Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan
Pagi yg indah


__ADS_3

Usai sentuhan bibir keano menggelamkan neysa, mereka terpaku terdiam, sepertinya keano menyesali apa yg ia perbuat ia merasa malu dengan tindakan nya saat ini, ia mengelapkan jemari telunjuknya ke bibir neysa saat bibir itu ia usapkan bibinya begitu lembut dan kenyal membuat keano ingin lagi dan lagi menyetuhnya,, keano menggelengkan kepalanya ia merasa saat ini seperti lelaki bodoh yg ingin menyentuh neysa,,,


Sepanjang acara mereka menikmati dengan sambutan terakhir yg begitu indah,,


" akan aku kenang malam ini,," ucap neysa. saat mobil mereka melaju


Keano yg melihat jendela lalu menatap neysa dia ta membalas ucapan itu ia takut membuat kecewa neysa yg ia pikirkan ia ingin menunggu celine hingga waktu tlah tiba ucapan itu terbalas dengan senyuman yg keano berikan..


mobil mereka tlah sampai di pintu loby depan mereka pun turun, disepanjang jalan keano memilih diam tapi saat itu mengatakan hal yg serius dengan nya,, " kita satu kamar hotel dulu,," ucapnya serius.


" kenapa, bukan nya kamu sudah memberikan cardlock nya ,," jawab neysa.

__ADS_1


" pak david serta istrinya akan menginap disini, aku ta mau mereka mengetahui apa yg terjadi,,"


" berarti kita satu kamar,,"


" iya, apa kamu keberatan,,"


" tapi aku tidak mau berbagi ranjang dengamu,," ucap neysa tegas.


" baiklah aku mengalah aku akan tidur di sofa,," ucap keano, memencet tombol evalator


***

__ADS_1


Pagi tlah tiba seperti ucapan mereka kemaren keano tidur di sofa sedangkan neysa tidur sendiri diatas kasur bed king nya, lalu ia menatap sapu tangan milik devan ia bergegas mandi dan mencuci sapu tanganya agar jika bertemu dengan nya ia lebih mudah memberikan kembali sapu tangan nya,


Melihat keano tertidur ia cepat cepat mengambil baju nya didalam koper saat hendak mengangkat koper, koper itu terjatuh membuat sedikit suara benturan membuat keano kaget mendengarnya lalu bola matanya menatap wanita yg memakai jubah putih yg tersediakan di hotel, terlihat jelas rambutnya yg terurai basah dan kulitnya yg putih bercahaya pipinya merona memerah entah malu yg mungkin neysa rasakan, semua itu berhasil membuat keano menelan saliva nya ia menghembuskan nafasnya dalam dalam, ia lemah atas apa yg ia lihat saat ini, sentuhan bibir neysa membuat keano masih ter ngiang iang di kepala nya mengingat itu


" maaf membangunkanmu,," ucap neysa. tanpa disadari keano mengambil langkah mendekat ke neysa lalu ia memeluknya mendekat didekapan erat, yg keano inginkan kembali merasakan bibir indah miliknya yg membuatnya menginginkan kembali mencium bibir neysa hingga ketiga kalinya, lalu ia memegang pinggang mungil neysa mendekatkan tubuhnya di dekapan dadanya hingga keano merasakan ada dua keganjilan.


Dua gudukan itu menambah membuatnya hayut terbuai lalu ia mendekatkan bibirnya melumatkan kedalam bibir neysa dengan sentuhan yg amat lembut. ia merasakan sentuhan itu semakin terkuasai oleh tekanan keano,


yg neysa rasakan ada bau mint yg membuat sensasi di hidungnya serta mulutnya saat selesai morning kiss keano melepaskan pelukan itu, ia melihat neysa mengecap seperti merasakan indra pengecapan nya lalu keano yg melihatnya begitu aneh,, " apa ada rasanya,," neysa mengangguk ia tersenyum malu,, "rasanya manis" ucapnya. keano yg mendengar itu gemas ingin kembali menciumnya, ia memegang dagu milik neysa tangan satunya memeluk nya didekapannya


Keano hendak mencium kembali neysa, tapi wajah neysa menoleh ia merasa ta butuh sandiwara saat ini karena ta ada satupun yg melihatnya,, lalu ia berkata "apa ini akting,," ucapnya dengan mata nya yg sayup pipinya merona menghias wajah cantiknya, keano tidak habis pikir dengan pikiranya ia terbuai dengan kecantikan wajah neysa yg alami. lalu ia menggelengkan wajahnya dan tersenyum dihadapan neysa,

__ADS_1


" tidak,," jawab keano. Mendekatkan wajahnya, lalu ia menyentuh bibir neysa dengan usapan jemarinya dan melumatkan dibibir neysa dengan sangat lembut, neysa yg reflek ia mengalungkan tangan nya di leher milik keano, mereka saling menikmati hingga percikan air di rambut neysa menetes.


Pagi yg sangat indah keano melepaskan tanganya yg sedang memeluk pinggang neysa, ia tersenyum mengucapkan "terimakasih" lalu mengambil handuk serta beberapa setelan lalu ia meninggalkan neysa yg tersipu malu rona rona di wajahnya terlihat jelas jika saat ini ia merasakan bahagia.


__ADS_2