Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan
Acara


__ADS_3

Saat terbangun dari tidur keano merasakan keganjilan dihati nya ucapan neysa kala itu membuatnya muak dihatinya ia berkata " kalau kamu kasihan seharusnya kamu ta menerima perjodohan ini dasar gadis bodoh",, batin keano. yg mengusap wajahnya beberapa kali,


Lalu ia melangkahkan kakinya di kamar mandi ia mulai membersihkan badanya yg teramat lelah,


Sedangkan disisi lain ada neysa yg sedang berada diruang teras hotel ia merasa tidak leluasa saat berada diruangan yg sama bersama keano, " aku pasti bisa mainkan sandiwara ini semangat neysa ",, ucap neysa. menyemangati dirinya sendiri


Tampak wajah lesu neysa, ia mulai tidak nyaman dengan keadaan barunya yg akan ia rasakan setiap harinya,


Saat cita dan helen tiba di loby ia melihat neysa sedang duduk sendirian di teras hotel, cita yg merasa aneh dengan wajah neysa akhirnya menyamperin nya,


" kamu ko sendirian neys, mana keano? " tanya cita. Merasa heran


" oh keano lagi di kamar hotel, aku lagi nyari angin aja nih ", jawab neysa.


" oh btw selamat ya happy wedding sayangku,," ucap cita dan helen. mereka pun berpelukan,


Kebahagiaan menyelimuti mereka tapi tidak dengan sang pengantin,


" terimakasih ya guys "


" oh ya acaranya kan di garden hotel kamu ngapain disini tamu undangan habis ini datang loh neys cepet deh kamu siap siap,," titah cita.


" ahhh malasnya aku, aku masih pengen bersama kalian nih ",, jawab neysa. Dengan nada yg manjaa tangan nya mengusap memohon agar ditemani oleh kedua sahabatnya,


" sudah sana, suami lu pasti nungguin ",, sahut helen. Menarik lengan neysa menyuruhnya bangkit dari tempat duduk,


" kita tungguin di garden depan yaah,," pungkas cita.


Neysa yg mulai meninggalkan teras hotel akhirnya masuk kedalam kamar hotelnya,,


Keano yg sontak melihat neysa ia mulai merasa kesal nampak wajah guratan didahi nya terlihat jelas

__ADS_1


"dari mana aja lu, tu perias nungguin ",, ketus keano.


" oh yaampun teryata sudah pada siap semua yaa, bagaimana ni " batin neysa. dengan kebingungan menatap keano, tanpa mengubris ucapan nya,


Ia mulai mengikuti arah seorang wanita yg hendak menyuruh neysa memilih gaun acara pernikahan nya,


neysa mulai jenuh memilih gaun yg akan dipakai untuk acara pesta akhirnya ia memilih nya dengan asal asalan saat ia tau gaun yg ia pilih warna nya mencolok ia merasa tubuhnya terlihat glamour, keglamouran ini membuat nya ta nyaman ia lebih suka dengan warna shoft kalem dan lembut, tapi saat ia memilih gaun asal asalan nya ia nampak begitu kaget tapi apadaya para perias langsung membawa gaunnya serta merias wajah neysa, ia ta bisa menolak dengan warna yg ia pilih karena waktu sudah semakin dekat dengan acaranya,


Keano sedang menunggu neysa diteras hotel ia tidak mungkin datang tanpa pasangan apalagi tamu tamu menantikan nya, sesekali keano menatap jam di pergelangan tangan nya ia mulai bosan menunggu, aura diwajah nya terlihat jelas ia begitu marah dengan keadaan nya saat ini,


Diujung pintu penghubung teras hotel sosok wanita menghampirinya dengan balutan gaun yg indah sosok wanita yg ia lihat ialah neysa gadis yg ia tunggu, keano akhirnya sadar setelah melihat neysa gadis yg menjadi istrinya ialah wanita yg sangat cantik, tapi kecantikan itu ta membuat keano terpukau,


Sepajang disisi keano neysa telihat diam ia ta begitu menikmati suasana nya begitu pula dengan keano ia hanya diam dan tersenyum saat rekan sahabat kolega kerja nya ikut meriahkan dalam acara pernikahanya,


