, apa neysa tadi turun dari kamarnya " ,,
__ADS_1
" belum bu, tapi tadi nona neysa minta dibuatin susu cokelat panas bu, ,"
" hanya itu bi " ? tanya nina.
" iya bu " dengan meninggalkan nina bi asri pun langsung menyiapkan lauk dan menatanya diatas meja,,,,
setelah makan malam selesai nina hanya menatap anaknya yg penuh iba karena wajahnya yg sangat pucat membuatnya kawatir dan akhirnya nina mengahampiri putrinya,, " neysa apa kamu baik baik saja? " ,,
" baik ko ma, kenapa ma? " sahut neysa. memberikan senyuman kepada nina, agar nina tidak menghawatirkan nya,, neysa pun terpaksa berbohong..
dibalik ruangan kerjanya robert menerima panggilan dari mark yg mengatakan acara pernikahan akan dilaksanakan hari sabtu dan tidak menerima undangan hanya keluarga inti, tapi setelah seminggu acara pernikahan akan diadakan pesta yg sangat meriah robert pun mengiyakan dan meraka pun tersenyum bahagia,,,
***
__ADS_1
mark yg mengakhiri panggilan, melangkah kearah istrinya yg sedang duduk diatas sofa,, mencoba menenangkan istrinya,, nela yg nampak bingung di raut wajah nya itu, sedang menunggu keano datang di kediamannya,,
tapi entalah apa yg di pikiran keano hingga saat ini belum menemui kedua orang tua nya, sementara hari pernikahan sebentar lagi,,,
mark yg langsung menghampiri nela dan duduk disamping istrinya mencoba untuk menenangkan nya dan menjelaskan bahwa keano tidak akan bisa lari dari ini semua karena jelas keano akan datang menemuinya,,
mark yg mengusap pundak nela mengatakan " mama yg sabar tuh anak pasti datang menemui kita,,, "
" tapi pa hari semakin dekat tapi keano masih belum datang, bagaimana ini pa " ucap nela dengan raut wajah sendu....
mark yg berdiri geram memikirkan anaknya itu pun langsung menelpon aldo, mengancam keano supaya datang menemuinya atau ancaman mark tidak main main lagi...
keano yg dapat kabar dari aldo pun hanya diam pikiranya saat ini kacau,, dan keano mencoba untuk tetap tenang,,
__ADS_1
di dalam kamar mandi, keano yg membasahi rambut dan tubuhnya,, meletakan shower di atas kepalanya sesekali mengusap rambut dan tubuh nya membuat keano segar dan pikiranya tetap tenang.. shower yg membasahi kepalanya membuat kepala keano lebih ringan,,,
Setelah beberapa saat, keano selesai mandi keano yg mengambil handuk melilitkan di tubuhnya dan keano yg lemas membaringkan tubuhnya yg lemah diatas kasur....