
Siapa dia?
bukankah dia wajahnya sama seperti kemaren yg kutemui, mungkinkah itu celine cinta pertama keano?
haruskah aku membuang perasaanku ini aku ta bisa bersanding dengan keano setelah aku tau semua cerita dari chicka,, lirih ucapanku. begitu campur aduk yg kurasakan
Entah kemana keano saat ini.
semalaman ia menghilang setelah bertemu dengan seorang wanita itu, apakah dia sedih karena menikahiku, bukankah pernikahan ini hanya pura pura saja, air mataku terjatuh ku tutupi bagian wajahku dengan jemariku, aku mulai menyadari jika perasaanku ini bukan main main lagi, aku memang jatuh cinta dengan nya entah bagaimana perasaan ini tumbuh mengapa kubiarkan perasaan ini hadir,, itu yg selalu kupertanyakan...
aku mulai mengusapkan air mataku, kutegakan badanku berdiri, aku mulai mencari sesuatu didalam ruangan nya saat ini aku berada,,
Aku hanya menemukan beberapa bingkai foto dan kado kenangan keano, aku tau dia benar benar sangat mencintai celine, karena itu dia hanya menginginkan pernikahan ini hanya pernikahan rekayasa, saat aku selesai melihat seisi ruangan aku memutuskan untuk keluar aku ta mau jika keano melihatku seperti ini, dan pastinya aku akan mendapatkan masalah.
***
Setelah membereskan ruangan. beberapa kali aku menoleh jam, saat ini sudah pukul 09.00 keano belum juga datang, "bukankah dia akan pergi denganku,, bagaimana bisa dia membatalkan nya setelah dia memohon kepadaku, hanya karena seorang wanita dia pergi begitu saja,," huss neysa cukup jangan pedulikan dia lagi. Ucapku dengan kesal, tanganku mengelap meja makan setelah selesai memasak aku bergegas membersihkan diri.
Keano yg datang dengan wajah lesu nya dia menatap neysa,, saat membuyarkan lamunan nya, dirinya sadar bahwa dia terlalu lama menatap neysa ia ta mau membuatnya berbesar hati,," apa kamu sudah membersihkan seluruh ruangan,," ketus keano. Dia mengalihkan pandangan nya
Neysa yg mendengar menghampiri keano " bukankah kamu lihat sendiri ruanganmu bebas dari debu,," Jawab neysa. Menatapnya
Lalu mata keano melihat seisi ruangan nya dan meletakan jari telujuknya diatas meja ia ta mendapati debu lalu ia berfikir lagi untuk membuat neysa menderita di relungnya ia menyimpan kebencian yg mendalam untuk neysa karena nya pernikahan ini terjadi, ia ta tau lagi jika suatu saat celine kembali disisi nya saat itu juga perpisahan pastinya akan menantinya...
" sekarang kamu siapkan semua keperluanku kedalam koper, kita akan berangkat 3 jam lagi, jangan masuk kamar aku ingin istrahat.." ketus keano. Meninggalkan neysa begitu saja.
__ADS_1
Dia benar benar menyebalkan, dia menganggap aku sebagai pelayan dia main perintah se enak nya saja,, aku tidak boleh masuk kamar bukanya dia menyuruhku menyiapkan keperluanya, lalu neysa mengekori tubuh keano,
" kenapa kamu malah mengikutiku, bukankah kamu aku suruh,
cepat siapkan keperluanya,," titah keano.
" aku disini bukan pelayan ya tuan keano,,"
" terus,," tatap keano. Sudah kerjakan apa yg aku perintahkan, cepat jangan diam saja,,"
" bukankah keperluanmu ada didalam kamar, bagaimana aku menyiapkan keperluanmu jika kamu ta membolehkan aku masuk kedalam kamar,," jawabku. dengan sinis dan membuka pintu nya aku mulai masuk meninggalkan keano yg terdiam,
Lalu keano membiarkan neysa masuk kedalam kamarnya.
***
" ayo cepat, bisakah kamu membawanya, ini hanya 2koper,," ketus keano.
Neysa hanya diam mengikuti arah keano ia mendorong kopernya, peluh di kening nya terjatuh entah berapa kali ia mengusapnya,
" tunggu kean, ini sangat berat. kopernya lecet aku ta mampu mengangkatnya,," ucap neysa. Dari beberapa jarak ia ketinggalan dari tubuh jenjang keano.
Keano menatap beberapa arah ia ta menemukan neysa,," kemana bocah itu, sangat menyusahkan sekali,," kesalnya ia mencari neysa dari tempat lain ke lainya,,
Neysa yg duduk menunggu keano datang ia benar benar merasa lelah tlah di perbudak oleh keano, hatinya merasa kesal ia berniat membalas keano.
__ADS_1
Matanya dari jauh melihat neysa.
lalu dirinya menghampiri seseorang wanita yg sedang menunggunya. wanita itu menompangkan wajahnya di koper dia memakai kaos berwarna putih dan memakai rok levis yg berbelai pinggir, rambut nya terkuncir kuda ta luput dari pandangan keano,, pipinya yg merona merah membuat hati lelaki itu sedikit gemas, wanita itu membuat hati keano membencinya serta perasaan lainya entahlah itu perasaan apa yg membuatnya gemas dengan wajah imut itu,,,
Dia menghampirinya " kamu malah enak enakan duduk, aku cari dimana mana tau nya malah disini,," ucapnya membuat neysa mengangkat wajahnya di atas wajah keano "koperku lecet kean, aku tidak mampu membawanya,,"
" sini mana kopermu,," sahut keano membawa kopernya mereka keluar dari bandara menuju hotel.
Waktu senja menghiasi perjalanan mereka,,
" disini kita tidak akan punya waktu untuk bersenang senang, aku akan bertemu dengan keluarga clientku, aku harap kamu bisa memainkan sandiwara pernikahan ini dengan baik, agar aku bisa bekerja sama dan membangun bisnis dengan perusahaan nya." Ucap keano.
" aapa apa " sahut neysa.
" apa kamu tidak mendengarkan ucapanku tadi,,"
" denger, tapi sayang untuk dilewatkan tempat sebagus ini, biarin kamu bekerja aku yg bersenang senang,," sahut neysa. Ia melihat keano serius menatapnya lalu ia menundukan kepalanya ia tau jika keano sedang marah karena ucapanya itu, ia membuang mukanya ke jendela,
" bisnisku kali ini ada hubunganya dengan kamu,,"
" kenapa bisa begitu,," tanya neysa. ia penasaran dengan ucapan keano
Keano ta menjawab ucapan neysa dirinya memilih diam, neysa yg melihat sikap keano yg acuh serta dingin membuatnya jengkel ia meremas rok nya membuat belaian di roknya sedikit terbuka membuat paha kaki mungilnya terlihat jelas,
------
__ADS_1
Tolong kasih like ya komen dan saran nya agar akunku berkembang dan aku selesai in novelnya sampai tamat, biar aku ngembangin lagi judul yg lain, Esmeralda lagi nungguin -.-
Kasih aku semangat ya reader terimakasih kalian yg setia membaca novel pertamaku .