Cita dan helen menghampiri neysa ia begitu kaget sosok yg menjadi suami sahabatnya ialah lekaki rupawan gagah dan berkharisma cita pun mendekati neysa membisikan sesuatu ditelinganya " tenang neys suami lu cakep juga malah cakep banget, pasti lu bakal jatuh cinta dan bersyukur dengan keadaan pernikahanmu, selamaat ya neys,",,


Neysa hanya tersenyum dihatinya sangat perih kedua sahabatnya ta mengerti keadaan pernikahanya saat ini,


Helen yg mendorong cita akhirnya membisikan sesuatu disamping cita dan neysa " ka-kamu menikah sama keano nya cicka neys "


" iya cit itu tu keano yg perna kita temui di cafe bersama jessy dan cicka apa kamu masih ingat?,,"


Pertanyaan helen membuat neysa dan cita berfikir neysa yg terus menatap keano dari kejauhan ia ta percaya jika keano yg akan menjadi suaminya adalah pujaan hati cicka, tanganya neysa menutup mulutnya yg terengah,


Aldo yg disamping keano melihat reaksi tatapan neysa ia tersenyum senyum melihat neysa


" liat tu bini lu liatin lu terus, kaya nya mulai jatuh cinta nihh " ketawa aldo yg terus melihat neysa dan teman nya yg terus menatap keano,


Tomy yg sadar langsung melihat arah neysa " eciyeeee " sahut tomy dengan memojokan keano,


Respon keano hanya sinis ia melihat neysa langsung memalingkan wajahnya ia mulai risih dengan tatapan teman temanya neysa,

__ADS_1


Melihat aldo dan tomy begitu memojokan nya akhirnya keano meninggalkan teman teman nya,


Tenggorokan nya saat ini begitu kering ia yg melihat segelas wine diatas meja begitu menyegarkan saat hendak mengambil wine ia melihat cicka yg menghampirinya,


" kean, aku ta percaya secepat ini kamu menikah, dengan siapa kamu menikah kean, apa dengan celine? "


Pertanyaan itu membuat telinga keano terbakar tangan nya meremas saku yg ia masukan dicelana nya gelas yg ia pegang ia gerakan memutar wine yg akan ia minum, tenggorokan nya terasa ikut terbakar dengan kata kata yg cicka ucapkan, ta menunggu lama keano meneguknya dan menatap kearah sumber pertanyaan yg membuat telinga dan tenggorokan nya terasa panas,,


" apa kamu sudah gila, kenapa kamu bisa masuk ke acaraku "


Oh yaampun kenaapa ta terlintas di pikiran cicka saat ini pikiranya tercambuk cambuk ia ta perna memikirkan kenapa ia bisa masuk yg pasti ia menemukan segala cara, ia ta perna sadar siapa yg akan menjadi istri keano yg ia pikirkan hanyalah keano menikah dengan siapa,,,


" mana celine manaa aku mau bicara bukanya ia sudah melepaskanmu kean "


" cukup kamu wanita gila, bisa bisanya kamu masuk diacaraku cepat pergi atau aku panggilkan securty agar mengusirmu dengan malu,,"


Keano tau kedua orang tuanya pasti marah saat melihat cicka masuk ke acara pernikahanya, ya kedua orang tuanya sangat membenci cicka dan keluarga nya karena yg mark pikir cicka wanita yg akan menghancurkan martabat keano meskipun ada benarnya menurut keano,


" kamu benar aku gila aku tergila gila denganmu kean mana hatimu apa kamu ta perna mengerti, yg kamu tau hanya celine celine celine "


Kean yg ta menggubris cicka meninggalkan nya tapi tangan cicka menghentikan langkah kean,


" please, beri aku jawaban kean "


" seperti yg kamu tau semua karena kamu, mana mungkin aku menikah dengan celine, "


Wajah cicka merasa lega tapi air matanya terbendung meratapi hatinya yg menyesakan,


" lantas siapa kean jawab aku, aku tidak akan menganggu acaramu, "


Kean yg melihat cicka yg gigih dengan pertanyaan nya ia meletakan gelas wine nya, ia menunjuk wanita yg sedang mengobrol dengan teman teman nya,

__ADS_1


Tampak dari belakang gaun glamour yg berwarna merah maron dengan manik manik kristal, begitu menakjubkan dari belakang terlihat body yg sangat ideal.


Lantas siapakah wanita itu,,, dibatin cicka.


__ADS_2